6 Fakta Night Shift for Cuties, Serial 8 Episode Sekaligus Surat Cinta untuk Penggemar K-Pop
Night Shift for Cuties menampilkan girl group K-Pop fiktif. Pemerannya ada yang benar-benar dari Korea Selatan.
OlehRatnaning AsihDiterbitkan 09 Juni 2026, 09:00 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarNight Shift for Cuties. (dok Netflix)
Liputan6.com, Jakarta – Dunia penggemar K-Pop yang penuh warna, kini hadir dalam bentuk serial Netflix bertajuk Night Shift for Cuties, yang kini sudah tayang secara global. Dalam konferensi pers yang dihelat di M Bloc Space beberapa waktu lalu, sutradara Monica Vanesa Tedja mengungkap bahwa serial ini adalah surat cintanya untuk para penggemar K-Pop.
“Di sini kami memilih bentuk penggemar yang mempunyai mimpi ingin menonton idolanya yang sudah menginspirasi dia dan memberikan gairah hidup yang baru. Serial ini seperti bawang, yang tampak sederhana tapi semakin dikupas semakin kita dibuat menangis; ada banyak layer emosi di serial ini. Kami ingin sekali penonton bisa merasakan seluruh emosi mereka dan menjadi diri mereka sendiri,” kata sineas yang akrab dengan panggilan Mica tersebut.
Dalam kesempatan ini, para sineas dan juga dua bintang Night Shift for Cuties, Shenina Cinnamon dan Nadya Syarifa, mengungkap sejumlah cerita menarik di balik serial ini. Apa saja?
1. Delapan Episode, Enam Lagu
Night Shift fot Cuties memiliki delapan episode, yang masing-masing tajuknya diberi judul sesuai soundtrack dalam serial ini. Yakni “B-B-Believe It,” “Goodbye, Badbye”, “Goodbye, Badbye (Remix),” “Jelly”, “Life Like Lies”, dan “Obsesh Wit U”. Dua episode lain diberi tajuk “Jelly Part 2” dan “B-B-Believe It (Reprise)”.
Produser Kevin Ryan Himawan mengungkap lirik dalam lagu-lagu ini ada hubungannya dengan cerita. “Tapi secara album juga bisa berdiri sendiri,” kata dia.
2. Member Purple Tea dan Indonesia dan Korea SelatanPerbesarNight Shift for Cuties. (dok Netflix)
Dalam production notes serial ini, Mica menegaskan pihaknya tak ingin membuat Purple Tea hanya sekadar “tempelan. “Mereka harus terasa hidup, punya karakter, punya perjalanan, bahkan punya hubungan dengan penggemarnya,” kata dia.
Karenanya, keempat member Purple Tea dipilih dengan seksama berdasarkan pertimbangan kemampuan koreografi dan vokal. Akhirnya, dipilih tiga calon aktor dari Korea Selatan, dan satu dari Indonesia. Mereka adalah Gabrielle Novangeline (Boki), Ryou Jay Hyun (Hyun), Kim Ye Jin (So Yoon), dan Baek So Ra (Ae Cha).
3. Latihan di Indonesia
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Lanjut Baca:
Setelah terpilih, para member Purple Tea asal Korea Selatan datang ke Indonesia untuk mempelajari koreografi, lagu, juga mengikuti proses reading. Proses ini berlangsung sekitar satu bulan.
Lagu-lagu Purple Tea dibuat oleh Kenny Gabriel dan Monica Eva Sancti (Moneva), sementara koreografinya ditangani oleh Chemmy.
