DermayuMagz.com – Guna menguatkan ketahanan pangan nasional, jajaran Kodim 0616/Indramayu secara aktif memberikan pendampingan langsung kepada para petani di wilayahnya. Langkah ini menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ketersediaan pangan bagi masyarakat.
Babinsa (Bintara Pembina Desa) Koramil 0616-12/Sliyeg, Sersan Dua Edi S, terlihat turun langsung ke area persawahan. Kehadirannya di tengah petani bukan sekadar formalitas, melainkan wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat petani.
Kegiatan pendampingan ini difokuskan pada berbagai aspek penting dalam siklus pertanian. Mulai dari persiapan lahan, penanaman bibit unggul, perawatan tanaman padi, hingga masa panen. Babinsa memastikan petani mendapatkan dukungan dan masukan yang konstruktif.
Sersan Dua Edi S menyampaikan bahwa peran Babinsa sangat krusial dalam menyukseskan program ketahanan pangan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi yang erat antara TNI, pemerintah daerah, dan para petani.
Menurutnya, kehadiran Babinsa di lapangan membantu petani dalam mengaplikasikan praktik pertanian yang baik dan modern. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas hasil panen secara signifikan.
Salah satu fokus utama dalam pendampingan ini adalah memastikan ketersediaan air yang memadai bagi tanaman padi. Babinsa bersama petani berupaya mengoptimalkan sistem irigasi yang ada.
Mereka juga memberikan edukasi mengenai teknik pemupukan yang tepat dan efisien. Penggunaan pupuk yang berlebihan maupun kekurangan dapat berdampak buruk pada kualitas dan kuantitas hasil panen.
Selain itu, para Babinsa juga aktif memberikan penyuluhan terkait pengendalian hama dan penyakit tanaman. Pemberian informasi mengenai cara identifikasi dini dan metode pengendalian yang ramah lingkungan menjadi prioritas.
Hal ini penting untuk meminimalkan kerugian akibat serangan hama yang dapat mengancam gagal panen.
Para petani menyambut baik kehadiran Babinsa di tengah-tengah mereka. Dukungan yang diberikan dirasakan sangat membantu, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan.
Salah seorang petani, Bapak Ahmad, mengungkapkan rasa terima kasihnya. Ia mengatakan bahwa pendampingan dari Babinsa memberikan semangat baru dan pengetahuan tambahan dalam bertani.
“Kami merasa lebih terbantu dengan adanya Babinsa di sini. Mereka memberikan saran-saran yang sangat berguna, mulai dari pemilihan bibit sampai cara mengatasi hama,” ujar Bapak Ahmad.
Ia menambahkan bahwa komunikasi yang baik antara petani dan Babinsa terjalin erat. Hal ini menciptakan suasana kerja yang harmonis dan produktif.
Komandan Kodim 0616/Indramayu, Letkol Inf. Hendra Setiawan, melalui Pasi Teritorial, Kapten Inf. Agus Mulyana, menegaskan bahwa program pendampingan petani ini merupakan instruksi langsung dari Panglima TNI.
TNI berkomitmen penuh untuk mendukung swasembada pangan nasional. Sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Kapten Inf. Agus Mulyana menjelaskan bahwa keberhasilan program ketahanan pangan tidak lepas dari sinergi berbagai pihak. Oleh karena itu, Kodim 0616/Indramayu terus berupaya membangun kemitraan yang kuat dengan seluruh stakeholder.
Termasuk dengan dinas pertanian setempat dan kelompok tani yang ada di setiap desa.
Ia berharap, dengan adanya pendampingan yang intensif dan berkelanjutan, para petani di Indramayu dapat meningkatkan hasil panen mereka.
Peningkatan produktivitas ini tidak hanya akan menguntungkan petani secara individu, tetapi juga berkontribusi besar terhadap pasokan pangan di tingkat daerah maupun nasional.
Lebih lanjut, Kapten Inf. Agus Mulyana menekankan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana bagi TNI untuk lebih dekat dengan rakyat.
Melalui kegiatan di sektor pertanian, TNI dapat memahami secara langsung kondisi dan kebutuhan para petani.
Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang yang memberikan peran kepada TNI dalam membantu pemerintah menyukseskan program pembangunan, termasuk di bidang ketahanan pangan.
Baca juga: 7 Ide Area Jemur Belakang Rumah yang Menjaga Privasi
Keikutsertaan Babinsa di sawah ini merupakan implementasi nyata dari tugas pembinaan teritorial yang diemban oleh TNI.
Program pendampingan ini tidak hanya berhenti pada aspek teknis pertanian, tetapi juga mencakup aspek sosial dan ekonomi.
TNI berupaya menciptakan lingkungan pertanian yang kondusif, di mana petani merasa aman, nyaman, dan didukung dalam menjalankan aktivitasnya.
Upaya Kodim 0616/Indramayu dalam mendampingi petani di Sliyeg ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi satuan TNI lainnya di seluruh Indonesia.
Sinergi antara TNI dan petani adalah kunci utama dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional yang kuat dan berkelanjutan.
Dengan semangat “Gaspol” atau gas pol-polan, Babinsa Sliyeg menunjukkan dedikasinya yang tinggi untuk memastikan keberhasilan sektor pertanian Indramayu.
Langkah ini merupakan bukti nyata bahwa TNI hadir untuk rakyat, terutama dalam menjaga ketersediaan pangan bagi seluruh bangsa Indonesia.
Ketahanan pangan nasional merupakan fondasi penting bagi stabilitas negara. Keberhasilan dalam mencapai ketahanan pangan akan berdampak positif pada berbagai sektor kehidupan masyarakat.
Oleh karena itu, dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat, termasuk peran aktif TNI, sangatlah dibutuhkan.
Pendampingan yang dilakukan oleh Babinsa Sliyeg ini merupakan bagian kecil namun signifikan dari upaya besar yang sedang dijalankan.
Harapannya, program serupa akan terus digalakkan dan ditingkatkan di masa mendatang.
Kolaborasi yang solid antara TNI, petani, dan pemerintah akan menjadi motor penggerak utama dalam mencapai tujuan ketahanan pangan nasional.
Momen turun ke sawah ini juga menjadi ajang silaturahmi dan tukar pikiran antara Babinsa dan petani.
Diskusi mengenai tantangan terkini, seperti perubahan iklim dan fluktuasi harga pupuk, menjadi bagian penting dari pendampingan ini.
Babinsa bertugas menjadi jembatan informasi antara petani dengan instansi terkait yang dapat memberikan solusi.
Dengan demikian, permasalahan yang dihadapi petani dapat segera teridentifikasi dan tertangani dengan baik.
Komitmen TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional mencerminkan peran strategisnya sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan bangsa.
Sektor pertanian yang kuat akan menjamin ketersediaan pangan yang cukup bagi seluruh rakyat Indonesia.
Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa yang lebih baik dan berdaulat.






