Lee Si Young Melahirkan Anak Perempuan Lewat Program IVF

Hiburan4 Dilihat

DermayuMagz.com – Aktris ternama Korea Selatan, Lee Si Young, baru-baru ini menyambut kelahiran putri cantiknya, sebuah momen yang ia bagikan dengan penuh kebahagiaan di media sosialnya.

Dengan ungkapan rasa syukur, Lee Si Young menuliskan, “Kurasa ini hadiah dari Tuhan. Aku akan membuatmu bahagia seumur hidupku.” Kalimat tersebut mencerminkan kegembiraan mendalam atas kehadiran buah hati keduanya.

Kehamilan kali ini memiliki cerita tersendiri, mengingat Lee Si Young telah berpisah dari suaminya pada Maret 2025 lalu. Keputusan untuk melanjutkan kehamilan adalah murni dari dirinya.

Proses kehamilan Lee Si Young didukung oleh teknologi medis modern, yaitu fertilisasi in vitro (IVF) atau bayi tabung. Lebih spesifik lagi, ia menjalani prosedur transfer embrio beku (frozen embryo transfer atau FET).

Prosedur IVF ini sebenarnya telah mereka jalani bersama saat masih berstatus suami istri, sebagai persiapan untuk anak kedua. Sisa embrio yang berhasil dibekukan kemudian diproses ulang untuk kehamilan kali ini.

Lee Si Young mengungkapkan bahwa ia memutuskan untuk menanamkan embrio di kemudian hari, sebuah keputusan yang sempat tidak disetujui oleh mantan suaminya. “Selama pernikahan saya, saya menjalani perawatan IVF untuk mempersiapkan anak kedua. Saya memutuskan untuk menanamkan embrio nanti, meskipun mantan suami saya tidak setuju,” tulisnya.

Kini, Lee Si Young telah memiliki dua orang anak. Putra sulungnya kini berusia tujuh tahun, dan sang putri yang baru lahir melengkapi kebahagiaan keluarga kecilnya.

Sementara itu, laporan dari media Korea Selatan menyebutkan bahwa mantan suami Lee Si Young, seorang pengusaha restoran, turut merasakan kebahagiaan atas kelahiran putri mereka. Meskipun telah berpisah, ia menyatakan kesiapannya untuk tetap menjalankan tanggung jawab sebagai seorang ayah.

Sebagai informasi tambahan, proses in vitro fertilization (IVF) atau bayi tabung adalah serangkaian tahapan medis yang kompleks.

Proses ini dimulai dengan stimulasi ovarium pada wanita untuk menghasilkan sejumlah sel telur matang.

Sel telur yang telah matang kemudian diambil, dan selanjutnya dibuahi dengan sperma pilihan di dalam laboratorium.

Setelah proses pembuahan berhasil dan terbentuk embrio, embrio tersebut akan ditransfer ke dalam rahim wanita.

Embrio yang berhasil ditanamkan kemudian akan berkembang menjadi janin dan tumbuh hingga proses kelahiran.

Adapun, prosedur frozen embryo transfer (FET) merupakan bagian dari rangkaian bayi tabung.

Dalam FET, embrio yang sebelumnya telah dibekukan dari siklus IVF terdahulu akan dicairkan kembali.

Embrio yang telah dicairkan ini kemudian ditanamkan ke dalam rahim.

Prosedur FET memberikan keuntungan berupa fleksibilitas waktu bagi pasien yang menjalani program bayi tabung.

Selain itu, FET berpotensi meningkatkan peluang kehamilan.

Hal ini dikarenakan tubuh wanita memiliki waktu yang cukup untuk pulih pasca stimulasi ovarium.

Baca juga di sini: Musim Baru Serial Reply Berlatar Tahun 2000-an

Kondisi rahim yang lebih optimal dapat tercipta, sehingga mendukung keberhasilan implantasi embrio.