DermayuMagz.com – Setelah menunaikan ibadah haji, presenter ternama Raffi Ahmad terlihat memangkas rambutnya. Momen ini dilanjutkan dengan silaturahmi bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia.
Pertemuan antara Raffi Ahmad dan Bahlil Lahadalia ini terekam dalam sebuah video yang kemudian diunggah ke akun Instagram Raffi Ahmad. Dalam video tersebut, Raffi mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran ibadah hajinya tahun ini.
Tak disangka, Bahlil Lahadalia memberikan nasihat langsung kepada Raffi. Sang menteri berharap agar Raffi Ahmad dapat segera mengubah perilakunya menjadi lebih baik setelah menunaikan ibadah haji.
“Adinda Raffi, kalau bisa kelakuan segera berubah Adinda,” ujar Bahlil Lahadalia dalam video tersebut. Raffi pun menanggapi dengan sigap, “Siap, Kakanda,” sahutnya.
Dalam kesempatan yang sama, Bahlil Lahadalia turut memanjatkan doa. Ia berharap agar seluruh umat Muslim yang menunaikan ibadah haji tahun ini dapat menjadi pribadi yang lebih baik. Doa juga dipanjatkan agar mereka menjadi berkah bagi sesama, bangsa, dan negara.
“Kita doakan keselamatan bangsa, rakyat, dan kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia,” tambah Bahlil. Raffi Ahmad sendiri mengungkapkan bahwa ia telah menitipkan banyak doa selama berada di Tanah Suci, bahkan tak sedikit air mata yang menetes saat menjalani ibadah haji.
Ia berharap agar ibadahnya diterima dan ia dapat menjadi haji mabrur. Raffi juga memohon ampunan atas segala dosa-dosanya.
Di Tanah Suci Ini Kami Titipkan Segala Doa
Melalui unggahan di media sosialnya, Raffi Ahmad menuliskan perasaannya selama berada di Tanah Suci. Ia mengaku telah menitipkan segala doa dan harapan hanya kepada Allah SWT.
“Semoga setiap langkah ibadah, setiap doa, dan setiap air mata menjadi keberkahan serta barokah untuk kami semua,” tulis Raffi Ahmad.
Presenter kondang itu juga berharap agar Tuhan senantiasa menjaga, memudahkan, dan menerima ibadahnya bersama dengan rekan-rekan yang lain. Ia merasa tersentuh mendapatkan kesempatan kembali menjadi tamu Allah.
Saat Matahari Tenggelam di Arafah
Raffi Ahmad berbagi momen haru lainnya, yaitu saat menyaksikan matahari terbenam di Padang Arafah. Pengalaman ini terasa sangat mendalam baginya.
“Saat matahari tenggelam di Arafah. Rasanya semua kesombongan, dosa, luka, dan penyesalan luruh di hadapan Allah,” ungkap Raffi yang juga menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni.
Ia merasakan momen tersebut sebagai bentuk pembersihan diri dari segala hal negatif yang mungkin pernah dilakukan.
Menangis Dalam Doa
Di tempat yang penuh keberkahan itu, Raffi Ahmad tidak dapat menahan air mata. Ia memohon ampunan dari Sang Pencipta untuk dirinya, kedua orang tuanya, dan orang-orang yang ia sayangi.
Baca juga : Polemik Anggaran Sapi Kurban Presiden, Golkar Beri Penjelasan
“Di tempat ini, tak ada yang lebih indah selain menangis dalam doa… memohon ampunan-Mu ya Rabb. Ampuni dosa-dosa kami, dosa kedua orang tua kami, dan dosa orang-orang yang kami sayangi,” demikian cuitan Raffi Ahmad.
Pengalaman spiritual ini diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam kehidupannya ke depan, sesuai dengan harapan Menteri Bahlil Lahadalia.
Sementara itu, penyanyi Once Mekel juga turut meramaikan momen Idul Adha 1447 Hijriah dengan menyalurkan hewan kurban. Meski bukan seorang Muslim, Once menyumbangkan 2 ekor sapi dan 25 ekor kambing.
Kegiatan ini telah menjadi rutinitas tahunan bagi Once. Ia melihat Idul Adha sebagai momentum yang tepat untuk mempererat tali silaturahmi dan berbagi kebahagiaan dengan sesama.
“Idul Adha adalah momentum yang sangat baik untuk memperkuat rasa kebersamaan dan gotong royong,” ujar Once Mekel dalam keterangan tertulisnya.
Penyaluran hewan kurban tahun ini dilakukan di kawasan tempat tinggalnya serta di berbagai titik di Jakarta, termasuk Tanah Abang, Gambir, Kemayoran, dan beberapa wilayah lainnya. Distribusi ini menjangkau lansia, keluarga prasejahtera, dan pekerja informal.
Makna Kurban untuk Once
Once Mekel menjelaskan bahwa berkurban baginya bukan hanya sekadar tradisi ibadah bagi umat Muslim, tetapi juga tentang berbagi dan kepedulian terhadap sesama tanpa memandang latar belakang.
“Bagi saya, berkurban selain menjalankan tradisi atau ibadah bagi umat Muslim, tetapi juga tentang bagaimana kita yang memiliki kecukupan bisa saling berbagi dan peduli terhadap sesama tanpa memandang latar belakang,” kata Once.
Ia berharap aksinya ini dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk saling menguatkan, terutama di tengah situasi ekonomi yang dinamis.
Target Utama Hewan Kurban Once Mekel
Proses pemotongan dan pendistribusian daging kurban dilakukan bersama dengan tokoh masyarakat, pengurus masjid, tim relawan, serta struktur partai di Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan. Hal ini bertujuan agar penyaluran berjalan tertib, higienis, dan tepat sasaran.
Target utama dari distribusi hewan kurban yang dilakukan oleh Once adalah para lansia, keluarga prasejahtera, dan komunitas pekerja informal yang membutuhkan.
Harapan dan Doa Once
Once Mekel berharap paket daging kurban yang disalurkan dapat membawa berkah dan kebahagiaan bagi keluarga penerima.
“Semoga paket daging kurban yang disalurkan hari ini bisa membawa berkah dan senyuman bagi keluarga yang menerimanya. Selamat Hari Raya Idul Adha, mari kita terus jaga semangat berbagi dan toleransi di tengah masyarakat,” tutur Once.






