SUV Mewah XPeng Laku Keras 25 Ribu Unit dalam 12 Jam

Otomotif3 Dilihat

DermayuMagz.com – Produsen kendaraan listrik asal China, XPeng, berhasil mencuri perhatian dengan SUV flagship terbarunya, GX. Model anyar ini langsung mencatatkan hasil impresif setelah resmi diluncurkan di pasar domestik China.

Menurut laporan CarNewsChina pada Jumat (22/5/2026), Xpeng GX berhasil mengumpulkan 24.863 pesanan hanya dalam waktu 12 jam setelah peluncuran. Angka ini menjadi sinyal kuat tingginya minat konsumen terhadap SUV premium tiga baris kursi tersebut.

Menariknya, Chairman XPeng, He Xiaopeng, mengungkapkan bahwa varian tertinggi Ultra menjadi favorit konsumen. Bahkan, model flagship tersebut disebut menyumbang lebih dari 80 persen total pemesanan.

XPeng menawarkan delapan varian berbeda untuk GX, dengan banderol mulai 279.800 yuan hingga 359.800 yuan, atau sekitar Rp 632 juta hingga Rp 813 jutaan. Harga ini menempatkannya pada segmen kendaraan mewah.

Secara dimensi, Xpeng GX hadir sebagai SUV bongsor. Panjangnya mencapai 5.265 mm, lebar 1.999 mm, dan tinggi 1.800 mm. Jarak sumbu roda (wheelbase) mencapai 3.115 mm, memberikan ruang kabin yang lega.

Mobil ini menggunakan konfigurasi enam penumpang dengan tata letak kursi 2+2+2. Desain interiornya dirancang untuk kenyamanan premium. Kabinnya dipenuhi fitur-fitur canggih, mulai dari captain seat dengan mode zero gravity.

Fitur kenyamanan lainnya termasuk ventilasi, pemanas, dan pijat 16 titik pada kursi. Untuk hiburan dan informasi, terdapat layar plafon berukuran 21,4 inci serta sistem audio berkualitas tinggi dengan 33 speaker.

Teknologi menjadi salah satu nilai jual utama SUV listrik ini. Xpeng GX dibekali sistem bantuan berkendara canggih yang mengandalkan beberapa konfigurasi chip AI Touring.

Baca juga : Lucky Hakim: RSUD Patrol Taruhan Keputusan Beraninya Terungkap

Sistem tersebut memiliki kemampuan komputasi mulai dari 750 TOPS hingga 3.000 TOPS untuk varian L4 Robo. Versi tertinggi ini bahkan dipersiapkan untuk mendukung teknologi self-driving Level 4 pada paruh kedua tahun 2026.

Untuk performa, Xpeng menyediakan pilihan EV murni dan EREV (Extended Range Electric Vehicle) atau range extender. Varian EREV mengandalkan mesin 1.5 liter sebagai generator yang dipadukan dengan dua motor listrik.

Kombinasi ini menghasilkan tenaga gabungan sebesar 496 daya kuda (dk). Dengan baterai berkapasitas 63,3 kWh, mobil ini mampu melaju hingga 430 km dalam mode listrik murni berdasarkan pengujian CLTC (China Light-duty Vehicle Test Cycle).

Jarak tempuh kombinasi EREV ini diklaim bisa mencapai 1.585 km, menjadikannya pilihan menarik untuk perjalanan jarak jauh.

Sementara itu, versi EV penggerak roda belakang menghasilkan tenaga 362 dk. Varian ini menawarkan jarak tempuh hingga 665 km dalam sekali pengisian daya penuh.

Untuk varian AWD (All-Wheel Drive), tenaganya lebih besar, mencapai 577 dk. Dengan baterai berkapasitas 110 kWh, mobil ini mampu menempuh jarak hingga 750 km, menjadikannya salah satu SUV listrik dengan jangkauan terpanjang di kelasnya.

Kehadiran Xpeng GX ini menjadi langkah serius bagi jenama tersebut untuk naik kelas dan bersaing di segmen SUV listrik premium. Mobil ini akan menghadapi rival-rival kuat yang sudah ada di pasar China, baik dari produsen lokal maupun internasional.

Antusiasme pasar terhadap Xpeng GX menunjukkan bahwa konsumen semakin tertarik pada kendaraan listrik mewah dengan teknologi canggih dan performa yang mumpuni.