Menteri PKP Alokasikan Rp500 Miliar untuk KUR Perumahan di Surabaya

Berita5 Dilihat

DermayuMagz.com – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PKP), Maruarar Sirait, melakukan sosialisasi program Kredit Usaha Rakyat (KUR) perumahan dan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di SMPN 27 Surabaya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk mempercepat pembangunan rumah yang layak huni, salah satunya dengan meningkatkan kuota penerima program BSPS.

Pemerintah berupaya mengintegrasikan program rumah layak huni dengan skema pembiayaan KUR dan program PNM Mekaar. Tujuannya adalah untuk memperkuat ketahanan ekonomi keluarga yang menerima manfaat.

Menteri Maruarar Sirait menekankan bahwa akses pembiayaan ini dirancang agar mudah dijangkau oleh masyarakat luas.

Dijelaskannya, jika nilai pinjaman berada di bawah Rp100 juta, masyarakat tidak lagi diwajibkan untuk menyediakan agunan. Selain itu, suku bunga yang ditawarkan cukup ringan, yaitu sekitar 5,99 persen per tahun.

Baca juga: 28 Tahun Berkarya, Padi Reborn Luncurkan Single Ego

“Kami ingin masyarakat terbebas dari jeratan rentenir. Prosesnya harus cepat, mudah, dan benar-benar membantu,” tegas Maruarar.

Kebijakan ini tidak hanya ditujukan untuk masyarakat umum, tetapi juga membuka peluang bagi para pelaku usaha kecil di sektor bangunan, developer, dan konstruksi.

Mereka berpotensi mendapatkan pembiayaan hingga Rp20 miliar dengan dukungan subsidi bunga dari pemerintah.

Maruarar menilai bahwa kebijakan ini memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di sektor riil sekaligus berkontribusi pada penciptaan kelas menengah baru di masyarakat.

Melalui kolaborasi antara program perumahan dan pembiayaan usaha, pemerintah berharap dapat mengentaskan kemiskinan secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, Maruarar mengumumkan bahwa penyaluran KUR perumahan di Surabaya akan digelontorkan sebesar Rp500 miliar dalam tiga bulan mendatang melalui Bank BTN. Hal ini menyusul pencapaian rekor penyaluran KUR perumahan BTN sebesar Rp305,21 miliar yang diberikan kepada 245 debitur pada hari itu.

“Hari ini saya umumkan KUR perumahan terbesar dalam satu sosialisasi di Kota Surabaya sejumlah tiga ratus miliar rupiah bank nya BTN. Surabaya tiga bulan lagi, setengah triliun kita siapin,” ungkap Maruarar.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, menyampaikan apresiasinya kepada Kementerian PKP. Ia merinci bahwa program BSPS di Surabaya telah menunjukkan capaian yang signifikan.

“Atas nama masyarakat Surabaya, kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya. Dari 1.200 BSPS yang dialokasikan, sebanyak 600 sudah terverifikasi hingga 1 Mei. Ini akan kami dorong agar segera rampung sesuai target,” ujar Bambang Haryo.

Ia juga memuji kerja keras pemerintah pusat dalam mempercepat realisasi program-program yang berpihak kepada rakyat, khususnya di sektor perumahan dan pangan.

Bambang Haryo optimis bahwa target pembangunan tiga juta rumah secara nasional hingga tahun ini dapat memberikan dampak positif pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Program ini luar biasa, kita berharap masyarakat bisa segera merasakan manfaatnya, baik dari sisi hunian maupun peningkatan kesejahteraan,” tandasnya.