Prabowo Cerita Pengalaman Tak Terduga Saat Naik Maung

News6 Dilihat

DermayuMagz.com – Presiden Prabowo Subianto membagikan pengalaman yang cukup unik terkait mobil taktis Maung buatan PT Pindad. Kendaraan yang kini menjadi salah satu tunggangan operasionalnya ini ternyata masih memiliki beberapa catatan perbaikan.

Secara terbuka, Prabowo menceritakan bahwa mobil Maung tersebut pernah mengalami kebocoran saat hujan deras. Kejadian ini bahkan terjadi ketika ia sedang beristirahat di dalam mobil.

“Suatu saat saya ini suka tidur di mobil ya. Saya suka tidur di mobil. Jadi satu saat saya lagi tidur di mobil, tahu-tahu karena hujan keras di luar saya tidur, tek-tek, saya bangun rupanya bocor,” ungkap Prabowo.

Menyadari adanya masalah tersebut, Prabowo segera mengambil tindakan. Ia memutuskan untuk mengirim kembali mobil Maung itu ke Pindad untuk dilakukan perbaikan pada bagian yang bocor.

Pengalaman tak terduga lainnya yang diungkapkan Prabowo adalah guncangan keras yang ia rasakan saat mengendarai mobil Maung melintasi jalur pegunungan. Ia menggambarkan sensasi tersebut dengan ungkapan “gledak-gledak”.

“Ya namanya baru. Aku kirim kembalilah ke ini kan buatan Pindad. Aku bilang, ‘Eh Pindad, tolonglah bocornya dikurangi gitu loh’,” ujarnya disambut tawa hadirin.

“Abis itu pakai mobil ya naik gunung, gledak-gledak. Tapi, ‘gledak’, enggak apa-apa,” sambung Prabowo, menunjukkan bahwa meskipun ada guncangan, mobil tersebut tetap dapat berfungsi.

Meskipun menghadapi beberapa kendala teknis ini, Prabowo menegaskan komitmennya untuk tetap menggunakan mobil Maung sebagai kendaraan operasional kepresidenan.

Keputusan ini didasari oleh semangat nasionalisme yang kuat dan keinginan untuk mendukung produk dalam negeri.

“Demi nasionalisme saya tetap pakai mobil ini,” tegas Prabowo.

Ia berpendapat bahwa sebagai seorang pemimpin negara, sangat penting untuk memberikan contoh kepada masyarakat dalam hal mencintai dan menggunakan produk buatan anak bangsa.

Prabowo juga menyatakan pemahamannya terhadap kekurangan yang masih ada pada mobil Maung. Ia menyadari bahwa produk tersebut masih tergolong baru, baru dikembangkan selama satu hingga dua tahun terakhir.

Oleh karena itu, menurutnya sangat wajar jika performa dan kualitasnya belum bisa menandingi pabrikan otomotif global yang telah memiliki pengalaman puluhan tahun.

“Saya pikir wah aku udah enggak bisa lagi nanya-nanya (harga mobil) seperti itu. Suka tidak suka karena saya Presiden saya harus kasih contoh, saya harus pakai mobil buatan anak-anak Indonesia,” tuturnya.

“Saya mengerti, ini kan mobil baru satu-dua tahun kita bangun, yang namanya suatu yang baru mungkin tidak sebagus kalau saya pakai BMW atau Mercedes ya kan,” pungkas Prabowo.

Pernyataan ini menggarisbawahi dukungan penuh Prabowo terhadap industri pertahanan dalam negeri, sambil tetap realistis mengenai tantangan yang dihadapi dalam pengembangan produk baru.