Peserta Jakarta Summer Camp 2026 Tampilkan Kisah The Addams Family

showbiz4 Dilihat

DermayuMagz.com – Panggung teater musikal di Jakarta kembali diramaikan dengan gelaran akbar Jakarta Summer Camp 2026. Kali ini, para talenta muda menampilkan kebolehan mereka dengan membawakan kisah ikonik dari keluarga paling unik di dunia perfilman, yaitu The Addams Family. Pertunjukan yang digelar di Beacon Academy Theatre, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Sabtu (4/7/2026) ini sukses memukau penonton.

Sebanyak 16 peserta, yang usianya berkisar antara 9 hingga 17 tahun, unjuk gigi dalam acara Finale Mainstage Jakarta Summer Camp 2026. Mereka menunjukkan kemampuan akting, vokal, dan tari yang diasah selama enam hari penuh pelatihan intensif. Panggung pun disulap menjadi dunia penuh nuansa misterius namun tetap ceria, khas keluarga Addams yang melegenda.

Adit Marciano, selaku Direktur Artistik sekaligus Co-Founder Camp Broadway Indonesia, mengungkapkan bahwa program ini dirancang sebagai wadah penting bagi para peserta. Lebih dari sekadar pelatihan, acara ini menjadi sarana berbagi pengalaman dan pendewasaan diri melalui seni pertunjukan.

“Hari ini kami berbincang bersama, sharing pengalaman kita selama enam hari ke belakang seperti apa, dan juga sedikit latar belakang dari Camp Broadway Indonesia dan Broadway Educational Alliance (BEA) serta Asapentas Mahakarya,” ujar Adit Marciano dalam sesi jumpa pers yang berlangsung di lokasi acara, Sabtu (4/7/2026).

Kehadiran seniman teater musikal Indonesia, Erika Prihadi dan Robertus Darren Radyan, yang memerankan karakter Wednesday dan Gomez Addams, turut menambah semarak pertunjukan. Kolaborasi dengan aktor profesional ini memberikan pengalaman berharga bagi para peserta muda, seolah membawa mereka merasakan atmosfer panggung Broadway sesungguhnya.

Di balik layar, kesuksesan pementasan ini juga tak lepas dari peran sentral Christine Bandel, seorang sutradara dan koreografer ternama dari Broadway, Amerika Serikat. Ini merupakan kali keempat Christine terlibat dalam Camp Broadway Indonesia, dan ia menyampaikan rasa bangganya dapat kembali berbagi ilmu dan pengalaman dengan generasi muda Indonesia.

“Saya merasa sangat terhormat bisa kembali ke sini. Ini adalah tahun keempat saya kembali ke Camp Broadway Indonesia Mainstage. Merupakan sebuah kebahagiaan bisa membawa pengalaman saya dari panggung Broadway ke sini,” ungkap Christine dengan penuh antusias.

Selain aspek akting dan vokal, para peserta juga mendapatkan pelatihan mendalam mengenai seluk-beluk produksi teater musikal. Mereka diajak mendalami berbagai elemen penting, mulai dari koreografi yang dinamis hingga operasional di balik layar. Sesi lokakarya tata rias dan pembuatan kostum juga menjadi bagian integral dari kurikulum, memberikan pemahaman komprehensif tentang proses kreatif sebuah pertunjukan.

Aspek musikalitas dalam pertunjukan ini semakin diperkaya dengan kehadiran Music Director Robby Stamper. Pengalamannya yang pernah terlibat dalam berbagai produksi di Walt Disney World menjadi nilai tambah yang signifikan. Robby menyatakan rasa syukurnya atas kesempatan pertama kali mengajar di Indonesia.

“Saya merasa sangat beruntung bisa berkeliling dunia dan membawa pengalaman serta pengetahuan saya ke sini. Terima kasih kepada Adit yang telah mengundang saya. Ini adalah pertama kalinya saya melakukan perjalanan ke luar negeri untuk mengajar,” ujar Robby.

Jakarta Summer Camp 2026 tidak hanya berfokus pada pengembangan bakat akting dan vokal para pesertanya. Program ini juga dirancang untuk menjadi arena eksplorasi potensi diri, di mana anak-anak usia 9 hingga 17 tahun didorong untuk mencoba hal-hal baru dalam dunia seni pertunjukan.

“Salah satu keunggulan program kami adalah tidak hanya memberikan wadah untuk anak usia 9-17 tahun berkarya, tapi ini tempat anak-anak mencoba hal baru,” jelas Adit Marciano.

Lebih lanjut, Adit menambahkan bahwa inisiatif dari Asapentas Mahakarya Academy ini juga membuka pintu bagi para alumni untuk terus berkontribusi. Melalui program magang atau apprenticeship, alumni dapat terlibat dalam tim produksi, merasakan langsung berbagai profesi krusial di balik layar panggung teater.

“Ini adalah inisiasi Asapentas Mahakarya Academy untuk memberi tantangan baru karena kami tidak hanya memberi exposure di atas panggung sebagai aktor, tapi juga peran krusial di belakang panggung seperti produser, stage crew, lighting crew, hingga sutradara,” pungkas Adit.