DermayuMagz.com – Seorang musisi ternama internasional, Wiz Khalifa, harus menghadapi konsekuensi hukum serius di Rumania akibat tindakannya mengonsumsi ganja saat tampil di festival musik. Pengadilan Rumania secara resmi telah menjatuhkan vonis hukuman penjara selama sembilan bulan kepadanya.
Kasus ini bermula dari penampilan Wiz Khalifa di festival musik “Beach, Please!” yang diselenggarakan di Costinesti pada bulan Juli 2024 lalu. Rapper asal Amerika Serikat ini terbukti bersalah karena kedapatan membawa dan mengonsumsi narkotika jenis ganja secara terbuka di hadapan ribuan penonton yang hadir.
Menurut berkas perkara yang diajukan oleh jaksa penuntut, Wiz Khalifa, yang memiliki nama asli Thomaz Cameron Jibril, kedapatan membawa lebih dari 18 gram ganja. Ia kemudian diketahui merokok barang haram tersebut di tengah penampilannya di atas panggung.
Sebelumnya, pengadilan tingkat pertama telah memutuskan untuk menjatuhkan sanksi denda kepada Wiz Khalifa. Denda tersebut setara dengan 3.600 lei Rumania, atau sekitar Rp 13,8 juta. Namun, putusan ini kemudian diajukan banding.
Pengadilan Banding Constanta, setelah meninjau kembali kasus ini, memutuskan untuk membatalkan sanksi denda yang telah ditetapkan sebelumnya. Alih-alih denda, pengadilan memutuskan untuk menggantinya dengan hukuman pidana yang lebih berat, yaitu sembilan bulan mendekam di balik jeruji penjara.
Baca juga di sini: Lenny Hartono Pukau Panggung Fashion Denpasar Festival
Putusan pengadilan ini dijatuhkan secara in absentia. Hal ini berarti Wiz Khalifa tidak hadir secara langsung dalam persidangan ketika vonis dibacakan. Hingga berita ini diturunkan, keberadaan rapper tersebut di wilayah Rumania masih belum diketahui secara pasti.
Terakhir kali Wiz Khalifa terlihat di depan publik adalah saat ia tampil bersama rapper Gunna di California. Pertunjukan tersebut berlangsung pada hari Selasa, 16 Desember 2025.
Peristiwa penangkapan dan proses hukum ini sendiri dimulai segera setelah konser yang bersangkutan selesai. Aparat kepolisian Rumania melakukan penahanan dan interogasi terhadap Wiz Khalifa pasca penampilannya pada Sabtu, 13 Juli 2024. Kasus ini kemudian berlanjut ke proses hukum lebih lanjut.
Langkah hukum ini diambil karena Rumania memiliki regulasi yang sangat ketat terkait dengan peredaran dan penggunaan narkotika. Ganja, meskipun di beberapa negara telah dilegalkan atau didiskriminalisasi, di Rumania masih dikategorikan sebagai zat ilegal.
Dalam pertimbangan tertulisnya, majelis hakim yang menangani kasus ini menilai bahwa tindakan Wiz Khalifa merupakan sebuah “tindakan mencolok.” Tindakan tersebut dinilai berpotensi memberikan pesan yang salah kepada publik, yaitu menormalisasi perilaku yang melanggar hukum.
Hakim juga secara khusus menyoroti fakta bahwa konser tersebut dihadiri oleh ribuan penonton. Audiens yang hadir tidak hanya orang dewasa, tetapi juga mencakup kalangan remaja. Oleh karena itu, tindakan Wiz Khalifa dianggap dapat memberikan pengaruh negatif yang signifikan.
Menanggapi insiden tersebut, Wiz Khalifa sempat memberikan klarifikasi melalui akun media sosialnya, X (sebelumnya dikenal sebagai Twitter). Klarifikasi ini diunggah sehari setelah kejadian penangkapan. Dalam pernyataannya, ia mengaku tidak memiliki niat untuk menyinggung hukum atau masyarakat Rumania.
Ia menuliskan, “Mereka sangat menghormati dan membiarkan saya pergi. Saya akan kembali segera, tapi tanpa rokok ganja besar kali ini.” Pernyataan ini dikutip dari laporan BBC pada hari Jumat, 19 Desember 2025.
Kasus yang menimpa Wiz Khalifa ini kembali menegaskan adanya perbedaan yang signifikan dalam peraturan hukum terkait narkotika antar negara. Hal ini juga menjadi sebuah pengingat penting bagi para musisi internasional.
Penting bagi mereka untuk selalu memahami dan menghormati aturan hukum yang berlaku di negara tempat mereka melakukan pertunjukan. Kepatuhan terhadap hukum setempat adalah suatu keharusan demi menghindari masalah hukum yang serupa.






