Bacaleg PAW Eretan Kulon: Karnoto Naik Cator, Jaga Semangat Kebersamaan

Indramayu3 Dilihat

DermayuMagz.com – Suasana penuh semangat kebersamaan mewarnai proses pendaftaran Bakal Calon Kuwu (Bacalwu) Pengganti Antar Waktu (PAW) Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu. Karnoto, salah seorang tokoh masyarakat yang turut serta dalam proses ini, secara khusus mengajak seluruh warga Eretan Kulon untuk senantiasa menjaga semangat gotong royong.

Ajakan tersebut disampaikan Karnoto dengan cara yang unik, yakni dengan menaiki cator (kendaraan roda tiga yang biasa digunakan untuk mengangkut barang atau penumpang) saat mendaftarkan diri sebagai Bacalwu PAW. Langkah ini bukan sekadar simbolis, melainkan representasi dari semangat kesederhanaan dan kedekatan dengan rakyat yang ingin ia bawa.

Karnoto menekankan bahwa pemilihan Kuwu PAW ini merupakan momentum penting bagi Desa Eretan Kulon. Ia berharap agar seluruh tahapan proses pendaftaran hingga pemilihan berjalan lancar dan damai. Semangat kebersamaan yang telah menjadi ciri khas warga Eretan Kulon harus terus dipupuk.

Lebih lanjut, Karnoto menggarisbawahi pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan di antara warga. Perbedaan pandangan dalam proses demokrasi adalah hal yang wajar, namun hal tersebut tidak boleh sampai memecah belah tali silaturahmi antarwarga. Saling menghormati dan mengutamakan kepentingan bersama adalah kunci utama.

Beliau juga berpesan agar para kandidat Bacalwu PAW dapat menunjukkan visi dan misi yang jelas demi kemajuan Desa Eretan Kulon. Program-program yang ditawarkan hendaknya realistis dan mampu menjawab berbagai tantangan yang dihadapi desa saat ini.

Proses pendaftaran Bacalwu PAW Desa Eretan Kulon ini sendiri diikuti oleh beberapa calon. Antusiasme warga terlihat cukup tinggi, menunjukkan kepedulian mereka terhadap masa depan desa.

Karnoto, dengan latar belakangnya sebagai warga yang aktif di masyarakat, merasa terpanggil untuk berkontribusi lebih. Pemilihan Kuwu PAW ini menjadi wadah baginya untuk mewujudkan gagasan-gagasan demi perbaikan desa.

Ia meyakini bahwa dengan semangat kebersamaan yang kuat, Desa Eretan Kulon dapat menghadapi berbagai persoalan dan meraih kemajuan yang lebih pesat. Kolaborasi antara pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat adalah pondasi yang kokoh.

Saat ditanya mengenai motivasinya menaiki cator, Karnoto tersenyum. “Ini adalah cara saya untuk mengingatkan diri sendiri dan juga warga tentang akar kita. Kita berasal dari rakyat, dan insya Allah akan selalu berjuang untuk rakyat,” ujarnya.

Langkah Karnoto ini diapresiasi oleh sebagian warga yang melihatnya sebagai bentuk kerendahan hati dan kedekatan emosional. Hal ini diharapkan dapat menular kepada kandidat lain untuk menunjukkan sikap yang serupa.

Proses pendaftaran ini merupakan awal dari serangkaian tahapan yang akan dilalui hingga terpilihnya Kuwu PAW yang baru. Panitia pemilihan telah dibentuk dan bertugas memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Karnoto juga mengingatkan agar seluruh proses ini dijadikan ajang silaturahmi dan pembelajaran politik yang sehat bagi seluruh warga Eretan Kulon. Hindari segala bentuk black campaign atau ujaran kebencian yang dapat merusak tatanan sosial.

Ia berharap agar Kuwu PAW yang terpilih nantinya dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya. Kepemimpinan yang adil, transparan, dan akuntabel sangat dibutuhkan demi kemajuan desa.

Semangat kebersamaan yang digaungkan Karnoto bukan sekadar slogan, melainkan sebuah ajakan konkret untuk berperan aktif dalam setiap proses pembangunan desa. Partisipasi warga adalah aset terbesar yang dimiliki Desa Eretan Kulon.

Dengan terpilihnya Kuwu PAW, diharapkan roda pemerintahan desa dapat kembali berjalan optimal. Berbagai program pembangunan dan pelayanan masyarakat dapat terus digulirkan demi kesejahteraan seluruh warga Eretan Kulon.

Karnoto menutup pernyataannya dengan harapan agar seluruh warga Eretan Kulon dapat bersatu padu, memberikan dukungan penuh kepada kandidat yang terpilih, dan bersama-sama membangun desa yang lebih baik lagi.