Drama Baru di Real Madrid: Vinicius Junior Vs Kylian Mbappe
Kylian Mbappe dikabarkan terlibat persaingan panas dengan Vinicius Junior dan ia kini mulai terisolasi dari skuad Real Madrid.
OlehDimas Ardi PrasetyaDiterbitkan 20 Mei 2026, 18:22 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarVinicius Junior merayakan gol bersama Kylian Mbappe dalam laga La Liga antara Real Madrid dan Villarreal di Santiago Bernabeu, 4 Oktober 2025. (AP Photo/Manu Fernandez)
Liputan6.com, Jakarta – Kabar tak sedap mulai menghampiri ruang ganti Real Madrid di tengah ambisi besar klub membangun era baru Galactico. Hubungan antara Kylian Mbappe dan Vinicius Junior disebut berada di titik paling rendah sejak sang bintang Prancis tiba di Santiago Bernabeu.
Awalnya, duet dua penyerang tersebut diprediksi akan menjadi kombinasi paling mematikan di Eropa. Namun, laporan dari El Chiringuito, via Goal, justru mengungkap adanya perebutan pengaruh yang membuat suasana internal Madrid mulai memanas.
Lingkaran dekat Mbappe dikabarkan merasa bahwa Vinicius tengah berupaya membentuk opini negatif terhadap rekan setimnya itu. Situasi tersebut perlahan memunculkan friksi yang tak hanya berdampak di lapangan, tetapi juga di dalam ruang ganti.
Persaingan dua megabintang ini pun disebut berkembang menjadi perebutan status sebagai wajah utama Real Madrid. Jika kondisi tersebut terus memburuk, mimpi Madrid membangun duet Galactico baru bisa berubah menjadi konflik berkepanjangan.
Ketegangan Mbappe dengan Arbeloa Mulai TerbukaPerbesarPelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa (ke-2 kanan), dan Kylian Mbappe (ke-2 kiri) terlihat di pinggir lapangan selama pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026 antara Bayern Munich dan Real Madrid di Munich, Jerman selatan, pada 15 April 2026. (AFP/Karl-Josef HILDENBRAND)
Masalah Mbappe ternyata tidak hanya berkaitan dengan Vinicius. Penyerang Timnas Prancis itu juga dikabarkan mulai kehilangan kenyamanan dengan perlakuan pelatih Alvaro Arbeloa.
Ketegangan semakin terlihat ketika Mbappe merasa posisinya di dalam tim tidak mendapat prioritas. Situasi itu memunculkan frustrasi yang akhirnya mulai terlihat ke publik.
Gesekan lain muncul saat Mbappe mendapat kritik karena bepergian ke Italia ketika menjalani masa pemulihan cedera. Meski pihak klub akhirnya menjelaskan bahwa perjalanan tersebut sudah mendapat izin, respons yang terlambat disebut membuat sang pemain merasa tidak dilindungi.
Puncak kekecewaan Mbappe muncul lewat pernyataan terbukanya terkait peran di dalam skuad. “Manajer mengatakan kepada saya bahwa saya adalah striker pilihan keempat.”
Mbappe Disebut Mulai Kehilangan Dukungan di Ruang GantiPerbesarKylian Mbappe dari Real Madrid (tengah) mendapat ucapan selamat dari rekan-rekannya, Vinicius Junior (kanan) dan Aurelien Tchouameni, setelah mencetak gol dalam laga La Liga antara Real Oviedo dan Real Madrid di Stadion Carlos Tartiere, Oviedo, Spanyol, Minggu, 24 Agustus 2025. (AP Photo/Miguel Oses)
Di tengah konflik yang berkembang, Mbappe juga disebut menghadapi masalah lain yang lebih serius. Mantan bintang PSG itu dikabarkan mulai terisolasi dari sebagian besar pemain Real Madrid.
Tidak seperti beberapa pemain senior lain yang memiliki kelompok kuat di dalam tim, Mbappe disebut memilih untuk tidak membangun kubu sendiri. Namun keputusan tersebut justru membuatnya kesulitan mendapatkan dukungan saat tekanan datang.
Lanjut Baca:
Kondisi itu semakin memperburuk situasi sang pemain di tengah derasnya kritik yang muncul. Mbappe disebut merasa sedang melawan narasi negatif sendirian tanpa banyak rekan yang membelanya secara terbuka.
Persaingan dengan Vinicius pun membuat suasana internal Madrid semakin sensitif. Lingkaran Mbappe bahkan percaya bahwa Vinicius ingin “mengalahkan” rekan setimnya itu dalam perebutan pengaruh di dalam klub.
