DermayuMagz.com – Fadi Alaydrus dan Saskia Chadwick kembali dipertemukan dalam proyek akting terbaru, serial berjudul Samuel. Serial ini merupakan adaptasi dari novel Wattpad yang sangat populer karya Ita Kurniawati. Sebelumnya, kisah Samuel telah diangkat ke layar kaca dengan dibintangi oleh Rebecca Klopper dan Lazuardy Nasution. Kini, versi Fadi Alaydrus dan Saskia Chadwick siap menghiasi layar platform streaming WeTV.
Ini bukanlah kali pertama Fadi Alaydrus dan Saskia Chadwick beradu akting. Keduanya telah membangun chemistry dalam film Tak Kenal Maka Taaruf yang tayang di bioskop tahun lalu. Kolaborasi kedua ini tampaknya semakin memperkuat koneksi mereka di depan kamera.
Dalam kesempatan syuting serial Samuel, Fadi Alaydrus memberikan pujian atas perkembangan akting Saskia Chadwick. Ia merasa bahwa peningkatan performa Saskia membuat proses membangun koneksi antar karakter menjadi lebih mudah dan meyakinkan bagi penonton.
“Bagus. Kalau dibandingkan dengan proyek sebelumnya, di sini dia (Saskia) lebih berani dan intens. Karakternya lebih lucu dan romantis. Awalnya ada sedikit tantangan, namun berkat bantuan tim penulis, sutradara, dan pemain lain, syuting berjalan lancar,” ujar Fadi Alaydrus.
Saskia Chadwick pun merasakan hal serupa saat mengetahui kembali dipasangkan dengan Fadi Alaydrus. Berbekal kedekatan yang sudah terjalin dan sesi reading yang intens, Saskia merasa lebih mudah mendalami karakter Azzura Anastasia.
Ia menambahkan bahwa Fadi Alaydrus adalah sosok yang baik hati, terbuka, dan sangat kooperatif selama proses syuting berlangsung. Hal ini menciptakan suasana kerja yang positif dan mendukung.
“Alhamdulillah, Fadi orangnya baik. Kami berdua dari awal sudah banyak mengobrol dan saat reading, kami berusaha menyatukan visi dan misi untuk karakter Samuel dan Azzura. Terlebih lagi, Azzura memiliki kecintaan yang besar pada Baby L. Kami juga berusaha menciptakan ruang yang aman bagi satu sama lain,” tutur Saskia Chadwick.
Dalam membangun adegan-adegan yang melibatkan kedekatan emosional, Saskia Chadwick menekankan pentingnya saling menghormati batasan. Ia mengungkapkan bahwa baik dirinya maupun Fadi Alaydrus selalu meminta izin satu sama lain sebelum melakukan adegan yang intens.
“Maksudnya, seperti saya selalu meminta izin kepada Fadi, dan Fadi juga selalu meminta izin kepada saya. Jadi, saya sangat senang bisa kembali dipasangkan dengan Fadi. Alhamdulillah, saya sangat senang melihat hasil kerja keras kami hari ini,” kata Saskia Chadwick.
Keberhasilan novel Wattpad Samuel yang telah dibaca lebih dari 22 juta kali memang membawa beban tersendiri bagi Fadi Alaydrus dan Saskia Chadwick. Namun, mereka melihat beban ini sebagai motivasi untuk memberikan penampilan terbaik.
“Jujur ada beban,” jawab Fadi Alaydrus secara singkat. “Beban yang baik, mungkin ya. Karena kami jadi sangat peduli dengan judul Samuel dan juga karakternya. Jadi bebannya lebih kepada bagaimana kami bisa memberikan yang terbaik untuk penonton,” timpal Saskia Chadwick.
Febriamy Hutapea, Produser Eksekutif dan Country Head WeTV Indonesia, mengakui bahwa Samuel adalah salah satu proyek penting yang menunjukkan komitmen WeTV dalam menghadirkan cerita lokal yang memiliki kedekatan emosional dengan penonton Indonesia.
