DermayuMagz.com – BYD, produsen kendaraan listrik terkemuka asal Tiongkok, kembali mengguncang pasar otomotif global dengan inovasi terbarunya. Kali ini, sorotan tertuju pada mobil sport listrik performa tinggi, Denza Z, yang akan segera dilengkapi dengan teknologi kemudi revolusioner: sistem steer-by-wire.
Teknologi ini menandai lompatan signifikan dalam desain dan fungsionalitas mobil, menghilangkan sepenuhnya kolom kemudi mekanis yang telah menjadi standar selama puluhan tahun. Dengan Denza Z, BYD menegaskan posisinya sebagai pelopor dalam adopsi teknologi mutakhir di segmen kendaraan listrik premium.
Informasi mengenai inovasi ini pertama kali terungkap melalui bocoran skema komponen di platform media sosial Weibo. Skema tersebut menampilkan detail sistem kemudi elektronik yang dikembangkan secara internal oleh Fudi Technology, divisi rekayasa BYD yang memang dikenal dengan kemampuannya mengembangkan solusi otomotif canggih.
Pengembangan sistem steer-by-wire ini menjadi salah satu nilai jual utama Denza Z. Teknologi ini tidak hanya meningkatkan presisi dan responsivitas kemudi, tetapi juga membuka peluang untuk efisiensi ruang yang lebih baik di dalam kabin, serta memberikan keleluasaan desain yang lebih besar bagi para insinyur.
Komponen inti dari sistem kemudi elektronik Denza Z dinamai Fudi POR8. Menariknya, konfigurasi yang diusung BYD sedikit berbeda dari solusi yang ditawarkan oleh pemasok komponen otomotif global ternama. BYD memilih pendekatan satu motor dengan satu lilitan pada poros roda depan.
Desain yang unik ini diklaim mampu mengatasi masalah panas berlebih yang sering terjadi pada sistem serupa, sekaligus mengoptimalkan penggunaan ruang di area suspensi depan. Seluruh sistem ini terintegrasi secara mulus dengan platform E³, yang bertindak sebagai pusat kendali bagi berbagai fungsi dinamis kendaraan.
Keunggulan utama dari teknologi steer-by-wire adalah akurasi dan kecepatan responsnya. Sistem Fudi POR8 dikabarkan mampu mencapai tingkat presisi hingga 0,1 derajat, memberikan pengalaman berkendara yang sangat tajam dan terkontrol. Respons kemudi diklaim tiga kali lebih cepat dibandingkan dengan sistem kemudi mekanis konvensional, memungkinkan pengemudi untuk bereaksi secara instan terhadap kondisi jalan.
Namun, kecanggihan Denza Z tidak berhenti di situ. Mobil sport listrik ini juga dilengkapi dengan dua motor kemudi independen pada poros roda belakang. Kombinasi tiga motor kemudi (depan dan belakang) ini memungkinkan roda belakang untuk berbelok hingga sudut 20 derajat.
Kemampuan ini secara drastis mengurangi radius putar Denza Z, yang hanya mencapai 4,62 meter. Hasilnya, mobil sport bertenaga besar ini mampu bermanuver dengan lincah, bahkan dalam kondisi lalu lintas padat atau saat melintasi area yang sempit, menjadikannya lebih praktis untuk penggunaan sehari-hari meskipun memiliki performa tinggi.
Di Bawah Pengawasan Controller E³
Keamanan merupakan aspek krusial dalam pengembangan teknologi kemudi elektronik. BYD menyadari hal ini dan membekali sistem steer-by-wire POR8 pada Denza Z dengan enam lapis redundansi. Hal ini memastikan sistem tetap beroperasi dengan aman bahkan jika terjadi kegagalan pada salah satu komponennya.
Sistem ini dilengkapi dengan dua chip kontrol utama yang beroperasi secara independen. Pasokan daya juga dirancang dengan cermat, memisahkan sistem daya 12 volt dan 48 volt untuk meningkatkan keandalan. Selain itu, enam sensor dipasang untuk memantau posisi motor secara real-time, memastikan setiap gerakan kemudi terekam dengan akurat.
Untuk menjamin akurasi dan keandalan, sensor torsi dan sensor sudut kemudi juga dibuat ganda. Sistem operasi yang digunakan pun didesain dengan tingkat redundansi yang tinggi. Seluruh komponen ini berada di bawah pengawasan ketat dari domain controller E³.
Controller E³ memiliki kemampuan untuk mengambil alih kendali secara otomatis jika terdeteksi adanya gangguan atau anomali pada sistem kemudi, memberikan lapisan keamanan tambahan bagi pengemudi dan penumpang.
Saat ini, teknologi steer-by-wire ini direncanakan untuk diterapkan secara eksklusif pada lini mobil sport premium BYD, dengan Denza Z sebagai model perintis. Kehadiran Denza Z juga menandai ambisi BYD untuk mendominasi segmen kendaraan listrik berperforma tinggi.
Sebelumnya, Denza Z telah menjalani uji coba intensif di Sirkuit Nürburgring, Jerman, salah satu lintasan balap paling menantang di dunia. Hasil uji coba menunjukkan potensi performa yang luar biasa, dengan klaim tenaga yang dapat mencapai hingga 1.582 hp.
Peluncuran resmi Denza Z dijadwalkan pada Juli 2026. Momen peluncuran ini bertepatan dengan pemberlakuan regulasi baru dari pemerintah Tiongkok yang mengatur standar sistem steer-by-wire untuk kendaraan bermotor, menunjukkan kesiapan BYD dalam mengikuti dan bahkan memimpin tren regulasi industri.
Di sisi lain, peluncuran Denza Z hadir di tengah tren pertumbuhan penjualan yang mengesankan dari merek Denza di pasar domestik Tiongkok. Data dari China EV DataTracker menunjukkan peningkatan penjualan yang signifikan dari bulan ke bulan.
Penjualan Denza melonjak dari 5.351 unit pada Februari menjadi 6.762 unit di Maret. Tren positif ini berlanjut pada April dengan angka penjualan mencapai 10.638 unit. Puncak pencapaian terjadi pada Mei 2026, di mana Denza berhasil menjual 15.620 unit, naik 46,8 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Dengan performa penjualan yang solid ini, Denza berhasil menguasai sekitar 1 persen pangsa pasar kendaraan di Tiongkok, sebuah pencapaian yang patut diapresiasi mengingat persaingan yang ketat di pasar otomotif terbesar di dunia tersebut.






