Jaecoo J5 EV Kini Tersedia Lebih Cepat Dibanding Dulu

Otomotif5 Dilihat

DermayuMagz.com – Pasar kendaraan listrik di Indonesia terus menunjukkan geliatnya dengan kehadiran berbagai pilihan mobil baru. Di tengah persaingan ini, Jaecoo Indonesia mengklaim Jaecoo J5 EV sebagai “raja” SUV listrik di Tanah Air. Klaim ini didukung oleh performa penjualan yang impresif selama empat bulan pertama tahun 2026.

Data penjualan dari Januari hingga April 2026 mencatat Jaecoo J5 EV berhasil meraih retail sales sebanyak 10.587 unit. Angka wholesales untuk SUV listrik asal Tiongkok ini bahkan lebih tinggi, mencapai 11.006 unit.

Mohamad Ilham Pratama, Head of Marketing Jaecoo Indonesia, mengungkapkan bahwa sejak pemesanan dibuka hingga April 2026, distribusi Jaecoo J5 EV telah mencapai 13.000 unit. Target untuk bulan Mei 2026 bahkan diproyeksikan menembus 15.000 unit.

Tingginya minat konsumen terhadap Jaecoo J5 EV sempat menyebabkan waktu tunggu atau inden kendaraan menjadi cukup panjang. Namun, Jaecoo Indonesia telah mengambil langkah strategis untuk mengatasi hal ini.

Perusahaan kini menerapkan strategi produksi di dua fasilitas perakitan yang berbeda. Hal ini bertujuan untuk mempercepat pasokan unit kepada konsumen yang telah menanti.

Baca juga : Lotek Bongko Indramayu: Kuliner Sarapan Favorit Diburu Sejak Subuh

“Kalau pemesanan J5 sampai saat ini masih terus bertambah. Tapi untuk waktu tunggu tentunya akan lebih cepat dari sebelumnya,” ujar Ilham saat ditemui di Bogor, Jawa Barat, belum lama ini.

Dengan adanya dua fasilitas perakitan, suplai unit ke konsumen diklaim dapat dipercepat. Saat ini, masa inden untuk Jaecoo J5 EV diperkirakan hanya sekitar satu bulan, terutama bagi konsumen yang berada di wilayah Jabodetabek dan Pulau Jawa.

“Sekarang kan ada dua fasilitas perakitan, produksi. Artinya itu bisa lebih mempercepat suplai. Untuk waktu tunggu satu bulan,” tambah Ilham.

Meskipun demikian, durasi pengiriman tetap akan bervariasi tergantung pada wilayah distribusi kendaraan. Konsumen yang berada di luar Pulau Jawa akan memerlukan waktu tambahan karena proses pengiriman unit harus melalui jalur laut.

“Kalau misalkan untuk area Jabodetabek dan Jawa itu bisa satu bulan. Tapi mungkin kalau untuk di luar Jawa ada waktu tambah karena ada pengapalan. Misalkan suplai ke Sumatera, Kalimantan, Denpasar, untuk yang seperti itu tambah beberapa hari dari yang normal,” jelasnya.

Daya Tarik Utama J5 EV

Salah satu daya tarik utama yang membuat Jaecoo J5 EV laris manis adalah kemampuannya dalam menempuh jarak. SUV listrik ini diklaim mampu berjalan hingga 461 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh.

Dengan jarak tempuh yang impresif ini, Jaecoo J5 EV dianggap sangat cocok untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari maupun perjalanan antarkota tanpa kekhawatiran kehabisan baterai.

Bahkan, perjalanan jarak jauh seperti dari Jakarta menuju Semarang diperkirakan dapat ditempuh tanpa perlu mengisi ulang daya baterai.

Selain jarak tempuh, efisiensi biaya operasional juga menjadi nilai jual yang signifikan. Dengan estimasi tarif listrik sekitar Rp 1.700 per kWh, biaya penggunaan Jaecoo J5 EV diperkirakan hanya sekitar Rp 290.000 per bulan, atau setara dengan Rp 9.600 per hari.

Jaecoo J5 EV tidak hanya mengandalkan teknologi elektrifikasi, tetapi juga tetap mempertahankan karakter SUV yang sesuai dengan kondisi jalan di Indonesia.

Ground clearance yang memadai dan desain SUV modern membuat kendaraan ini diklaim nyaman digunakan di berbagai jenis jalan, baik di perkotaan maupun di luar kota.

Dengan kombinasi desain SUV yang menarik, efisiensi biaya operasional, serta jarak tempuh yang panjang, Jaecoo J5 EV diprediksi akan menjadi salah satu pemain penting di segmen SUV listrik Indonesia sepanjang tahun 2026.