DermayuMagz.com – Dalam dunia musik, vokalis seringkali menjadi wajah utama sebuah band, posisinya di garis depan panggung membuatnya mudah dikenali publik. Namun, lanskap musik Indonesia memiliki cerita yang berbeda, di mana beberapa personel band justru meraih popularitas yang melampaui sang vokalis.
Fenomena ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kehebatan bermusik, kepribadian yang memikat, kontroversi yang menarik perhatian, hingga kiprah mereka di luar ranah musik. Nama-nama mereka kerap lebih melekat di benak masyarakat dibandingkan penyanyi utama band mereka.
Artikel ini akan mengulas lima personel band Indonesia yang popularitasnya seringkali dianggap lebih besar daripada vokalisnya. Mereka adalah bukti bahwa peran dan karisma di luar posisi vokal bisa menjadi kunci kesuksesan dan pengenalan nama.
1. JRX – Superman Is Dead (SID)
JRX, sang drummer dari band punk rock legendaris asal Bali, Superman Is Dead (SID), adalah salah satu figur yang paling dikenal. Popularitasnya tidak hanya bersumber dari permainan drumnya yang khas, tetapi juga dari sikapnya yang vokal dalam menyuarakan isu-isu sosial dan politik.
Ia dikenal luas karena kampanyenya menentang reklamasi Teluk Benoa. JRX juga tidak ragu menyampaikan pandangannya yang terkadang kontroversial, bahkan sempat berurusan dengan hukum terkait pernyataannya mengenai pandemi COVID-19. Di luar panggung musik, JRX juga membangun kerajaan bisnisnya melalui berbagai usaha seperti lini pakaian, bar, dan studio tato.
Kombinasi antara sikap kritisnya, gaya hidup yang unik, serta berbagai kontroversi yang melingkupinya, membuat nama JRX seringkali lebih menjadi sorotan publik dibandingkan vokalis SID.
2. Stevi Item – DeadSquad
Stevi Item adalah nama besar di kancah musik metal Indonesia, dikenal sebagai gitaris utama band DeadSquad. Namun, jangkauan popularitasnya tidak berhenti di situ. Ia juga merupakan gitaris yang handal bersama Andra and The Backbone, serta aktif dalam komunitas motor dan kelompok hiburan The Prediksi.
Kakak dari penyanyi Audy Item ini memiliki persona yang menarik. Dikenal dengan cerita masa kecil yang penuh kenakalan, kini ia tampil dengan sisi humoris dan bersahabat. Kehadirannya yang merambah berbagai dunia, mulai dari musik, otomotif, hingga hiburan, menjadikan Stevi Item sebagai figur publik yang sangat dikenal luas.
3. Eno – NTRL
Eno Gitara Ryanto, atau yang akrab disapa Eno NTRL, adalah drummer band rock Netral. Ia sering dijuluki sebagai “Travis Barker-nya Indonesia” berkat permainan drumnya yang eksplosif dan penuh energi. Meskipun kini identik dengan perannya sebagai drummer, Eno mengaku bahwa ketertarikannya di awal justru pada gitar.
Bahkan, ia pernah menjadi gitaris di berbagai festival musik. Keahliannya yang mumpuni, karakter panggungnya yang kuat, serta konsistensinya selama bertahun-tahun telah mengukuhkan Eno sebagai salah satu ikon drummer rock di Indonesia. Popularitasnya seringkali dianggap melampaui vokalis NTRL.
4. Vincent Rompies – Teenage Death Star (TDS)
Vincent Rompies dikenal luas sebagai salah satu personel Teenage Death Star (TDS), sebuah band asal Bandung yang terkenal dengan aksi panggungnya yang ekstrem dan penuh energi. Filosofi “Skill Is Dead, Let’s Rock” menjadi ciri khas gaya manggung mereka yang brutal dan spontan.
Namun, di luar dunia musik, Vincent juga telah membangun karir yang gemilang sebagai presenter dan figur publik. Popularitasnya sebagai entertainer membuatnya jauh lebih familiar di telinga masyarakat umum dibandingkan dengan vokalis TDS.
5. Ahmad Dhani – Dewa
Ahmad Dhani adalah sosok sentral di balik kesuksesan band legendaris Dewa. Ia tidak hanya sebagai pendiri dan pemimpin, tetapi juga otak kreatif yang meramu sebagian besar lagu-lagu hits Dewa. Meskipun posisinya adalah kibordis dan terkadang menjadi vokalis tamu, peran Dhani sebagai pencipta lagu dan figur utama dalam perjalanan band ini sangatlah krusial.
Yang menarik dari Dewa adalah band ini dikenal tidak memiliki vokalis tetap, namun tetap mampu bertahan dan menjadi salah satu band terbesar di Indonesia. Persona Ahmad Dhani yang kuat, berbagai kontroversi yang menyertainya, serta pengaruhnya yang besar membuat namanya seolah identik dengan band Dewa itu sendiri.
Kelima personel band di atas membuktikan bahwa popularitas dalam sebuah grup musik tidak melulu bergantung pada siapa yang memegang mikrofon. Karisma, keahlian teknis, dan peran aktif di luar ranah musik dapat menjadi faktor penentu seorang personel band menjadi lebih menonjol daripada vokalisnya.
Baca juga di sini: Garuda Imbangi Arab Saudi di Jeddah
Daftar ini tentu mengundang diskusi. Apakah Anda setuju dengan pilihan ini? Siapa lagi personel band Indonesia lain yang menurut Anda lebih terkenal dibandingkan vokalisnya?






