Jadwal MotoGP Italia 2026: Kembalinya Marc Marquez

bola13 Dilihat

DermayuMagz.com – Musim MotoGP 2026 akan segera memasuki seri ketujuh yang akan diselenggarakan di Sirkuit Mugello, Italia, pada tanggal 29 hingga 31 Mei.

Persaingan di papan atas klasemen sementara diprediksi akan semakin memanas. Dua pembalap teratas yang sama-sama membela Aprilia Racing, belum mampu meraih podium pada seri sebelumnya di Catalunya. Situasi ini dimanfaatkan oleh Fabio Di Giannantonio dari Pertamina Enduro VR46 Racing Team untuk mendekatkan diri pada Marco Bezzecchi dan Jorge Martin.

Di Giannantonio optimis dengan peluangnya menjadi kandidat juara dunia musim ini. Ia menyatakan akan terus memberikan yang terbaik dan bekerja keras untuk meraih hasil maksimal di setiap seri.

Selain persaingan di papan atas, kehadiran Marc Marquez di MotoGP Italia 2026 akan menambah ketegangan di lintasan. Pembalap Ducati Lenovo ini dipastikan kembali berlaga setelah absen dalam dua seri terakhir. Marquez sebelumnya harus menjalani operasi akibat cedera yang dialaminya saat balapan sprint race MotoGP Prancis.

Jadwal MotoGP Italia 2026

Berikut adalah jadwal lengkap MotoGP Italia 2026 di Sirkuit Mugello:

Jumat, 29 Mei 2026

  • 15.45-16.30 WIB: Latihan Bebas 1
  • 20.00-21.00 WIB: Latihan

Sabtu, 30 Mei 2026

  • 15.10-15.40 WIB: Latihan Bebas 2
  • 15.50-16.05 WIB: Kualifikasi 1
  • 16.15-16.30 WIB: Kualifikasi 2
  • 20.00 WIB: Sprint Race

Minggu, 31 Mei 2026

  • 14.40-14.50 WIB: Pemanasan
  • 19.00 WIB: Balapan

Klasemen MotoGP 2026

Berikut adalah klasemen sementara MotoGP 2026 hingga seri keenam:

Peringkat – Perubahan – Pembalap (Asal – Tim – Motor) – Poin (Selisih)

  • 1 – = – Marco Bezzecchi (ITA – Aprilia Racing – RS-GP26) – 142
  • 2 – = – Jorge Martin (SPA – Aprilia Racing – RS-GP26) – 127 (-15)
  • 3 – ^1 – Fabio di Giannantonio (ITA – Pertamina VR46 Ducati – GP26) – 116 (-26)
  • 4 – ˅1 – Pedro Acosta (SPA – Red Bull KTM – RC16) – 92 (-50)
  • 5 – = – Ai Ogura (JAP – Trackhouse Aprilia – RS-GP26) – 77 (-65)
  • 6 – = – Raul Fernandez (SPA – Trackhouse Aprilia – RS-GP26) – 68 (-74)
  • 7 – = – Alex Marquez (SPA – BK8 Gresini Ducati – GP26) – 67 (-75)
  • 8 – ^1 – Francesco Bagnaia (ITA – Ducati Lenovo – GP26) – 63 (-79)
  • 9 – ˅1 – Marc Marquez (SPA – Ducati Lenovo – GP26) – 57 (-85)
  • 10 – ^5 – Fermin Aldeguer (SPA – BK8 Gresini Ducati – GP25) – 47 (-95)
  • 11 – ^1 – Luca Marini (ITA – Honda HRC Castrol – RC213V) – 43 (-99)
  • 12 – ˅2 – Enea Bastianini (ITA – Red Bull KTM Tech3 – RC16) – 39 (-103)
  • 13 – ^3 – Fabio Quartararo (FRA – Monster Yamaha – YZR-M1) – 37 (-105)
  • 14 – = – Brad Binder (RSA – Red Bull KTM – RC16) – 37 (-105)
  • 15 – ˅2 – Franco Morbidelli (ITA – Pertamina VR46 Ducati – GP25) – 36 (-106)
  • 16 – ˅5 – Johann Zarco (FRA – Castrol Honda LCR – RC213V) – 34 (-108)
  • 17 – = – Diogo Moreira (BRA – Pro Honda LCR – RC213V)* – 17 (-125)
  • 18 – = – Joan Mir (SPA – Honda HRC Castrol – RC213V) – 11 (-131)
  • 19 – = – Alex Rins (SPA – Monster Yamaha – YZR-M1) – 9 (-133)
  • 20 – NA – Maverick Viñales (SPA – Red Bull KTM Tech3 – RC16) – 5 (-137)
  • 21 – NA – Augusto Fernandez (SPA – Yamaha Factory Racing – YZR-M1) – 4 (-138)
  • 22 – ˅2 – Toprak Razgatlioglu (TUR – Pramac Yamaha – YZR-M1)* – 4 (-138)
  • 23 – ˅2 – Jack Miller (AUS – Pramac Yamaha – YZR-M1) – 2 (-140)

