DermayuMagz.com – Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Indramayu akan merayakan Hari Lahir (Harlah) ke-66, menandai perjalanan panjang pengabdian organisasi ini.
Perayaan ini tidak hanya sekadar seremoni, melainkan akan diisi dengan semangat kebersamaan melalui kegiatan konvoi motor bertajuk “Nostalgia Pergerakan”. Acara ini dijadwalkan akan dilaksanakan pada Minggu, 26 April 2026, dan bertujuan sebagai ajang konsolidasi akbar bagi seluruh alumni dan kader PMII lintas generasi di Indramayu.
Rute konvoi akan dimulai dari Kampus Universitas Wiralodr dan berakhir secara simbolis di Tugu Perjuangan. Rute ini dipilih untuk merefleksikan semangat pergerakan mahasiswa yang tak pernah padam, bahkan hingga masa purnabakti.
Semangat Transformasi: Dari Dialektika Menuju Aksi Nyata
Ketua Umum IKA PMII Indramayu, Ir. H. Agus Suwarjono, S.T., M.T., dalam keterangannya pada Sabtu, 25 April 2025, menegaskan bahwa tema nostalgia yang diusung memiliki makna lebih dalam dari sekadar romantisme masa lalu.
Agus menjelaskan bahwa konvoi ini menjadi wadah untuk merawat ingatan kolektif mengenai masa-masa ketika para alumni masih aktif sebagai kader. Lebih dari itu, Harlah ke-66 ini menjadi bahan bakar semangat untuk terus berbakti.
“IKA PMII tidak boleh hanya menjadi penonton dalam dinamika sosial. Kita harus hadir dengan solusi konkret bagi persoalan bangsa,” ujar Agus dengan penuh optimisme.
Baca juga di sini: Pemkab Malang Imbau Pengelola Pantai Tingkatkan Pengamanan demi Keselamatan Pengunjung
Sinergi Strategis untuk Membangun Indramayu
Agus menekankan bahwa kekuatan IKA PMII terletak pada jaringan alumni yang tersebar di berbagai sektor strategis. Kekuatan ini menjadi modal penting dalam memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan.
Ia menggarisbawahi tiga pilar utama yang menjadi fokus organisasi ke depan dalam upaya memperkuat kontribusi tersebut:
- Sinergitas Daerah: Membangun kemitraan strategis dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk mendorong akselerasi pembangunan di daerah.
- Kaderisasi Berkelanjutan: Memberikan pendampingan intensif bagi kader PMII aktif agar mereka mampu bertransformasi menjadi intelektual yang inovatif dan kompetitif di masa depan.
- Resiliensi Sosial: Memperkuat silaturahmi antar-alumni sebagai modal sosial yang penting dalam menghadapi berbagai tantangan zaman yang semakin kompleks.
Menyongsong masa kepemimpinan di masa depan, peringatan Harlah ini juga menjadi momentum penting untuk merefleksikan peran alumni dalam kancah nasional. Agus berharap IKA PMII Indramayu dapat terus konsisten dalam mencetak sosok pemimpin yang memiliki etos kerja keras dan integritas tinggi.
“Harapan kami besar, PMII Indramayu harus terus melahirkan kader-kader intelektual terbaik yang siap mengisi pos-pos kepemimpinan di semua tingkatan, demi membawa Indonesia menuju arah yang lebih baik,” pungkasnya.
Dengan semangat khidmah atau pengabdian yang tinggi, perayaan Harlah ke-66 ini diharapkan dapat menjadi tonggak sejarah baru bagi IKA PMII Indramayu dalam meneguhkan jati diri sebagai organisasi yang religius, nasionalis, dan progresif.