Show AllRatnaning Asih, Wayan DianantoTim RedaksiShareCopy LinkBatalkan
Pentas Bola Dunia 2026
- Inggris Punya Banyak Senjata, Tak Bergantung pada Harry Kane15 menit yang lalu
- Edin Dzeko Nikmati Peran sebagai Kapten Bosnia di Piala Dunia 2026, Isyaratkan Turnamen Terakhir37 menit yang lalu
- Laga Piala Dunia 2026 di Meksiko Diprediksi Lebih Lamban, Ini Penjelasannya1 jam yang lalu
- Jadwal, Hasil, dan Klasemen Grup D Piala Dunia 20269 jam yang lalu
- Piala Dunia 2026 Jadi Ajang Unjuk Ketangguhan Para Pemain Veteran11 jam yang lalu
- Teka-teki Neymar Jelang Piala Dunia 202615 jam yang lalu
- Kerendahan Hati Carlo Ancelotti yang Mirip Cristiano Ronaldo15 jam yang lalu
- Takumi Minamino dan Takehiro Tomiyasu Siap Bela Jepang di Piala Dunia 202615 jam yang lalu
- Harry Kane Tak Khawatir Cuaca Terik di Piala Dunia 2026: Sudah Biasa Tuh15 jam yang lalu
- Lamine Yamal Siap Dimainkan Timnas Spanyol di Piala Dunia 202615 jam yang lalu
- Thomas Tuchel Sambut Positif Kepindahan Anthony Gordon ke Barcelona15 jam yang lalu
- Update Timnas Argentina: Lionel Messi Siap Tampil di Laga Perdana Piala Dunia 202615 jam yang lalu
Lihat Selengkapnya
6 Fakta Night Shift for Cuties, Serial 8 Episode Sekaligus Surat Cinta untuk Penggemar K-Pop
Night Shift for Cuties menampilkan girl group K-Pop fiktif. Pemerannya ada yang benar-benar dari Korea Selatan.
OlehRatnaning AsihDiterbitkan 09 Juni 2026, 09:00 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarNight Shift for Cuties. (dok Netflix)
Setelah terpilih, para member Purple Tea asal Korea Selatan datang ke Indonesia untuk mempelajari koreografi, lagu, juga mengikuti proses reading. Proses ini berlangsung sekitar satu bulan.
Lagu-lagu Purple Tea dibuat oleh Kenny Gabriel dan Monica Eva Sancti (Moneva), sementara koreografinya ditangani oleh Chemmy.
4. Chemistry Shenina – NadyaPerbesarNight Shift for Cuties. (dok Netflix)
Sebelum jadi lawan main di Night Shift for Cuties, Shenina Cinnamon dan Nadya Syarifa sudah pernah bertemu, tapi dalam posisi yang berbeda. “Pernah ketemu juga di Netflix, tapi waktu itu dia menginterview aku. Terus aku mikir, ‘Ini kan yang terkenal itu’,” kata Shenina sambil tertawa.
Ia juga menyebut bahwa chemistry keduanya terjalin secara natural. “Seiring berjalannya waktu kita nyambung, bahkan sampai sekarang kita masih bareng,” istri Angga Yunanda ini menambahkan.
5. Debut Akting Layar Lebar Nadya Syarifa
Meski selama ini dikenal sebagai penyanyi, kreator konten dengan akun @sailormoney, Nadya Syarifa sebenarnya pernah menjajal dunia akting di teater sekolah. Night Shift for Cuties merupakan debut aktingnya.
“Project pertama, nyemplung banget, syuting yang cukup lama karena delapan episode,” kata Nadya.
6. Pujian Shenina untuk Nadya
Meski pengalamannya di dunia akting jauh melebihi Nadya Syarifa, Shenina mengaku terpukau dengan performa sang lawan main. “Dia kan baru debut di akting…tapi parah, sih. Dia keren banget,” kata Shenina. Ia menambahkan, “Nadia kayak enggak debut.”
Di sisi lain, Shenina juga banyak belajar, terutama mendalami dunia K-Pop dari Nadya. “Aku bisa belajat banyak soal K-Pop, juga fangirling seperti apa, langsung dari suhunya. Dari Nadya,” jelasnya.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Show AllRatnaning Asih, Wayan DianantoTim RedaksiShareCopy LinkBatalkan
Pentas Bola Dunia 2026
- Thomas Tuchel Ungkap Kondisi Bukayo Saka Jelang Piala Dunia 2026, Inggris Tak Mau Ambil Risiko14 menit yang lalu
- Inggris Punya Banyak Senjata, Tak Bergantung pada Harry Kane35 menit yang lalu
- Edin Dzeko Nikmati Peran sebagai Kapten Bosnia di Piala Dunia 2026, Isyaratkan Turnamen Terakhir57 menit yang lalu
- Laga Piala Dunia 2026 di Meksiko Diprediksi Lebih Lamban, Ini Penjelasannya1 jam yang lalu
- Jadwal, Hasil, dan Klasemen Grup D Piala Dunia 202610 jam yang lalu
- Piala Dunia 2026 Jadi Ajang Unjuk Ketangguhan Para Pemain Veteran11 jam yang lalu
- Teka-teki Neymar Jelang Piala Dunia 202615 jam yang lalu
- Kerendahan Hati Carlo Ancelotti yang Mirip Cristiano Ronaldo15 jam yang lalu
- Takumi Minamino dan Takehiro Tomiyasu Siap Bela Jepang di Piala Dunia 202615 jam yang lalu
- Harry Kane Tak Khawatir Cuaca Terik di Piala Dunia 2026: Sudah Biasa Tuh16 jam yang lalu
- Lamine Yamal Siap Dimainkan Timnas Spanyol di Piala Dunia 202616 jam yang lalu
- Thomas Tuchel Sambut Positif Kepindahan Anthony Gordon ke Barcelona16 jam yang lalu
Lihat Selengkapnya
6 Fakta Night Shift for Cuties, Serial 8 Episode Sekaligus Surat Cinta untuk Penggemar K-Pop
Night Shift for Cuties menampilkan girl group K-Pop fiktif. Pemerannya ada yang benar-benar dari Korea Selatan.
