DermayuMagz.com – PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS) baru saja resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Langkah ini menjadi momentum penting bagi perusahaan yang digawangi oleh Raffi Ahmad dan Nagita Slavina untuk melakukan ekspansi bisnis di industri hiburan.
Salah satu gebrakan besar yang direncanakan RANS adalah penyelenggaraan konser musik berskala nasional hingga internasional. Untuk merealisasikan ambisi ini, RANS mengalokasikan dana signifikan dari hasil penawaran umum perdana saham (IPO).
Sebesar 37,61 persen dari total dana IPO, yang diperkirakan mencapai Rp162 miliar, akan didedikasikan untuk membiayai rangkaian konser musik. Rencana ini menunjukkan komitmen RANS untuk tidak hanya bermain di ranah digital, tetapi juga merambah ke bisnis event organizer skala besar.
Sembilan Konser Digelar Mulai Tahun Ini
RANS Entertainment telah menetapkan target ambisius untuk menggelar sembilan konser pada paruh kedua tahun 2026. Rangkaian acara musik ini tidak hanya akan menyasar pasar domestik, tetapi juga menjangkau beberapa kota di luar negeri.
Pembukaan konser akbar ini dijadwalkan pada bulan September 2026 dengan satu pertunjukan yang akan diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia. Ini menjadi langkah awal RANS dalam memperluas jangkauan konser mereka ke kancah internasional.
Memasuki bulan Oktober 2026, RANS berencana meningkatkan intensitas dengan menggelar tiga konser. Dua di antaranya akan berlangsung di Taipei, Taiwan, sementara satu konser lainnya akan diadakan di jantung ibu kota, Jakarta.
Puncak kesibukan konser RANS di tahun 2026 diprediksi terjadi pada bulan November. Sebanyak lima konser akan memeriahkan bulan ini, termasuk dua pertunjukan di Hong Kong, satu konser di Singapura, dan dua konser eksklusif di Jakarta. Salah satu konser di Jakarta ini bahkan direncanakan akan menghadirkan bintang tamu internasional.
Demi kelancaran seluruh agenda konser ini, RANS menargetkan beberapa tahapan krusial harus rampung sesuai jadwal. Proses penandatanganan kontrak dengan para artis yang akan tampil ditargetkan selesai pada bulan Juli 2026.
Selanjutnya, negosiasi dan finalisasi kontrak penggunaan venue untuk seluruh konser diharapkan dapat dituntaskan pada bulan Agustus 2026. Sementara itu, pengurusan berbagai macam izin yang diperlukan akan disesuaikan dengan jadwal pelaksanaan masing-masing konser, memastikan semua aspek legalitas terpenuhi.
Dilanjutkan Enam Konser Besar pada 2027
Antusiasme RANS dalam menggelar konser tidak berhenti di tahun 2026. Perusahaan ini telah menyiapkan strategi jangka panjang dengan merencanakan enam konser berskala besar yang akan diselenggarakan sepanjang tahun 2027.
Anggaran untuk keenam konser ini mencapai sekitar 64,61 persen dari total dana yang dialokasikan untuk penyelenggaraan konser. Angka ini menunjukkan peningkatan skala dan ambisi RANS dalam menghadirkan pengalaman konser yang lebih megah dan berkesan bagi para penikmat musik.
Tak hanya itu, RANS juga masih memiliki rencana untuk menggelar satu konser tambahan pada tahun 2028. Namun, detail mengenai konser ini masih dalam tahap penjajakan awal, baik dari segi pemilihan lokasi maupun penentuan artis yang akan mengisi panggung.
Pemilihan kota-kota yang akan menjadi tuan rumah konser ini didasarkan pada berbagai pertimbangan strategis. Faktor-faktor seperti potensi pasar yang besar, tingginya minat dari penonton, ketersediaan venue yang memadai, hingga kesiapan infrastruktur pendukung menjadi kunci utama dalam pengambilan keputusan.
RANS juga akan menerapkan model kolaborasi dalam pelaksanaan konser. Perusahaan akan bertindak sebagai co-promotor, bekerja sama dengan promotor musik pihak ketiga yang memiliki pengalaman dan jaringan luas di industri ini.
