Ayah Vidi Aldiano Terus Berbagi Kebaikan Lewat Acara Malam Seribu Cahaya

showbiz4 Dilihat

DermayuMagz.com – Harry Kiss, ayah dari mendiang penyanyi Vidi Aldiano, melanjutkan semangat kebaikan dengan merencanakan serangkaian kegiatan sosial yang lebih besar. Setelah sebelumnya melakukan aksi tebar ikan, kini ia tengah mempersiapkan sebuah acara bertajuk “Malam Seribu Cahaya”.

Program “Vidi Tetap Hidup” yang digagas oleh Harry Kiss ini berfokus pada kegiatan sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Ia tidak ingin ada pembatasan dalam pemberian bantuan, seperti sistem kupon yang menurutnya bisa dianggap sebagai penghinaan bagi penerima.

Dalam sebuah kesempatan di Kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, pada Minggu (24/5/2026), Harry Kiss menceritakan pengalamannya saat mengadakan acara pembagian ribuan porsi makanan. Ia menyiapkan 52 tenda, di mana setiap tenda menyediakan tiga jenis makanan dengan porsi yang cukup banyak.

Tujuannya adalah agar warga dapat memilih makanan yang mereka inginkan dan bahkan membawanya pulang untuk dinikmati bersama keluarga. Baginya, kebahagiaan yang terpancar dari wajah masyarakat adalah kepuasan batin yang tak ternilai harganya.

Lebih lanjut, Harry Kiss mengungkapkan rencana besarnya untuk acara “Malam Seribu Cahaya”. Acara ini akan menggabungkan keindahan tata cahaya dengan kegiatan santunan bagi warga sekitar Ciputat.

Ia membayangkan area danau di Ciputat akan dipenuhi dengan ribuan lampu yang memukau, menciptakan pemandangan malam yang indah dan megah. Konsep ini ia yakini akan memberikan hiburan dan kesan yang mendalam bagi masyarakat.

“Jadi danau itu kalau kamu lihat nanti, itu penuh dengan cahaya. Jadi lighting dari ujung danau sampai itu kita kasih lighting. Itu benar-benar namanya Malam Seribu Cahaya,” jelas Harry Kiss dengan antusias.

Baca juga : Mahasiswa Polindra Juara 2 Nasional Lomba Refactory Hackathon

Ia bahkan membandingkan keindahan acara yang akan diselenggarakannya dengan tempat wisata populer di Jakarta, mengklaim bahwa konsep pencahayaannya akan jauh lebih menarik. Semua ini ia lakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap kenangan putranya, Vidi Aldiano, dan untuk menghibur masyarakat.

Selain itu, Harry Kiss juga memiliki rencana untuk mengadakan pembagian roti secara massal. Ia mengenang betapa antusiasnya warga saat ia pernah membagikan roti, yang habis dalam hitungan detik saja.

“Toko roti, bawa seperangkat roti ya, ditaruh di meja. ‘Oke, sekarang saatnya ya. Oke yuk!’ 10 detik. Benar-benar 10 detik. Gone with the wind, itu roti,” kenangnya dengan senyum.

Di akhir perbincangan, Harry Kiss memohon doa agar rezekinya terus dilancarkan. Hal ini penting baginya agar ia dapat terus konsisten dalam menebar kebaikan kepada sesama, baik melalui pembagian roti maupun kegiatan lainnya.

Ia berharap agar kegiatan sosial ini dapat menjadi agenda rutin yang selalu dinantikan oleh masyarakat. “Nah, makanya, doakan kita ada rezeki ya, eh untuk supaya kita bisa tetap menebar kebaikan. Kebaikan dalam bentuk roti. Tebar roti. Tebar ikan,” pungkasnya.

Sementara itu, di kesempatan lain, aktris dan YouTuber Ria Ricis juga merayakan Idul Adha dengan penuh makna. Ia menghadiri perayaan di Masjid Nurul Huda, Kebagusan, Jakarta Selatan, pada Rabu (27/5/2026).

Kehadirannya di tengah masyarakat menarik perhatian dan disambut dengan antusiasme. Banyak warga yang memanggil namanya dan mencoba mendekat untuk menyapa.

Ria Ricis datang untuk menyaksikan langsung proses penyembelihan hewan kurbannya. Ia tampil sederhana dengan kerudung merah marun, namun tetap menjadi pusat perhatian.

Saat momen penyembelihan sapi kurbannya tiba, Ria Ricis tak dapat menahan air matanya. Ia menangis haru melihat prosesi tersebut, sambil menggendong putrinya, Moana.

Melalui momen ini, ia berupaya memberikan edukasi kepada Moana tentang makna Idul Adha, yaitu semangat keikhlasan dalam berkorban.

Meskipun cuaca terik dan dikelilingi keramaian, Ria Ricis tetap berada di lokasi hingga seluruh proses pemotongan sapi miliknya selesai.

Sebelum pisau menyembelih hewan kurbannya, Ria Ricis terlihat memanjatkan doa dengan wajah yang menunjukkan kesedihan mendalam. Momen emosional ini terjadi di tengah suara warga yang memanggil namanya.

Sejak kedatangannya, suasana di sekitar Masjid Nurul Huda menjadi semakin meriah dengan kehadiran Ria Ricis. Banyak warga, terutama ibu-ibu dan anak-anak, yang antusias menyambut idolanya.