DermayuMagz.com – Tim nasional Mixed Martial Arts (MMA) Indonesia berhasil mengukir prestasi gemilang di Asian MMA Championships 2026 yang diselenggarakan di Tashkent, Uzbekistan. Indonesia sukses meraih total tujuh medali, yang terdiri dari satu medali emas, satu medali perak, dan lima medali perunggu.

Ajang yang berlangsung dari tanggal 22 hingga 24 Mei 2026 ini juga berfungsi sebagai babak kualifikasi untuk Asian Games 2026 di Jepang dan AIMAG 2026. Berkat raihan positif ini, Indonesia dipastikan lolos kualifikasi untuk kedua ajang olahraga bergengsi tersebut.

Ketujuh medali yang berhasil dibawa pulang oleh kontingen Indonesia disumbangkan oleh lima atlet senior dan dua atlet junior. Di kategori U-18, Lukas Oliver Lubis Sedlak meraih medali perak pada nomor U18 Traditional MMA kelas 65 kg putra. Sementara itu, Manayra Maritza Hersianti Siagian berhasil menyumbangkan medali perunggu di nomor U18 Modern MMA kelas 50 kg putri.

Pada level senior, Novia Pesik menjadi bintang dengan mempersembahkan medali emas di nomor Modern MMA kelas 49 kg putri. Empat medali perunggu lainnya diraih oleh Vallensia Fahira Hotmauli di nomor Modern MMA kelas 54 kg putri, Dwi Ani Retno Wulan di nomor Traditional MMA kelas 54 kg putri, Panca Julian Saputra di nomor Traditional MMA kelas 60 kg putra, serta Ananda Wahyu Setyo Prabowo di nomor Traditional MMA kelas 77 kg putra.

Seluruh atlet timnas MMA Indonesia telah kembali ke tanah air pada Selasa (26/5/2026). Kedatangan mereka disambut hangat oleh Waketum PB Pertacami, Jovinus Carolus Legawa, dan Sekjen, Rafiq Radinal, di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

“Hari ini kita menyambut para atlet MMA kita yang berjumlah 13 orang dari Uzbekistan, yang dikirim oleh ketua kita Bapak Tommy Paulus Hermawan. Kita berhasil memenuhi target di sana dengan raihan tujuh medali. Ajang ini juga merupakan kualifikasi ke Asian Games dan AIMAG. Jadi, prestasinya sudah sangat baik dan mudah-mudahan ke depannya bisa lebih baik lagi,” ujar Rafiq dalam sambutannya kepada awak media.

Peringkat 7 Klasemen

Dengan total tujuh medali yang diraih, Indonesia berhasil menempatkan diri di peringkat ketujuh klasemen bersama dengan tim Arab Saudi di Asia Mixed Martial Arts Championships. Keikutsertaan 23 negara Asia dalam ajang ini menjadikan pencapaian Indonesia sangat membanggakan.

Indonesia menjadi satu-satunya negara dari Asia Tenggara yang berhasil menembus jajaran 7 besar di tingkat Asia. Hal ini menunjukkan perkembangan signifikan dalam olahraga MMA di tanah air.

Baca juga : Manasik Haji TK PUI Haurgeulis: Tanamkan Ibadah & Cinta Islam Dini

“Puji Tuhan, saya sangat bangga bisa mengibarkan bendera Merah Putih di negeri orang. Perjuangan saya melewati latihan yang diberikan berbuah manis. Saya sebelumnya pernah kalah di partai puncak melawan lawan yang sama di final ini. Puji Tuhan saya bisa membalasnya kali ini. Saya belajar banyak dari pertarungan sebelumnya. Persiapan kami selama dua bulan berjalan dengan baik,” ungkap Novia Pesik, peraih medali emas.