OlehRatnaning AsihDiterbitkan 09 Juni 2026, 09:00 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarNight Shift for Cuties. (dok Netflix)
Liputan6.com, Jakarta – Dunia penggemar K-Pop yang penuh warna, kini hadir dalam bentuk serial Netflix bertajuk Night Shift for Cuties, yang kini sudah tayang secara global. Dalam konferensi pers yang dihelat di M Bloc Space beberapa waktu lalu, sutradara Monica Vanesa Tedja mengungkap bahwa serial ini adalah surat cintanya untuk para penggemar K-Pop.
“Di sini kami memilih bentuk penggemar yang mempunyai mimpi ingin menonton idolanya yang sudah menginspirasi dia dan memberikan gairah hidup yang baru. Serial ini seperti bawang, yang tampak sederhana tapi semakin dikupas semakin kita dibuat menangis; ada banyak layer emosi di serial ini. Kami ingin sekali penonton bisa merasakan seluruh emosi mereka dan menjadi diri mereka sendiri,” kata sineas yang akrab dengan panggilan Mica tersebut.
Dalam kesempatan ini, para sineas dan juga dua bintang Night Shift for Cuties, Shenina Cinnamon dan Nadya Syarifa, mengungkap sejumlah cerita menarik di balik serial ini. Apa saja?
1. Delapan Episode, Enam Lagu
Night Shift fot Cuties memiliki delapan episode, yang masing-masing tajuknya diberi judul sesuai soundtrack dalam serial ini. Yakni “B-B-Believe It,” “Goodbye, Badbye”, “Goodbye, Badbye (Remix),” “Jelly”, “Life Like Lies”, dan “Obsesh Wit U”. Dua episode lain diberi tajuk “Jelly Part 2” dan “B-B-Believe It (Reprise)”.
Produser Kevin Ryan Himawan mengungkap lirik dalam lagu-lagu ini ada hubungannya dengan cerita. “Tapi secara album juga bisa berdiri sendiri,” kata dia.
2. Member Purple Tea dan Indonesia dan Korea SelatanPerbesarNight Shift for Cuties. (dok Netflix)
Dalam production notes serial ini, Mica menegaskan pihaknya tak ingin membuat Purple Tea hanya sekadar “tempelan. “Mereka harus terasa hidup, punya karakter, punya perjalanan, bahkan punya hubungan dengan penggemarnya,” kata dia.
Karenanya, keempat member Purple Tea dipilih dengan seksama berdasarkan pertimbangan kemampuan koreografi dan vokal. Akhirnya, dipilih tiga calon aktor dari Korea Selatan, dan satu dari Indonesia. Mereka adalah Gabrielle Novangeline (Boki), Ryou Jay Hyun (Hyun), Kim Ye Jin (So Yoon), dan Baek So Ra (Ae Cha).
3. Latihan di Indonesia
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Lanjut Baca:
Setelah terpilih, para member Purple Tea asal Korea Selatan datang ke Indonesia untuk mempelajari koreografi, lagu, juga mengikuti proses reading. Proses ini berlangsung sekitar satu bulan.
Lagu-lagu Purple Tea dibuat oleh Kenny Gabriel dan Monica Eva Sancti (Moneva), sementara koreografinya ditangani oleh Chemmy.