Show AllDimas Ardi PrasetyaTim RedaksiShareCopy LinkBatalkanTim SepakbolaReal Madrid adalah klub besar sepak bola asal Spanyol yang bermain dalam La LigaLihat SelengkapnyaReal Madrid
Drama Baru di Real Madrid: Vinicius Junior Vs Kylian Mbappe
Kylian Mbappe dikabarkan terlibat persaingan panas dengan Vinicius Junior dan ia kini mulai terisolasi dari skuad Real Madrid.
OlehDimas Ardi PrasetyaDiterbitkan 20 Mei 2026, 18:22 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarVinicius Junior merayakan gol bersama Kylian Mbappe dalam laga La Liga antara Real Madrid dan Villarreal di Santiago Bernabeu, 4 Oktober 2025. (AP Photo/Manu Fernandez)
Kondisi itu semakin memperburuk situasi sang pemain di tengah derasnya kritik yang muncul. Mbappe disebut merasa sedang melawan narasi negatif sendirian tanpa banyak rekan yang membelanya secara terbuka.
Persaingan dengan Vinicius pun membuat suasana internal Madrid semakin sensitif. Lingkaran Mbappe bahkan percaya bahwa Vinicius ingin “mengalahkan” rekan setimnya itu dalam perebutan pengaruh di dalam klub.
Florentino Perez Jadi Tumpuan Terakhir MbappePerbesarPresiden Real Madrid, Florentino Perez dalam konferensi pers di Madrid, 13 Mei 2026. (AP Photo/Bernat Armangue)
Meski situasi di ruang ganti mulai tidak nyaman, Mbappe masih memiliki satu sosok penting yang terus mendukungnya. Presiden klub Florentino Perez disebut tetap percaya penuh kepada sang penyerang.
Dukungan Perez menjadi faktor penting yang membuat posisi Mbappe di Madrid masih aman untuk saat ini. Sang presiden diyakini masih melihat pemain Prancis itu sebagai proyek besar masa depan klub.
Namun, dukungan dari level manajemen belum tentu cukup untuk menyelesaikan konflik internal yang mulai membesar. Jika rivalitas dengan Vinicius terus meningkat, Madrid bisa menghadapi perpecahan yang memengaruhi performa tim secara keseluruhan.
Situasi ini juga semakin menarik karena muncul rumor kembalinya Jose Mourinho ke Santiago Bernabeu. Pelatih berjuluk The Special One itu disebut bukan hanya akan membenahi tim, tetapi juga berpotensi menjadi sosok yang harus meredam benturan ego dua bintang terbesar Madrid.
(Goal)
Klasemen Liga Spanyol
Show AllDimas Ardi PrasetyaTim RedaksiShareCopy LinkBatalkanTim SepakbolaReal Madrid adalah klub besar sepak bola asal Spanyol yang bermain dalam La LigaLihat SelengkapnyaReal Madrid
Drama Baru di Real Madrid: Vinicius Junior Vs Kylian Mbappe
Kylian Mbappe dikabarkan terlibat persaingan panas dengan Vinicius Junior dan ia kini mulai terisolasi dari skuad Real Madrid.
OlehDimas Ardi PrasetyaDiterbitkan 20 Mei 2026, 18:22 WIBShareCopy LinkBatalkanPerbesarVinicius Junior merayakan gol bersama Kylian Mbappe dalam laga La Liga antara Real Madrid dan Villarreal di Santiago Bernabeu, 4 Oktober 2025. (AP Photo/Manu Fernandez)
Liputan6.com, Jakarta – Kabar tak sedap mulai menghampiri ruang ganti Real Madrid di tengah ambisi besar klub membangun era baru Galactico. Hubungan antara Kylian Mbappe dan Vinicius Junior disebut berada di titik paling rendah sejak sang bintang Prancis tiba di Santiago Bernabeu.
Awalnya, duet dua penyerang tersebut diprediksi akan menjadi kombinasi paling mematikan di Eropa. Namun, laporan dari El Chiringuito, via Goal, justru mengungkap adanya perebutan pengaruh yang membuat suasana internal Madrid mulai memanas.
Lingkaran dekat Mbappe dikabarkan merasa bahwa Vinicius tengah berupaya membentuk opini negatif terhadap rekan setimnya itu. Situasi tersebut perlahan memunculkan friksi yang tak hanya berdampak di lapangan, tetapi juga di dalam ruang ganti.
Persaingan dua megabintang ini pun disebut berkembang menjadi perebutan status sebagai wajah utama Real Madrid. Jika kondisi tersebut terus memburuk, mimpi Madrid membangun duet Galactico baru bisa berubah menjadi konflik berkepanjangan.
