Alphonso Davies dan Kondisinya Jelang Piala Dunia 2026 Jadi Pertanyaan Timnas Kanada

bola8 Dilihat

DermayuMagz.com – Timnas Kanada telah mengumumkan daftar 26 pemain yang akan berlaga di Piala Dunia 2026. Sebagai salah satu tuan rumah, Kanada memiliki harapan besar untuk meraih hasil terbaik di hadapan publik sendiri.

Nama Alphonso Davies menjadi pusat perhatian dalam skuad yang dipilih oleh pelatih Jesse Marsch. Kapten tim ini tetap dimasukkan dalam daftar pemain meskipun masih dalam proses pemulihan cedera hamstring.

Keputusan membawa Davies menimbulkan pertanyaan, mengingat pemain andalan Bayern Munchen ini dilaporkan belum mencapai kondisi fisik prima menjelang pertandingan pembuka turnamen.

Di sisi lain, Marsch menunjukkan keyakinan penuh pada kualitas timnya. Pelatih berusia 52 tahun itu menilai Kanada memiliki salah satu tim terbaik yang pernah mereka miliki untuk ajang Piala Dunia.

Alphonso Davies Jadi Taruhan Besar Kanada

Alphonso Davies mengalami cedera hamstring saat membela Bayern Munchen di semifinal Liga Champions melawan PSG pada awal Mei 2026. Cedera ini menghambat persiapannya menuju Piala Dunia.

Meskipun belum sepenuhnya pulih, Davies tetap masuk dalam skuad final Kanada. Statusnya sebagai kapten tim dan salah satu pemain kunci menjadi pertimbangan utama dalam keputusan tersebut.

Davies selama ini menjadi figur sentral dalam permainan Kanada. Kemampuannya dalam menyerang dari sisi kiri sekaligus membantu pertahanan membuat kontribusinya sangat berharga dan sulit digantikan.

Namun, membawa pemain yang belum dalam kondisi 100% fit tentu mengandung risiko. Kanada harus berhati-hati agar cedera Davies tidak memburuk saat turnamen memasuki fase krusial.

Jesse Marsch Tetap Percaya Diri dengan Skuadnya

Jesse Marsch mengakui bahwa beberapa pemainnya belum berada dalam kondisi fisik ideal. Meskipun demikian, mantan pelatih Leeds United ini tetap optimistis menyambut Piala Dunia 2026.

“Saya merasa ini adalah skuad terbaik kami saat ini dan mungkin, salah satu skuad terbaik yang pernah ada, jika bukan skuad terbaik yang pernah dibentuk Kanada pada satu waktu,” ujar Marsch.

“Apakah semuanya saat ini dalam kondisi 100%? Tidak, tetapi mereka hampir,” tambahnya.

“Namun, kami akan memiliki inti tim yang sangat kuat yang siap untuk pertandingan itu (pembuka melawan Bosnia), dan kami yakin kami bisa menjadi lebih kuat seiring berjalannya turnamen,” tegasnya.

Sumber: FotMob

DermayuMagz.com – Arsenal kembali gagal meraih gelar juara Liga Champions. The Gunners harus mengakui keunggulan Paris Saint-Germain (PSG) setelah kalah dalam adu penalti di final musim 2025/2026 yang berlangsung pada Sabtu (30/5/2026) malam WIB.

Baca juga : Antonio Conte Pergi, Kevin De Bruyne Akui Senang

Kekalahan Arsenal ini disambut dengan suka cita oleh rival sekota mereka di London, Chelsea. Tim berjuluk The Blues ini langsung memanfaatkan momen tersebut untuk menyindir Arsenal.

Tak lama setelah final Liga Champions 2025/2026 berakhir, Chelsea mengunggah postingan di media sosial yang semakin menambah luka Arsenal dan para pendukungnya.

Chelsea membungkus sindiran mereka untuk Arsenal dengan promosi tur stadion Stamford Bridge. The Blues menawarkan kepada para penggemar sepak bola kesempatan untuk melihat koleksi trofi lengkap di markas mereka.

“Ayo kunjungi markas trofi London! 🏆 Pesan tur stadion Stamford Bridge Anda sekarang juga melalui tautan di story kami atau di bio kami,” demikian keterangan yang menyertai postingan Chelsea di media sosial.

Pesan ini jelas ditujukan untuk menyindir Arsenal. Terlebih lagi, pada gambar pertama yang disertakan terlihat trofi Liga Champions yang terpajang di Stamford Bridge.

Pada gambar kedua, terlihat trofi Piala Dunia Antarklub 2025. Kebetulan, Arsenal belum pernah berhasil memenangkan kedua trofi tersebut sepanjang sejarah klubnya.

John Terry Ikut Ledek Arsenal

Postingan Chelsea di Instagram ini telah mendapatkan lebih dari 700.000 suka dan lebih dari 70.000 komentar. Banyak penggemar sepak bola menyadari bahwa pesan ini memang ditujukan untuk meledek Arsenal.

“Chelsea… Sumpah kamu Jahaaattt,” tulis presenter Ibnu Jamil menanggapi postingan tersebut.

Bahkan, legenda Chelsea, John Terry, turut menunjukkan kegembiraannya atas sindiran yang dilancarkan oleh The Blues. Terry memberikan emoji tertawa terbahak-bahak pada postingan Chelsea.

Chelsea sendiri telah berhasil meraih gelar juara Liga Champions sebanyak dua kali, yaitu pada tahun 2012 dan 2021.

Kekalahan Menyakitkan Arsenal

Dalam pertandingan yang digelar di Puskas Arena, Arsenal kalah tipis 3-4 saat adu penalti. Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes menjadi pemain yang gagal menjalankan tugasnya sebagai algojo penalti.

Arsenal sempat unggul lebih dulu di awal pertandingan melalui gol yang dicetak oleh Kai Havertz. Namun, di babak kedua, PSG berhasil menyamakan kedudukan melalui tendangan penalti dari penyerang Ousmane Dembele. Karena tidak ada gol tambahan, pertandingan harus diselesaikan melalui adu penalti.

The Gunners telah dua kali mencapai final Liga Champions. 20 tahun lalu, mereka juga mengalami kekalahan dramatis setelah Barcelona berhasil melakukan *comeback*. Sempat unggul lebih dulu, Arsenal saat itu kalah dengan skor 1-2.