Veteran Tertua Sumbar, Mawardi MZ, Wujudkan Mimpi Haji ke Tanah Suci

Berita4 Dilihat

DermayuMagz.com – Mawardi MZ, seorang veteran TNI Angkatan Darat berusia 86 tahun, menjadi jamaah haji tertua di Sumatera Barat yang melaksanakan ibadah ke Tanah Suci tahun ini.

Beliau tidak berangkat sendiri, melainkan didampingi oleh dua orang anaknya serta seorang menantunya. Keberangkatan mereka tergabung dalam kloter delapan Embarkasi Padang.

“Alhamdulillah, kami berangkat berempat,” ujar Mawardi MZ saat diwawancarai sebelum keberangkatannya ke Tanah Suci pada akhir pekan lalu.

Mawardi MZ sendiri berdomisili di kawasan Cengkeh, Kota Padang. Beliau merupakan pensiunan TNI dengan pangkat terakhir Sersan Satu (Sertu). Selama bertugas, Mawardi mengabdikan diri sebagai Babinsa di Palangki, Kabupaten Sijunjung.

“Sejak kecil saya selalu bercita-cita ingin naik haji, Alhamdulillah sekarang kesampaian,” ungkapnya lirih dengan penuh rasa syukur.

Mawardi pensiun dari dinas TNI pada tahun 1998. Beliau yang dikaruniai empat orang anak ini dikenal sebagai sosok yang kuat selama bertugas di Palangki. Menariknya, Mawardi memilih untuk tidak tinggal di asrama dinas, melainkan menyewa rumah warga setempat.

“Saya cari rumah yang bisa untuk beternak dan berladang, karena dulu gaji TNI kecil, dengan bertani dan beternak itulah penambah hidup,” kenangnya.

Pengalaman hidup bertani dan berladang tersebut agaknya menjadi bekal Mawardi untuk tetap bugar hingga usianya mencapai 86 tahun. Hingga kini, beliau masih mampu menjalani berbagai aktivitas sehari-hari.

“Sampai sekarang saya tidak memiliki handphone, saya juga tidak memakai kacamata. Ketika cek kesehatan kemarin, masih sehat luar dan dalam,” jelasnya dengan bangga.

Mawardi MZ mendaftar untuk menunaikan ibadah haji pada tahun 2020. Keberangkatannya yang terbilang cepat, bersama kedua anak dan menantunya, dikarenakan adanya penggantian kuota haji. Istri Mawardi, yang seharusnya berangkat pada tahun 2025, meninggal dunia pada tahun 2024 sebelum sempat menunaikan rukun Islam kelima.

Kuotanya kemudian digantikan oleh anak bungsunya, Joni Warmansyah. Sebelumnya, Joni Warmansyah memang telah mendaftarkan dirinya, sang istri, dan juga ayahnya, Mawardi, untuk beribadah ke Tanah Suci.

Sementara itu, anak kedua Mawardi, Noviati, juga telah mendaftar haji pada tahun 2019. Ia turut serta dalam rombongan ini.

“Ada hikmah dari semua itu, kami berempat akhirnya sama-sama berangkat ke Tanah Suci di tahun ini. Saya berangkat karena menjadi pendamping ayah,” terang Noviati, anak kedua Mawardi.

Noviati, yang diwawancarai saat mendampingi ayahnya, mengaku perjalanan haji kali ini akan terasa lebih istimewa. Ia akan memiliki kesempatan untuk mendampingi orang tuanya beribadah di tanah suci.

Tentu saja, kesempatan ini akan ia manfaatkan untuk menunjukkan bakti terbaiknya kepada sang ayah selama berada di Baitullah. “Kata ustadz-ustadz di pengajian, mengambilkan air minum untuk orang tua saja di Tanah Suci, pahalanya berlimpah-limpah,” beber wanita berusia 45 tahun itu.

Keempat anggota keluarga ini merupakan jamaah dari Masjid Babussalam di Kampung Kalawi, Kuranji. Perjalanan ibadah haji ini diharapkan dapat semakin mempererat ikatan keluarga kecil mereka.

Baca juga: Whida Rositama, Dosen UIN Malang, Tulis Skenario Film "Tak Kenal Maka Tak Taaruf

Kini, mereka telah berada di Tanah Suci, menjalankan ibadah haji dengan penuh khusyuk. Semoga perjalanan ibadah mereka diterima dan menjadi haji yang mabrur.