DermayuMagz.com – Setelah sukses meramaikan pasar otomotif Thailand, Changan Nevo Q05 kini mengarahkan pandangannya ke pasar Indonesia. SUV listrik terbaru dari produsen otomotif Tiongkok, Changan Automobile, ini resmi diluncurkan di Thailand pada 28 Mei 2026 dengan banderol harga mulai dari 629.900 baht atau setara dengan Rp 315 jutaan.
Model ini diposisikan sebagai pesaing kuat bagi BYD Atto 2 di segmen SUV listrik kompak. Changan Nevo Q05 menawarkan kombinasi desain yang modern, teknologi yang canggih, serta harga yang kompetitif.
Menariknya lagi, Changan memberikan promo peluncuran khusus di Thailand hingga 30 Juni 2026. Dengan promo ini, Nevo Q05 dapat dibeli dengan harga mulai dari 599.900 baht, yang setara dengan sekitar Rp 300 jutaan.
Dilansir dari Carnewschina, Changan tidak hanya berhenti di Thailand. Perusahaan ini telah merencanakan ekspansi global yang agresif untuk Nevo Q05. Setelah debutnya di Thailand, SUV listrik ini dijadwalkan akan hadir di Uzbekistan pada Juni 2026.
Selanjutnya, Changan Nevo Q05 akan menyasar pasar Indonesia serta beberapa negara di Amerika Tengah dan Selatan mulai Agustus 2026. Pasar Eropa juga menjadi target berikutnya pada Oktober 2026.
Thailand sendiri merupakan pasar yang sangat penting bagi Changan. Perusahaan asal Tiongkok ini bahkan telah menginvestasikan lebih dari 10 miliar baht untuk membangun fasilitas produksi kendaraan listrik di Rayong, Thailand.
Pabrik baru ini akan bertanggung jawab memproduksi Nevo Q05 versi setir kanan. Produksi ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik Thailand, tetapi juga untuk ekspor ke berbagai negara lainnya.
Secara desain, Changan Nevo Q05 mengadopsi bahasa desain “Digital Flying Wing 2.0”. Bagian depannya terlihat sangat futuristis berkat penggunaan grille yang tertutup rapat, lampu LED yang ramping, serta daytime running light (DRL) horizontal yang membentang penuh.
Dimensi Changan Nevo Q05 adalah panjang 4.435 mm, lebar 1.855 mm, dan tinggi 1.600 mm. Jarak sumbu rodanya mencapai 2.735 mm. Ukurannya sedikit lebih besar dibandingkan BYD Atto 2, yang diklaim memberikan ruang kabin yang lebih lega.
Selain itu, Changan mengklaim bahwa koefisien hambatan angin Nevo Q05 mencapai 0,265 Cd. Angka ini sangat penting untuk membantu meningkatkan efisiensi energi saat kendaraan melaju.
Masuk ke dalam kabin, Changan Nevo Q05 menawarkan desain interior bergaya wrap-around dengan nuansa minimalis modern. Tata letak interiornya dirancang untuk memberikan kesan lapang dan nyaman bagi para penumpang.
SUV listrik ini dilengkapi dengan layar sentuh utama berukuran 14,6 inci yang terintegrasi dengan panel instrumen digital berukuran 10,17 inci. Kombinasi ini memberikan akses mudah ke berbagai informasi dan hiburan.
Sistem infotainment pada Nevo Q05 sudah mendukung konektivitas Apple CarPlay dan HiCar. Selain itu, sistem ini juga terintegrasi dengan perangkat smart home dari Haier, menambah kenyamanan dan fungsionalitas.
Fitur-fitur kenyamanan yang ditawarkan juga sangat lengkap. Pengguna akan dimanjakan dengan ambient light yang memiliki 256 pilihan warna, wireless charger berdaya 50 watt, serta jok depan elektrik dengan fitur ventilasi.
Untuk urusan kepraktisan, Changan Nevo Q05 menawarkan kapasitas bagasi yang besar, yaitu 540 liter. Kapasitas ini dapat diperluas hingga 1.380 liter ketika kursi belakang dilipat. Terdapat juga kompartemen tambahan berkapasitas 90 liter di bawah lantai bagasi untuk penyimpanan ekstra.
Di sektor performa, Changan Nevo Q05 ditenagai oleh motor listrik yang menghasilkan tenaga 120 kW, setara dengan 161 daya kuda (dk), dan torsi sebesar 190 Nm. Akselerasi dari 0 hingga 100 km/jam diklaim mampu diselesaikan dalam waktu 8,2 detik.
Sumber tenaganya berasal dari baterai CATL berkapasitas 51,9 kWh. Dengan baterai ini, SUV listrik ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 462 km dalam sekali pengisian daya penuh.
Salah satu keunggulan utama Nevo Q05 adalah fitur pengisian cepat 3C. Teknologi ini memungkinkan penambahan jarak tempuh sekitar 120 km hanya dengan pengisian daya selama 15 menit.
Selain itu, mobil ini juga dilengkapi dengan fitur vehicle-to-load (V2L) yang memiliki output 6,6 kW. Fitur ini memungkinkan mobil untuk menyuplai daya listrik ke berbagai perangkat elektronik eksternal, menjadikannya lebih multifungsi.