Perizinan dan Daftar Artis Masih Dipersiapkan
Proses perizinan untuk setiap konser direncanakan akan dimulai sekitar satu bulan sebelum acara dilaksanakan, dengan estimasi waktu penyelesaian selama tiga minggu. Izin yang perlu diurus mencakup berbagai aspek, mulai dari Nomor Induk Berusaha (NIB), Konfirmasi Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR), rekomendasi dari instansi terkait jika diperlukan, hingga izin keramaian dari pihak kepolisian dan izin penggunaan lokasi acara.
Secara keseluruhan, PT Rans Entertainment Indonesia Tbk berencana untuk melepas maksimal 2,52 miliar saham baru. Angka ini setara dengan 20,02 persen dari total modal ditempatkan dan disetor perusahaan setelah pelaksanaan IPO.
Dengan kisaran harga penawaran saham antara Rp135 hingga Rp170 per saham, RANS diperkirakan mampu menghimpun dana segar senilai Rp340,87 miliar hingga Rp429,25 miliar. Hingga berita ini diturunkan, RANS masih belum mengumumkan secara resmi daftar artis atau bintang tamu yang akan memeriahkan rangkaian konser yang telah mereka rencanakan.
Idoy Dangdut Academy 8: Mengidolakan Valen Akbar dan Bakat Otodidak
Di sisi lain panggung hiburan tanah air, nama Idoy mulai mencuri perhatian. Ia berhasil lolos ke babak Final Audition Group 6 Dangdut Academy 8, sebuah kompetisi dangdut bergengsi yang selalu dinanti.
Perjalanan Idoy di dunia musik dangdut ternyata memiliki sosok inspiratif yang patut diperhitungkan, yaitu Valen Akbar. Valen, yang merupakan juara 2 Dangdut Academy 7, menjadi panutan bagi Idoy dalam meniti karier di industri musik dangdut.
Idoy mengungkapkan kekagumannya terhadap Valen Akbar, tidak hanya dari segi vokal tetapi juga kreativitas dan kharisma panggung yang dimiliki. Ia berharap dapat mengikuti jejak kesuksesan Valen dan membawa nama harum bagi musik dangdut Indonesia.
Menariknya, Idoy mengaku bahwa bakat bernyanyinya tumbuh secara otodidak. Sejak duduk di bangku kelas 6 Sekolah Dasar, ia sudah mulai mengasah kemampuannya dalam menyanyikan lagu-lagu dangdut.
“Saya kalau saya otodidak sendiri. Dari usia SD kelas 6. Langsung dangdut,” ungkap Idoy, menekankan bahwa ia tidak pernah mengenyam pendidikan vokal formal.
Kecintaannya pada musik dangdut semakin terasah berkat pengaruh kakeknya, Ato, yang memiliki sebuah alat musik keyboard. Keberadaan keyboard tersebut menjadi media bagi Idoy untuk mulai mendengarkan dan mencoba bernyanyi, seiring waktu kemampuannya pun terus berkembang.
“Karena kakek saya (Ato) punya alat musik keyboard, jadi saya sering-sering dengar terus saya ikut-ikutin. Iya itu karena kakek saya punya alat musik keyboard jadi om saya bisa main keyboard, jadi saya belajar-belajar nyanyi ya udah keterusan jadi bisa,” jelasnya.
Kharisma Valen Akbar Menjadi Motivasi Utama
Idoy secara spesifik mengagumi bagaimana Valen Akbar mampu menyajikan penampilan yang penuh atraksi dan ide-ide segar di atas panggung. Ia juga menyoroti kualitas vokal Valen yang dinilainya bagus dan tidak berlebihan dalam penggunaan cengkok.
“Pengen kayak Valen. Karena dia gimana ya, dia banyak banget itu atraksinya, ide-ide dia gitu, terus suaranya pun bagus, nggak terlalu kebanyakan cengkok atau apa, suaranya pokoknya Valen tuh berkarisma,” ujar Idoy saat ditemui di Studio Emtek, Jakarta Barat, pada Rabu (8/7/2026).
Dengan tekad yang kuat dan inspirasi dari idola, Idoy siap menunjukkan kemampuannya di panggung Dangdut Academy 8. Ia berharap dapat memberikan penampilan terbaiknya dan melangkah sejauh mungkin dalam kompetisi ini.






