DermayuMagz.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI kini membuka peluang bagi calon investor untuk melirik aset-aset perusahaan yang berpotensi dijadikan lokasi bisnis. Inisiatif ini diwujudkan melalui peluncuran aplikasi “Space by KAI”.
Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha KAI, Rafli Yandra, menjelaskan bahwa KAI memiliki berbagai aset yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan bisnis, yang selama ini mungkin belum banyak diketahui oleh publik.
“Memang belum banyak yang mengetahui titik-titik yang mana yang paling bagus buat sisi bisnis di kita,” ujar Rafli saat Peluncuran Space by KAI di Hotel Raffles Jakarta pada Rabu, 10 Juni 2026.
Aplikasi Space by KAI dirancang sebagai platform digital yang mempermudah calon mitra investor untuk melihat dan menjajaki peluang bisnis dari aset KAI. Berbagai jenis aset ditawarkan, mulai dari lahan kosong, bangunan bersejarah (heritage), hingga ruang komersial di stasiun.
“Kalau kita lihat banyak sekali yang dimiliki oleh KAI, mulai dari stasiun, kawasan transit, ada ruang komersial, kemudian ada juga lahan-lahan kosong dan bangunan, terutama bangunan-bangunan heritage, hingga berbagai ruangan lain yang sepertinya banyak menyimpan potensi besar untuk tumbuh menjadi peluang bisnis kita bersama,” papar Rafli.
Melalui aplikasi ini, calon investor dapat melakukan penelusuran lokasi dan titik strategis yang ditawarkan oleh KAI. Ini bukan sekadar katalog aset, melainkan sebuah pintu awal kemitraan yang memungkinkan pelaku usaha untuk memahami potensi bisnis dan memulai langkah kerja sama dengan KAI secara lebih sederhana.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menambahkan bahwa Space by KAI dikembangkan untuk memberikan akses informasi aset yang lebih cepat, lengkap, dan transparan kepada calon investor.
“Melalui space.kai.id, calon investor maupun mitra bisnis dapat melihat langsung berbagai peluang pemanfaatan aset KAI yang tersedia. Informasi yang disajikan lebih lengkap dan mudah diakses sehingga membantu proses identifikasi peluang usaha maupun penjajakan kerja sama sejak tahap awal,” kata Anne dalam keterangan resminya.
KAI mengelola beragam aset yang berpotensi untuk kegiatan usaha. Aset-aset tersebut meliputi lahan, bangunan, ruang usaha di stasiun, rumah perusahaan, media iklan, hingga aset pendukung operasional perkeretaapian lainnya.
Setiap aset yang ditampilkan dalam platform Space by KAI dilengkapi dengan informasi detail. Informasi tersebut mencakup lokasi, luas area, foto, deskripsi, status aset, serta berbagai data pendukung lainnya. Hal ini bertujuan agar calon mitra dapat memahami karakteristik aset yang diminati secara menyeluruh.
Platform ini juga dilengkapi dengan fitur pencarian digital dan visualisasi peta interaktif. Pengguna dapat menelusuri aset berdasarkan lokasi geografis atau kebutuhan bisnis spesifik yang mereka cari.
Sistem geotagging yang terintegrasi semakin mempermudah pengguna dalam memperoleh gambaran posisi aset yang akurat. Hal ini memungkinkan proses pencarian lokasi usaha menjadi lebih efektif dan efisien.
Lebih lanjut, Space by KAI telah terintegrasi dengan database aset perusahaan. Hal ini memastikan bahwa informasi yang ditampilkan selalu diperbarui secara cepat dan akurat, memberikan calon mitra informasi terkini mengenai aset yang tersedia untuk dimanfaatkan.
Selain menyediakan informasi aset yang komprehensif, platform ini juga dilengkapi dengan fitur direct contact. Fitur ini memungkinkan calon investor untuk berkomunikasi langsung dengan tim pemasaran aset KAI. Mereka dapat memperoleh penjelasan lebih lanjut mengenai peluang kerja sama atau proses pemanfaatan aset yang tersedia.
Pengembangan Space by KAI dilakukan secara bertahap. Saat ini, platform tersebut telah menyediakan katalog digital aset potensial KAI, fitur geolocation aset komersial, integrasi database aset perusahaan, serta integrasi dengan kai.id.
Ke depannya, KAI berencana untuk mengembangkan integrasi lebih lanjut dengan Access by KAI. Tujuannya adalah untuk memperluas eksposur aset kepada jutaan pengguna dalam ekosistem pelanggan KAI, sehingga potensi pemanfaatan aset perusahaan dapat semakin maksimal.






