DermayuMagz.com – Timnas Aljazair berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Timnas Belanda dalam sebuah laga uji coba internasional yang digelar di Stadion Feijenoord, Rotterdam. Gol tunggal yang dicetak oleh Anis Hadj Moussa pada menit ke-86 menjadi penentu hasil pertandingan yang tak terduga ini.
Meskipun mendominasi jalannya pertandingan dan menciptakan lebih banyak peluang, Belanda harus mengakui keunggulan Aljazair. Skuad asuhan Ronald Koeman menunjukkan penguasaan bola yang superior dan berulang kali mengancam gawang lawan, terutama di babak pertama.
Namun, efektivitas penyelesaian akhir menjadi kendala bagi Belanda. Di saat mereka kesulitan mengkonversi peluang menjadi gol, Aljazair mampu memanfaatkan momen krusial melalui aksi individu gemilang Hadj Moussa menjelang akhir laga.
Kekalahan ini sendiri tidak memberikan dampak signifikan terhadap posisi kedua tim dalam peringkat internasional. Kedua tim menggunakan pertandingan ini sebagai persiapan terakhir sebelum mengarungi kompetisi Piala Dunia 2026 yang akan segera dimulai.
Babak Pertama
Sejak peluit dibunyikan, Belanda langsung mengambil inisiatif serangan. Mereka membangun tekanan melalui pergerakan dinamis Cody Gakpo dan debutan Crysencio Summerville di kedua sisi sayap.
Peluang emas pertama Belanda tercipta pada menit kedelapan. Tijjani Reijnders berhasil melewati kawalan pemain lawan sebelum melepaskan umpan matang kepada Donyell Malen yang berada dalam posisi bebas di kotak penalti.
Malen memiliki ruang dan waktu yang cukup untuk menuntaskan peluang tersebut. Sayangnya, tendangannya hanya mampu membentur tiang kiri gawang yang dijaga oleh Luca Zidane, sehingga skor tetap imbang.
Sempat terjadi selebrasi gol dari kubu Belanda pada menit ke-10. Reijnders berhasil menyarangkan bola ke gawang Aljazair setelah menerima umpan dari Summerville. Namun, gol tersebut dianulir oleh wasit karena Summerville kedapatan berada dalam posisi offside sebelum memberikan assist.
Serangan demi serangan terus dilancarkan oleh Belanda. Pada menit ke-19, Ryan Gravenberch mencoba peruntungannya melalui tendangan dari luar kotak penalti yang mengarah ke gawang, namun berhasil diamankan Zidane. Tak lama kemudian, Malen kembali menyia-nyiakan kesempatan emas lainnya dari jarak dekat.
Kiper Aljazair, Luca Zidane, tampil gemilang sepanjang babak pertama. Ia berulang kali menggagalkan peluang yang diciptakan oleh Gakpo, Reijnders, dan Malen, menjaga gawangnya tetap steril.
Aljazair nyaris mencetak gol balasan pada menit ke-27. Riyad Mahrez berhasil mengontrol bola dengan baik sebelum memberikan umpan kepada Mohamed Amoura. Namun, sepakan striker Aljazair itu masih membentur pemain bertahan Belanda dan melambung di atas mistar gawang. Skor 0-0 bertahan hingga babak pertama usai.
Babak Kedua
Memasuki paruh kedua, kedua tim melakukan sejumlah pergantian pemain. Pelatih Belanda, Ronald Koeman, dan pelatih Aljazair, Vladimir Petkovic, memanfaatkan laga ini untuk memberikan kesempatan bermain kepada lebih banyak pemain sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Dunia.
Belanda tetap berupaya keras untuk mencetak gol pembuka. Donyell Malen kembali mendapatkan peluang pada menit ke-52, namun tendangannya dari sudut sempit masih melebar dari sasaran.
Justin Kluivert, yang masuk sebagai pemain pengganti, hampir saja memecah kebuntuan di menit ke-62. Tembakan melengkungnya mengarah ke sudut atas gawang, namun Zidane kembali menunjukkan refleksnya yang luar biasa untuk menepis bola.
Pertandingan kemudian cenderung melambat. Pergantian pemain yang cukup banyak dari kedua tim membuat tempo permainan menurun dan peluang bersih menjadi semakin jarang tercipta, meskipun kedua tim tetap berusaha membangun serangan.
Kejutan terjadi pada menit ke-86. Aljazair berhasil memecah kebuntuan melalui gol yang indah. Nabil Bentaleb mengirimkan umpan panjang ke sisi kanan serangan yang berhasil diterima dengan baik oleh Anis Hadj Moussa.
Hadj Moussa, yang bermain untuk klub Feyenoord, menggiring bola ke dalam kotak penalti tanpa mendapatkan pengawalan berarti. Setelah melewati Jorrel Hato, ia melepaskan tendangan kaki kiri yang spektakuler. Bola meluncur deras ke pojok kiri atas gawang yang dijaga oleh Robin Roefs, membawa Aljazair unggul 1-0.
Belanda berusaha keras untuk menyamakan kedudukan di sisa waktu pertandingan. Namun, Aljazair berhasil mempertahankan keunggulan tipis mereka hingga peluit panjang dibunyikan. Kemenangan ini membawa Aljazair pulang dengan tiga poin dari Rotterdam.
Susunan Pemain
BELANDA XI: Bart Verbruggen; Mats Wieffer, Jan Paul van Hecke, Virgil van Dijk, Micky van de Ven; Frenkie de Jong, Ryan Gravenberch, Tijjani Reijnders; Crysencio Summerville, Donyell Malen, Cody Gakpo.
ALJAZAIR XI: Luca Zidane; Achref Abada, Aissa Mandi, Zineddine Belaid, Rayan Ait-Nouri; Riyad Mahrez, Ramiz Zerrouki, Nabil Bentaleb, Houssem Aouar, Mohamed Amoura; Amine Gouiri.






