Zorrrya Merilis EP “Ellipsis”, Eksplorasi Emosi dan Identitas

Hiburan6 Views

DermayuMagz.com – Grup musik alternative rock asal Jakarta, Zorrrya, telah merilis extended play (EP) terbaru mereka yang diberi judul “Ellipsis”. Rilisan ini menandai sebuah lembaran baru bagi band tersebut sekaligus menjadi penanda kembalinya mereka ke kancah musik Indonesia.

Proses produksi EP “Ellipsis” ini merupakan hasil kolaborasi Zorrrya dengan label rekaman demajors. EP ini hadir dalam format digital dan memuat empat lagu yang secara keseluruhan merefleksikan perkembangan musikal dari band yang beranggotakan lima orang ini.

Melalui keterangan resmi yang dirilis pada Senin, 6 April 2026, Zorrrya menjelaskan bahwa pengerjaan “Ellipsis” memakan waktu hampir satu tahun, tepatnya sepanjang tahun 2025. Periode ini menjadi momen krusial bagi Zorrrya untuk merumuskan kembali identitas musikal mereka sekaligus mempererat koneksi dengan para pendengar setia.

Zorrrya sendiri beranggotakan lima musisi, yakni Ramadhina Dewi yang mengisi vokal, Nyoman Agastyasana dan M. Agung Biondi di bagian gitar, M. Aziz Tara pada instrumen bass, serta Haykal Imarhel yang bertindak sebagai drummer. Kelima personel ini berupaya untuk tetap menghadirkan kedalaman makna dalam setiap karya yang mereka sajikan di “Ellipsis”.

Band ini menegaskan bahwa mereka mengambil arah musikal yang lebih personal, lebih mudah dihubungkan, dan berakar kuat pada pengalaman nyata yang dirasakan oleh setiap anggota band. Pernyataan ini menggarisbawahi komitmen Zorrrya untuk menghadirkan musik yang jujur dan otentik.

Secara spesifik, EP “Ellipsis” menyajikan empat lagu, yaitu “Artifice”, “Amygdala”, “Reverie”, dan “Rengkuh”. Setiap lagu memiliki perannya masing-masing dalam membangun narasi keseluruhan EP ini.

Konsep di balik “Ellipsis” digambarkan sebagai sebuah karya yang lahir dari pemikiran tentang jeda atau ruang hening. EP ini mencoba menggambarkan sebuah momen ketenangan yang menyimpan banyak hal yang belum terucap atau belum tersampaikan.

Perjalanan emosional yang disajikan dalam EP ini dimulai dari lagu “Artifice”, di mana Zorrrya secara terbuka mengonfrontasi fenomena kepalsuan yang seringkali ditemui. Kemudian, pendengar diajak untuk bergerak menuju kesadaran emosional yang lebih mendalam melalui lagu “Amygdala”.

Selanjutnya, EP ini membawa pendengar pada sebuah fase refleksi yang terasa melayang dan penuh perenungan dalam lagu “Reverie”. Puncak dari perjalanan emosional ini adalah lagu “Rengkuh”, yang melambangkan momen penerimaan diri dan kembali menemukan jati diri atau rasa aman.

Bagi Zorrrya, peluncuran EP “Ellipsis” ini bukan sekadar sebuah rilisan musik baru. Ini adalah perwujudan dari semangat bermusik yang kembali dihidupkan, sebuah ruang yang selalu menjadi tempat mereka kembali di tengah kesibukan dan perjalanan karier profesional masing-masing personel.

Melalui EP “Ellipsis” ini, Zorrrya, yang telah aktif berkarya sejak tahun 2019, berharap bahwa pengalaman personal yang mereka tuangkan dalam keempat lagu tersebut dapat menemukan resonansi atau kesamaan makna dengan para pendengar. Mereka ingin karya ini menjadi jembatan emosional antara band dan audiensnya.

Baca juga di sini: Ramayana Pecahkan Rekor Film Termahal Bollywood

Kini, EP “Ellipsis” telah dapat dinikmati oleh publik dan tersedia di berbagai platform streaming musik digital. Pendengar dapat menemukan karya terbaru Zorrrya di layanan seperti Spotify, YouTube Music, TikTok Music, Apple Music, dan Langit Musik.