Serial Samuel digambarkan sebagai sebuah perjalanan panjang yang dibangun dengan penuh perhatian, mulai dari tahap pengembangan cerita hingga proses produksi. Keistimewaan serial ini terletak pada kemampuannya menghadirkan berbagai elemen yang dekat dengan kehidupan penonton.
“Mulai dari kisah cinta remaja, persahabatan yang solid, hingga berbagai konflik dan kejutan yang membuat ceritanya terus berkembang. Hal ini didukung oleh jajaran pemain yang berhasil menghidupkan karakter-karakter yang sudah dicintai oleh para pembaca novelnya,” jelas Febriamy Hutapea.
Sementara itu, film komedi horor Cek Khodam karya Dee Company dan sutradara JeroPoint mengangkat fenomena konten mistis yang kini marak menjadi hiburan di ruang digital. Film ini dibintangi oleh Jirayut, Saputra Kori, dan Benidictus Siregar.
Film ini memotret kondisi di mana manusia di era digital justru lebih takut menghadapi masalah hidup sehari-hari seperti dompet kosong, cicilan menunggak, atau tanggal tua, dibandingkan dengan hantu.
Dalam film ini, Sakti (Jirayut), Wira (Saputra Kori), dan Bima (Benidictus Siregar) membuat konten “Cek Khodam”. Tanpa mereka sadari, konten tersebut berdampak besar pada dunia gaib, menyebabkan penurunan drastis pada “Angka Ketakutan Manusia” (AKM).
Akibatnya, para hantu dan khodam merasa kehilangan wibawa karena tidak lagi ditakuti, melainkan dijadikan objek hiburan yang bisa ditertawakan. Merespons perubahan ini, Panglima Khodam memutuskan untuk turun langsung ke dunia manusia.
Tujuannya adalah untuk mengembalikan martabat dunia gaib dan meningkatkan kembali rasa takut manusia terhadap makhluk tak kasat mata. Namun, misi ini justru berubah menjadi serangkaian kekacauan yang tak terduga.
Semakin keras para khodam berusaha menakuti manusia, semakin kacau pula situasi yang terjadi. Produser Dheeraj Kalmani menjelaskan bahwa film Cek Khodam akan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 16 Juli 2026.
Film ini didukung oleh penampilan dari Kak Gem, Tante Lala, Angie Williams, Fahira Almira, Roewina Umboh, dan Fanny Fadillah.
Dheeraj Kalmani menambahkan bahwa film Cek Khodam tidak hanya mengandalkan unsur horor, tetapi juga menyoroti perubahan cara pandang manusia terhadap hal-hal mistis atau kelenik yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
“Ketika hantu tidak lagi menjadi sumber ketakutan utama, dunia gaib harus berhadapan dengan realitas baru yang lebih absurd,” ujar Dheeraj Kalmani. Ia juga menyebutkan bahwa naskah film ini ditulis oleh JeroPoint bersama Sandikagusti dan Shintapuji.
Dee Company berharap melalui Cek Khodam, mereka dapat menyajikan film komedi horor yang relevan dengan budaya digital saat ini. Film ini akan menghadirkan cerita tentang dunia gaib yang berjuang untuk kembali ditakuti.
Potensi konflik dan momen komedi akan muncul dalam berbagai adegan, terutama ketika setan dan khodam harus berhadapan dengan manusia di era modern yang sudah terlalu sibuk dengan masalah kehidupan mereka sendiri.
Melalui akun Instagram resminya, Dee Company meluncurkan poster film Cek Khodam pada 4 Juni 2026. “Dunia khodam mulai sekarat. Manusia sekarang lebih takut dompet kosong, cicilan nunggak, dan tanggal tua daripada hantu,” tulis Dee Company menyertai poster tersebut.
Unggahan ini mendapatkan sambutan hangat dari para penggemar sinema. Banyak komentar yang menyatakan rasa penasaran, terutama terhadap akting Jirayut sebagai salah satu pemeran utama.
“Jujur saya sangat penasaran dengan akting Jirayut di film ini, secara dia salah satu pemeran utamanya,” tulis salah satu pengguna akun Instagram. Pengguna lain juga mendoakan kesuksesan film ini, “Semoga filmnya sukses dan trending.”