Show AllRatnaning Asih, Wayan DianantoTim RedaksiShareCopy LinkBatalkan
Pentas Bola Dunia 2026
- Thomas Tuchel Ungkap Kondisi Bukayo Saka Jelang Piala Dunia 2026, Inggris Tak Mau Ambil Risiko14 menit yang lalu
- Inggris Punya Banyak Senjata, Tak Bergantung pada Harry Kane35 menit yang lalu
- Edin Dzeko Nikmati Peran sebagai Kapten Bosnia di Piala Dunia 2026, Isyaratkan Turnamen Terakhir57 menit yang lalu
- Laga Piala Dunia 2026 di Meksiko Diprediksi Lebih Lamban, Ini Penjelasannya1 jam yang lalu
- Jadwal, Hasil, dan Klasemen Grup D Piala Dunia 202610 jam yang lalu
- Piala Dunia 2026 Jadi Ajang Unjuk Ketangguhan Para Pemain Veteran11 jam yang lalu
- Teka-teki Neymar Jelang Piala Dunia 202615 jam yang lalu
- Kerendahan Hati Carlo Ancelotti yang Mirip Cristiano Ronaldo15 jam yang lalu
- Takumi Minamino dan Takehiro Tomiyasu Siap Bela Jepang di Piala Dunia 202615 jam yang lalu
- Harry Kane Tak Khawatir Cuaca Terik di Piala Dunia 2026: Sudah Biasa Tuh16 jam yang lalu
- Lamine Yamal Siap Dimainkan Timnas Spanyol di Piala Dunia 202616 jam yang lalu
- Thomas Tuchel Sambut Positif Kepindahan Anthony Gordon ke Barcelona16 jam yang lalu
Lihat Selengkapnya
6 Fakta Night Shift for Cuties, Serial 8 Episode Sekaligus Surat Cinta untuk Penggemar K-Pop
Night Shift for Cuties menampilkan girl group K-Pop fiktif. Pemerannya ada yang benar-benar dari Korea Selatan.
OlehRatnaning AsihDiterbitkan 09 Juni 2026, 09:00 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarNight Shift for Cuties. (dok Netflix)
Liputan6.com, Jakarta – Dunia penggemar K-Pop yang penuh warna, kini hadir dalam bentuk serial Netflix bertajuk Night Shift for Cuties, yang kini sudah tayang secara global. Dalam konferensi pers yang dihelat di M Bloc Space beberapa waktu lalu, sutradara Monica Vanesa Tedja mengungkap bahwa serial ini adalah surat cintanya untuk para penggemar K-Pop.
“Di sini kami memilih bentuk penggemar yang mempunyai mimpi ingin menonton idolanya yang sudah menginspirasi dia dan memberikan gairah hidup yang baru. Serial ini seperti bawang, yang tampak sederhana tapi semakin dikupas semakin kita dibuat menangis; ada banyak layer emosi di serial ini. Kami ingin sekali penonton bisa merasakan seluruh emosi mereka dan menjadi diri mereka sendiri,” kata sineas yang akrab dengan panggilan Mica tersebut.
Dalam kesempatan ini, para sineas dan juga dua bintang Night Shift for Cuties, Shenina Cinnamon dan Nadya Syarifa, mengungkap sejumlah cerita menarik di balik serial ini. Apa saja?
1. Delapan Episode, Enam Lagu
Night Shift fot Cuties memiliki delapan episode, yang masing-masing tajuknya diberi judul sesuai soundtrack dalam serial ini. Yakni “B-B-Believe It,” “Goodbye, Badbye”, “Goodbye, Badbye (Remix),” “Jelly”, “Life Like Lies”, dan “Obsesh Wit U”. Dua episode lain diberi tajuk “Jelly Part 2” dan “B-B-Believe It (Reprise)”.
Produser Kevin Ryan Himawan mengungkap lirik dalam lagu-lagu ini ada hubungannya dengan cerita. “Tapi secara album juga bisa berdiri sendiri,” kata dia.
2. Member Purple Tea dan Indonesia dan Korea SelatanPerbesarNight Shift for Cuties. (dok Netflix)
Dalam production notes serial ini, Mica menegaskan pihaknya tak ingin membuat Purple Tea hanya sekadar “tempelan. “Mereka harus terasa hidup, punya karakter, punya perjalanan, bahkan punya hubungan dengan penggemarnya,” kata dia.
