Ariana Ivy Borong Dua Penghargaan di Festival Bakat Asia Pasifik

showbiz4 Dilihat

DermayuMagz.com – Artis cilik Ariana Ivy sukses mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional dengan meraih dua penghargaan bergengsi.

Gadis berusia tujuh tahun ini berhasil menyabet penghargaan di ajang International Talent Festival Asia Pacific 2026 yang diselenggarakan di Genting Highlands, Malaysia.

Keberhasilan Ariana Ivy ini menjadi bukti nyata bahwa talenta muda Indonesia mampu bersaing di panggung dunia.

Ia berhasil mengungguli ratusan peserta berbakat lainnya yang berasal dari 40 negara berbeda. Kemenangan ini sekaligus membuktikan kualitas vokal dan penampilan panggung Ariana Ivy telah diakui secara global.

Pencapaian luar biasa ini turut mendapat apresiasi dari pemerintah Indonesia, khususnya Kementerian Ekonomi Kreatif.

Dadam Mahdar, perwakilan dari kementerian tersebut, menyatakan bahwa prestasi Ariana merupakan kemenangan besar bagi industri kreatif nasional.

“Prestasi Ariana sangat membanggakan. Di usia tujuh tahun, ia berhasil meraih juara pertama pada kategori usia 7–8 tahun dan juara ketiga pada kategori usia 7–12 tahun. Ini menunjukkan Indonesia memiliki generasi kreatif yang sangat potensial,” ujar Dadam Mahdar.

Ia menambahkan bahwa dukungan dari berbagai pihak, termasuk industri film dan musik, sangat penting untuk menjaga konsistensi karier para talenta muda.

Menurutnya, ekosistem yang sehat akan membantu anak-anak berprestasi seperti Ariana Ivy untuk terus berkembang dan berkarya.

“Salah satunya melalui kolaborasi dengan industri film dan musik yang dapat menjadi wadah bagi Ariana untuk terus berkarya dan menunjukkan kemampuan kepada publik,” jelas Dadam Mahdar.

Dalam kompetisi tersebut, Ariana Ivy menampilkan performa yang memukau dengan membawakan repertoar lagu dalam berbagai bahasa.

Penampilannya semakin memikat juri ketika ia berhasil memadukan unsur modern dengan identitas nasional di atas panggung.

Berbagai persiapan matang telah dilalui Ariana Ivy sebelum tampil di ajang internasional ini.

Ia menjalani serangkaian latihan vokal yang intensif, serta latihan olah gerak untuk memastikan setiap penampilannya memberikan hasil yang maksimal bagi para penonton.

“Ariana melakukan berbagai persiapan dari latihan vokal, latihan penampilan panggung, hingga pemanasan sebelum tampil,” ungkap Ariana Ivy mengenai persiapannya.

Keberhasilan Ariana Ivy ini tak lepas dari peran penting dan dukungan penuh dari sang ibunda, Nadia Sadeli, yang selalu mendampinginya.

Nadia Sadeli menceritakan bahwa minat Ariana Ivy terhadap dunia seni, khususnya bernyanyi, sudah terlihat sejak ia masih balita.

“Sebagai orang tua, saya selalu mendukung apa yang menjadi mimpi Ariana. Sejak kecil dia memiliki ketertarikan yang besar terhadap bernyanyi dan bahkan meminta sendiri untuk dicarikan guru vokal,” tutur Nadia Sadeli.

Sementara itu, aktor Kim Mu Yeol, yang saat ini tengah menjadi sorotan berkat perannya dalam drama Korea Teach You A Lesson, memiliki perjalanan karier yang penuh liku.

Debutnya di dunia akting dimulai dari panggung teater pada tahun 2002.

Kim Mu Yeol kemudian melebarkan sayapnya ke dunia pertelevisian pada tahun 2007 melalui drama Chosun Police Season 1.

Ia juga telah membintangi berbagai judul film dan drama, termasuk Il Ji-Mae: The Phantom Thief, The Scam, Finding Mr. Destiny, dan Eungyo.

Sebelum Teach You A Lesson, Kim Mu Yeol telah tampil dalam proyek-proyek populer seperti Juvenile Justice, Sweet Home 2 & 3, Queen Woo, serta film Ballerina dan The Roundup: Punishment.

Namun, perjalanan kariernya tidak selalu mulus. Pada tahun 2012, sebuah laporan mengungkapkan bahwa Kim Mu Yeol hidup di daerah kumuh dari tahun 2003 hingga 2009.

Agensinya kala itu menjelaskan bahwa Kim Mu Yeol menjadi tulang punggung keluarga sejak ayahnya jatuh sakit pada tahun 2002.

Sejak usia muda, Kim Mu Yeol bekerja sebagai buruh harian di pabrik dan juga sebagai petugas keamanan.

Ia juga diketahui menanggung utang untuk biaya pengobatan ayahnya.

Kondisi finansial yang sulit ini kemudian menimbulkan kontroversi ketika tiba saatnya bagi Kim Mu Yeol untuk menjalani wajib militer.

Pada tahun 2010, Kim Mu Yeol melaporkan kondisi kesehatannya yang ringan kepada pihak kemiliteran.

Meskipun demikian, ia tidak mendapatkan pengecualian wajib militer pada awalnya.

Namun, permohonan lain yang diajukan, yang menyatakan bahwa ia adalah satu-satunya pencari nafkah keluarga, akhirnya dikabulkan.

Pengecualian wajib militer Kim Mu Yeol ini menuai protes dari publik yang merasa keberatan jika masalah ekonomi menjadi alasan seseorang terbebas dari kewajiban tersebut.

Isu ini semakin membesar, dan akhirnya Kim Mu Yeol memutuskan untuk tetap menjalani wajib militer.

“Keputusan untuk menjalani wajib militer bukan karena saya mengakui kesalahan yang tidak saya lakukan, namun keinginan untuk lepas dari kesalahpahaman yang tidak saya inginkan,” ujar Kim Mu Yeol kala itu.