DermayuMagz.com – Desainer kenamaan Lenny Hartono kembali mengukir jejaknya di dunia fesyen dengan peragaan busana yang memukau di Denpasar Festival (Denfest) ke-18 tahun 2025.
Lenny Hartono mempresentasikan sebuah koleksi yang sarat akan semangat, menampilkan kain endek Bali yang kaya akan warna cerah dan penuh energi.
Koleksi ini tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga membawa pesan optimisme yang kuat, serta harapan untuk menyambut tahun 2026.
Melalui sentuhan kreatifnya yang khas, Lenny Hartono berhasil mengangkat kain endek, sebuah warisan budaya Bali, menjadi busana modern yang dinamis.
Desain-desain yang dihadirkan tetap mempertahankan nilai-nilai tradisi, namun dikemas dengan gaya kontemporer yang segar.
Perpaduan warna-warna berani seperti merah, oranye, kuning, hijau, dan ungu menciptakan nuansa yang ceria dan hidup.
Warna-warna ini dipilih secara sengaja untuk merefleksikan semangat kebangkitan dan energi positif yang diharapkan akan mengalir di masa depan.
Acara peragaan busana ini turut disaksikan oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Sagung Antari Jaya Negara, serta Ketua GOW Kota Denpasar, Ayu Kristi Arya Wibawa.
Para tamu undangan lainnya juga turut hadir memberikan apresiasi terhadap karya Lenny Hartono.
Dalam peragaan tersebut, Lenny Hartono melibatkan 11 model remaja yang merupakan bagian dari Lenny Hartono Management.
Para model ini dengan apik membawakan busana-busana indah di atas panggung megah Denfest, menambah semarak perhelatan tersebut.
Lenny Hartono mengungkapkan bahwa koleksi ini merupakan wujud dari rasa optimisme dan semangat baru yang ingin ia sampaikan.
“Melalui koleksi ini, saya ingin menyampaikan rasa optimisme dan semangat baru,” ujar Lenny Hartono pada Selasa, 23 Desember 2025.
Ia menambahkan bahwa warna-warna cerah yang mendominasi koleksinya adalah representasi dari harapan.
Harapan ini tertuju pada langkah menyongsong tahun 2026 yang penuh keyakinan, keberanian, dan energi positif.
Penampilan Lenny Hartono di Denfest ke-18 ini menjadi bukti nyata bahwa kain tradisional seperti endek memiliki potensi besar untuk terus berkembang.
Kain endek terbukti mampu beradaptasi dan tetap relevan di kancah fesyen modern saat ini.
Lebih dari sekadar busana, koleksi ini juga berfungsi sebagai medium untuk menyuarakan pesan budaya yang mendalam.
Selain itu, koleksi ini juga merayakan kebahagiaan dan visi masa depan yang penuh harapan.
Dengan demikian, Lenny Hartono tidak hanya menghadirkan rangkaian busana yang indah.
Ia juga mempersembahkan sebuah perayaan atas semangat hidup, kreativitas yang tak terbatas, dan optimisme yang membara.
Baca juga di sini: Real Madrid Dibantai Barcelona 0-4 di Kandang Sendiri
Semua itu menjadi bekal berharga dalam menyambut lembaran baru di tahun 2026.






