Teknik Pemberian Nutrisi untuk Pohon Buah yang Jarang Berbuah, Panen Melimpah

hot5 Dilihat

DermayuMagz.com – Pohon buah yang enggan berbuah memang bisa membuat frustrasi. Namun, ada solusi efektif untuk merangsang produktivitasnya melalui teknik infus nutrisi. Metode ini memastikan pohon mendapatkan asupan gizi yang optimal, mendorong pembentukan bunga dan buah yang melimpah.

Teknik infus nutrisi menjadi pilihan populer bagi para pekebun yang menghadapi masalah pohon buah yang sulit berbuah. Berbeda dengan pemupukan konvensional yang bergantung pada penyerapan tanah, infus nutrisi menyalurkan gizi langsung ke dalam sistem vaskular tanaman. Hal ini menjamin nutrisi terserap 100% dan bekerja secara optimal.

Tujuan utama dari metode ini adalah untuk membuat pohon berbuah lebat, menghasilkan buah berkualitas tinggi, dan bahkan mampu berbuah di luar musim. Teknik ini sangat cocok untuk pohon buah dewasa yang sudah lama tidak produktif. Artikel ini akan membahas empat teknik infus nutrisi yang dapat Anda praktikkan.

Advertisement

Teknik Infus Batang dengan Bor 3 mm

Infus batang adalah cara paling langsung untuk memberikan nutrisi ke dalam pohon buah. Nutrisi disalurkan langsung ke pembuluh kayu, sehingga penyerapannya sangat efisien.

Alat yang dibutuhkan cukup sederhana: bor dengan mata 3 mm, tabung infus khusus tanaman, dan Pupuk Organik Cair (POC). Pastikan semua alat dalam kondisi bersih untuk mencegah kontaminasi.

Cara melakukannya adalah dengan membuat lubang sedalam 3 cm pada batang pohon menggunakan bor 3 mm. Isi tabung infus dengan POC murni, lalu masukkan selang infus ke dalam lubang sedalam 2 cm. Jika aliran tersumbat, tusuk bagian atas tabung infus agar cairan lancar.

Keunggulan teknik ini adalah penyerapan nutrisi yang sangat efektif, cocok untuk pohon dewasa yang sulit berbuah. Waktu habisnya cairan infus bervariasi tergantung ukuran dan kebutuhan pohon. Metode ini memberikan dorongan nutrisi instan.

Teknik Infus Akar Botol 1,5 Liter

Alternatif lain adalah infus nutrisi melalui akar menggunakan botol bekas 1,5 liter. Metode ini memanfaatkan akar halus tanaman yang memiliki daya serap tinggi.

Anda memerlukan botol bekas 1,5 liter, pupuk seperti NBS (Nutrisi Buah Super) dan asam amino, serta sedikit tanah dari sekitar perakaran pohon.

Pertama, gali tanah di sekitar pohon untuk menemukan akar-akar halus. Siapkan botol 1,5 liter yang diisi sekitar 1 liter air.

Campurkan nutrisi ke dalam botol, lalu tambahkan 2-3 genggam tanah dari sekitar perakaran. Masukkan akar kecil yang sudah digali ke dalam botol hingga mencapai dasar. Kubur botol dengan posisi miring 30-45 derajat untuk mencegah air hujan masuk. Teknik ini bisa bertahan 6 bulan hingga 1 tahun sebelum botol perlu diganti karena penuh akar.

Advertisement

Teknik Infus dengan Bahan Alami

Untuk solusi yang lebih ramah lingkungan dan ekonomis, gunakan bahan-bahan alami. Metode ini memanfaatkan limbah rumah tangga atau bahan mudah didapat untuk membuat pupuk organik cair.

Bahan alami yang bisa digunakan meliputi kulit telur, minuman isotonik, micin, nanas, dan gula. Bahan-bahan ini sebaiknya difermentasi terlebih dahulu untuk meningkatkan ketersediaan nutrisi.

Campurkan semua bahan alami yang sudah difermentasi ke dalam botol. Lubangi tutup botol agar cairan dapat menetes perlahan setiap hari. Penetesan yang lambat memastikan penyerapan nutrisi yang stabil.

Botol berisi larutan nutrisi alami ini ditanam di dekat perakaran tanaman, sekitar satu hingga dua jengkal dari batang utama. Keunggulan teknik ini adalah sifatnya yang ramah lingkungan dan ekonomis, cocok untuk tanaman buah di pekarangan.

Teknik Pruning & Infus

Untuk hasil maksimal, kombinasikan teknik infus nutrisi dengan pruning atau pemangkasan. Sinergi keduanya mempercepat pembuahan dan meningkatkan kualitas hasil panen.

Kombinasi ini melibatkan pemangkasan cabang yang tidak produktif dan perontokan daun tua. Setelah pruning, baru aplikasikan infus nutrisi.

Pruning bertujuan memicu pertumbuhan tunas baru yang berpotensi membawa bunga. Infus nutrisi memastikan tunas-tunas tersebut mendapatkan gizi cukup untuk berkembang menjadi buah.

Dengan kombinasi ini, pohon diharapkan berbuah lebih cepat, lebih lebat, dan bahkan mampu berbuah tanpa mengenal musim. Semakin banyak cabang sehat, semakin besar potensi hasil panen.

Advertisement

Pertanyaan Seputar Infus Nutrisi Pohon
Q: Apa itu teknik infus nutrisi untuk pohon buah?

A: Teknik infus nutrisi adalah metode memasukkan nutrisi langsung ke batang atau akar tanaman untuk penyerapan maksimal, tanpa melalui tanah.

Q: Berapa lama efek teknik infus nutrisi?

A: Efek infus akar rata-rata bertahan 6–12 bulan. Untuk infus batang, waktu habisnya cairan bervariasi tergantung pohon.

Q: Apakah teknik infus nutrisi aman untuk pohon?

A: Aman jika dilakukan hati-hati, menggunakan lubang kecil dan pupuk organik. Hindari melukai akar utama secara berlebihan.

Q: Bisakah teknik infus nutrisi diterapkan pada semua jenis pohon buah?

A: Ya, teknik ini cocok untuk berbagai jenis pohon buah, terutama yang sulit berbuah seperti mangga, jambu, dan durian.

Advertisement

Baca juga : Bupati Lucky Hakim Turun ke Sungai Penuh Sampah, Kadisdikbud Indramayu Hanya Diam

Advertisement

Mabruri Pudyas Salim, Rizky MandasariTim RedaksiShareCopy LinkBatalkan