Ketegangan Mbappe dengan Arbeloa Mulai TerbukaPerbesarPelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa (ke-2 kanan), dan Kylian Mbappe (ke-2 kiri) terlihat di pinggir lapangan selama pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026 antara Bayern Munich dan Real Madrid di Munich, Jerman selatan, pada 15 April 2026. (AFP/Karl-Josef HILDENBRAND)
Masalah Mbappe ternyata tidak hanya berkaitan dengan Vinicius. Penyerang Timnas Prancis itu juga dikabarkan mulai kehilangan kenyamanan dengan perlakuan pelatih Alvaro Arbeloa.
Ketegangan semakin terlihat ketika Mbappe merasa posisinya di dalam tim tidak mendapat prioritas. Situasi itu memunculkan frustrasi yang akhirnya mulai terlihat ke publik.
Gesekan lain muncul saat Mbappe mendapat kritik karena bepergian ke Italia ketika menjalani masa pemulihan cedera. Meski pihak klub akhirnya menjelaskan bahwa perjalanan tersebut sudah mendapat izin, respons yang terlambat disebut membuat sang pemain merasa tidak dilindungi.
Puncak kekecewaan Mbappe muncul lewat pernyataan terbukanya terkait peran di dalam skuad. “Manajer mengatakan kepada saya bahwa saya adalah striker pilihan keempat.”
Mbappe Disebut Mulai Kehilangan Dukungan di Ruang GantiPerbesarKylian Mbappe dari Real Madrid (tengah) mendapat ucapan selamat dari rekan-rekannya, Vinicius Junior (kanan) dan Aurelien Tchouameni, setelah mencetak gol dalam laga La Liga antara Real Oviedo dan Real Madrid di Stadion Carlos Tartiere, Oviedo, Spanyol, Minggu, 24 Agustus 2025. (AP Photo/Miguel Oses)
Di tengah konflik yang berkembang, Mbappe juga disebut menghadapi masalah lain yang lebih serius. Mantan bintang PSG itu dikabarkan mulai terisolasi dari sebagian besar pemain Real Madrid.
Tidak seperti beberapa pemain senior lain yang memiliki kelompok kuat di dalam tim, Mbappe disebut memilih untuk tidak membangun kubu sendiri. Namun keputusan tersebut justru membuatnya kesulitan mendapatkan dukungan saat tekanan datang.
Kondisi itu semakin memperburuk situasi sang pemain di tengah derasnya kritik yang muncul. Mbappe disebut merasa sedang melawan narasi negatif sendirian tanpa banyak rekan yang membelanya secara terbuka.
Persaingan dengan Vinicius pun membuat suasana internal Madrid semakin sensitif. Lingkaran Mbappe bahkan percaya bahwa Vinicius ingin “mengalahkan” rekan setimnya itu dalam perebutan pengaruh di dalam klub.
Florentino Perez Jadi Tumpuan Terakhir MbappePerbesarPresiden Real Madrid, Florentino Perez dalam konferensi pers di Madrid, 13 Mei 2026. (AP Photo/Bernat Armangue)
Meski situasi di ruang ganti mulai tidak nyaman, Mbappe masih memiliki satu sosok penting yang terus mendukungnya. Presiden klub Florentino Perez disebut tetap percaya penuh kepada sang penyerang.
Dukungan Perez menjadi faktor penting yang membuat posisi Mbappe di Madrid masih aman untuk saat ini. Sang presiden diyakini masih melihat pemain Prancis itu sebagai proyek besar masa depan klub.
Namun, dukungan dari level manajemen belum tentu cukup untuk menyelesaikan konflik internal yang mulai membesar. Jika rivalitas dengan Vinicius terus meningkat, Madrid bisa menghadapi perpecahan yang memengaruhi performa tim secara keseluruhan.
Situasi ini juga semakin menarik karena muncul rumor kembalinya Jose Mourinho ke Santiago Bernabeu. Pelatih berjuluk The Special One itu disebut bukan hanya akan membenahi tim, tetapi juga berpotensi menjadi sosok yang harus meredam benturan ego dua bintang terbesar Madrid.
Baca juga : Joao Pedro Ingin ke Barcelona, Minta Dilepas Chelsea
(Goal)
Klasemen Liga Spanyol
Show AllDimas Ardi PrasetyaTim RedaksiShareCopy LinkBatalkanTim SepakbolaReal Madrid adalah klub besar sepak bola asal Spanyol yang bermain dalam La LigaLihat SelengkapnyaReal Madrid






