DermayuMagz.com – Suasana tenang di aliran sungai wilayah Cantigi mendadak berubah menjadi kepanikan setelah seorang pemancing dilaporkan tenggelam saat berusaha mengejar joran miliknya yang terseret arus deras. Peristiwa nahas ini menimpa seorang pria bernama Karyo, warga Desa Gantar, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu.
Kejadian tragis tersebut terjadi pada hari Sabtu, 4 Mei 2024, sekitar pukul 15.00 WIB. Karyo dilaporkan tengah asyik memancing di tepi sungai yang terletak di Blok Cigentur, Desa Cantigi, Kecamatan Cantigi.
Saat sedang menunggu umpannya disambar ikan, tiba-tiba joran yang digunakannya tersentak kuat. Diduga ikan yang memakan umpan berukuran besar, sehingga tarikannya sangat kuat hingga membuat joran terlepas dari genggamannya dan terseret arus sungai yang cukup deras.
Tanpa pikir panjang, naluri Karyo sebagai pemancing mendorongnya untuk segera mengejar joran yang berharga itu. Ia nekat menceburkan diri ke dalam sungai, berusaha meraih joran yang kian menjauh terbawa arus.
Namun, upaya Karyo untuk menyelamatkan peralatannya justru berujung petaka. Arus sungai yang ternyata lebih kuat dari perkiraannya membuat Karyo kesulitan untuk mengendalikan diri. Ia berjuang keras melawan derasnya air, namun tenaganya terkuras habis.
Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut langsung panik dan berteriak meminta pertolongan. Beberapa orang segera berusaha memberikan bantuan, namun jarak dan arus yang kuat menyulitkan upaya penyelamatan.
Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu bersama tim SAR gabungan segera dikerahkan ke lokasi kejadian setelah menerima laporan. Pencarian terhadap korban Karyo dilakukan dengan mengerahkan sejumlah personel dan peralatan selam.
Baca juga: Gubernur Sumbar Puji Pembinaan Atlet Berprestasi Polda
Operasi pencarian berlangsung intensif selama beberapa jam. Tim SAR menyisir aliran sungai di sekitar lokasi Karyo terakhir terlihat. Keadaan medan dan kondisi air menjadi tantangan tersendiri bagi para petugas.
Setelah perjuangan panjang, jasad Karyo akhirnya berhasil ditemukan oleh tim SAR pada hari yang sama, sekitar pukul 18.30 WIB. Jasad korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan mengapung di aliran sungai, tidak jauh dari lokasi ia tenggelam.
Jasad korban kemudian dievakuasi dari sungai dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dikebumikan. Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat Desa Gantar serta Cantigi.
Pihak kepolisian setempat mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para pemancing, untuk selalu mengutamakan keselamatan diri. Hindari mengambil risiko yang membahayakan, terutama saat beraktivitas di dekat perairan yang memiliki arus deras.
Penggunaan pelampung atau alat keselamatan lainnya sangat disarankan saat memancing di sungai. Selain itu, penting untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca dan aliran air sebelum memutuskan untuk memancing.
Kejadian tragis ini menjadi pengingat pahit akan bahaya yang mengintai di balik hobi memancing jika tidak dibarengi dengan kewaspadaan dan kehati-hatian yang tinggi. Keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama.






