PLN UP3 Indramayu: Sosialisasi K3 Dekat Jaringan Listrik Konstruksi

Indramayu5 Dilihat

DermayuMagz.com – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Indramayu secara proaktif mengambil langkah-langkah pencegahan demi menjamin keselamatan publik, khususnya bagi mereka yang beraktivitas di dekat jaringan listrik tegangan tinggi. Komitmen ini diwujudkan melalui intensifikasi program sosialisasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang menyasar area konstruksi bangunan.

Langkah strategis ini dirancang untuk meminimalisir potensi kecelakaan kerja yang dapat timbul akibat kelalaian atau ketidaktahuan masyarakat terhadap bahaya listrik. PLN UP3 Indramayu menyadari bahwa pembangunan infrastruktur, baik skala besar maupun kecil, seringkali berdekatan dengan aset kelistrikan yang vital.

Dalam rangka mewujudkan zero accident atau nihil kecelakaan, PLN UP3 Indramayu secara berkelanjutan melakukan edukasi mengenai pentingnya menjaga jarak aman dari jaringan listrik. Sosialisasi ini mencakup berbagai aspek, mulai dari identifikasi potensi bahaya, hingga praktik kerja aman yang harus diterapkan oleh para pekerja konstruksi dan pengawas lapangan.

Manajer PLN UP3 Indramayu, Bapak Muhammad Ahsan, menegaskan bahwa keselamatan merupakan prioritas utama perusahaan. “Kami tidak hanya bertugas menyediakan pasokan listrik yang andal bagi masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan keselamatan mereka dari potensi bahaya yang ada di sekitar jaringan kami,” ujar beliau.

Program sosialisasi ini dikemas secara komprehensif, tidak hanya sekadar memberikan informasi, namun juga melibatkan interaksi langsung dengan para pemangku kepentingan di lapangan. Pihak PLN UP3 Indramayu secara rutin mengunjungi lokasi-lokasi proyek konstruksi yang berada dalam radius aman jaringan listrik.

Dalam kegiatan tersebut, tim PLN UP3 Indramayu memberikan pemaparan mendalam mengenai:

  • Identifikasi potensi bahaya listrik di area kerja.
  • Jarak aman yang harus dipatuhi terhadap jaringan listrik tegangan rendah maupun tinggi.
  • Prosedur pelaporan jika terjadi temuan yang berpotensi membahayakan.
  • Pentingnya penggunaan alat pelindung diri (APD) yang sesuai standar K3.
  • Larangan melakukan aktivitas yang dapat merusak atau mengganggu instalasi listrik PLN.

Selain itu, para pekerja konstruksi juga diedukasi mengenai ciri-ciri kabel yang bertegangan, bahaya melintas di bawah jaringan listrik, serta pentingnya komunikasi yang baik dengan pihak PLN jika ada rencana pekerjaan yang berdekatan dengan aset kelistrikan.

Pentingnya kesadaran akan K3 di lingkungan kerja konstruksi tidak bisa dipandang sebelah mata. Data statistik menunjukkan bahwa kecelakaan kerja yang berkaitan dengan listrik seringkali menimbulkan dampak yang fatal, baik luka berat hingga kematian. Oleh karena itu, pendekatan preventif melalui sosialisasi menjadi kunci utama.

Program ini juga melibatkan koordinasi dengan pihak pengembang proyek, kontraktor, serta para pekerja bangunan. Tujuannya adalah agar kesadaran akan K3 tertanam sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan konstruksi. Dengan demikian, risiko kecelakaan dapat ditekan seminimal mungkin.

PLN UP3 Indramayu berharap, melalui program sosialisasi yang berkelanjutan ini, angka kecelakaan kerja yang disebabkan oleh kelalaian terhadap bahaya listrik dapat menurun drastis. Perusahaan juga mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama yang terlibat dalam kegiatan konstruksi, untuk bersama-sama mengutamakan keselamatan.

Lebih lanjut, Bapak Ahsan menambahkan, “Kami membuka diri untuk berdiskusi dan berkoordinasi dengan siapa pun yang membutuhkan informasi lebih lanjut terkait keselamatan kerja di dekat jaringan listrik. Kolaborasi adalah kunci untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan bebas dari bahaya.”

Komitmen PLN UP3 Indramayu dalam mengedepankan K3 ini merupakan bukti nyata bahwa perusahaan tidak hanya berfokus pada aspek teknis operasional, tetapi juga pada kesejahteraan dan keselamatan sumber daya manusia, baik internal maupun eksternal.

Keberadaan jaringan listrik yang tersebar di berbagai wilayah memang membutuhkan perhatian khusus. Terlebih lagi, dengan maraknya pembangunan infrastruktur baru yang seringkali berada di dekat jaringan yang sudah ada. Edukasi yang tepat sasaran menjadi garda terdepan dalam mencegah potensi insiden.

Secara umum, prinsip K3 yang diterapkan oleh PLN UP3 Indramayu mencakup identifikasi bahaya, penilaian risiko, pengendalian risiko, serta tinjauan dan peningkatan berkelanjutan. Pendekatan ini memastikan bahwa setiap aspek operasional dan kegiatan yang berpotensi menimbulkan risiko telah dikelola dengan baik.

DermayuMagz.com mengapresiasi upaya PLN UP3 Indramayu dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya listrik. Diharapkan, sinergi antara PLN, para pekerja konstruksi, dan masyarakat luas dapat terus terjalin demi menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi semua.