Karenanya, keempat member Purple Tea dipilih dengan seksama berdasarkan pertimbangan kemampuan koreografi dan vokal. Akhirnya, dipilih tiga calon aktor dari Korea Selatan, dan satu dari Indonesia. Mereka adalah Gabrielle Novangeline (Boki), Ryou Jay Hyun (Hyun), Kim Ye Jin (So Yoon), dan Baek So Ra (Ae Cha).
3. Latihan di Indonesia
Setelah terpilih, para member Purple Tea asal Korea Selatan datang ke Indonesia untuk mempelajari koreografi, lagu, juga mengikuti proses reading. Proses ini berlangsung sekitar satu bulan.
Lagu-lagu Purple Tea dibuat oleh Kenny Gabriel dan Monica Eva Sancti (Moneva), sementara koreografinya ditangani oleh Chemmy.
4. Chemistry Shenina – NadyaPerbesarNight Shift for Cuties. (dok Netflix)
Sebelum jadi lawan main di Night Shift for Cuties, Shenina Cinnamon dan Nadya Syarifa sudah pernah bertemu, tapi dalam posisi yang berbeda. “Pernah ketemu juga di Netflix, tapi waktu itu dia menginterview aku. Terus aku mikir, ‘Ini kan yang terkenal itu’,” kata Shenina sambil tertawa.
Ia juga menyebut bahwa chemistry keduanya terjalin secara natural. “Seiring berjalannya waktu kita nyambung, bahkan sampai sekarang kita masih bareng,” istri Angga Yunanda ini menambahkan.
5. Debut Akting Layar Lebar Nadya Syarifa
Meski selama ini dikenal sebagai penyanyi, kreator konten dengan akun @sailormoney, Nadya Syarifa sebenarnya pernah menjajal dunia akting di teater sekolah. Night Shift for Cuties merupakan debut aktingnya.
“Project pertama, nyemplung banget, syuting yang cukup lama karena delapan episode,” kata Nadya.
6. Pujian Shenina untuk Nadya
Meski pengalamannya di dunia akting jauh melebihi Nadya Syarifa, Shenina mengaku terpukau dengan performa sang lawan main. “Dia kan baru debut di akting…tapi parah, sih. Dia keren banget,” kata Shenina. Ia menambahkan, “Nadia kayak enggak debut.”
Di sisi lain, Shenina juga banyak belajar, terutama mendalami dunia K-Pop dari Nadya. “Aku bisa belajat banyak soal K-Pop, juga fangirling seperti apa, langsung dari suhunya. Dari Nadya,” jelasnya.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Show AllRatnaning Asih, Wayan DianantoTim RedaksiShareCopy LinkBatalkan
Pentas Bola Dunia 2026
- Thomas Tuchel Ungkap Kondisi Bukayo Saka Jelang Piala Dunia 2026, Inggris Tak Mau Ambil Risiko14 menit yang lalu
- Inggris Punya Banyak Senjata, Tak Bergantung pada Harry Kane35 menit yang lalu
- Edin Dzeko Nikmati Peran sebagai Kapten Bosnia di Piala Dunia 2026, Isyaratkan Turnamen Terakhir57 menit yang lalu
- Laga Piala Dunia 2026 di Meksiko Diprediksi Lebih Lamban, Ini Penjelasannya1 jam yang lalu
- Jadwal, Hasil, dan Klasemen Grup D Piala Dunia 202610 jam yang lalu
- Piala Dunia 2026 Jadi Ajang Unjuk Ketangguhan Para Pemain Veteran11 jam yang lalu
- Teka-teki Neymar Jelang Piala Dunia 202615 jam yang lalu
- Kerendahan Hati Carlo Ancelotti yang Mirip Cristiano Ronaldo15 jam yang lalu
- Takumi Minamino dan Takehiro Tomiyasu Siap Bela Jepang di Piala Dunia 202615 jam yang lalu
- Harry Kane Tak Khawatir Cuaca Terik di Piala Dunia 2026: Sudah Biasa Tuh16 jam yang lalu
- Lamine Yamal Siap Dimainkan Timnas Spanyol di Piala Dunia 202616 jam yang lalu
- Thomas Tuchel Sambut Positif Kepindahan Anthony Gordon ke Barcelona16 jam yang lalu
Lihat Selengkapnya





