Kim Tae Ri Bintangi Drama Baru Adaptasi Webtoon Populer

showbiz4 Dilihat

DermayuMagz.com – Kabar gembira datang dari industri hiburan Korea Selatan, di mana aktris berbakat Kim Tae Ri dikabarkan akan kembali menyapa penggemar melalui proyek drama terbarunya. Kali ini, ia didapuk menjadi pemeran utama dalam sebuah drama yang diadaptasi dari webtoon populer berjudul “Sister, In This Life, I’ll Become the Queen”.

Drama ini sendiri diangkat dari webtoon Naver yang memiliki judul asli Korea “Unni, Ibeonsaengen Naega Wangbiya”. Proyek ambisius ini dijadwalkan untuk memasuki tahap praproduksi pada paruh kedua tahun 2026. Jika semua berjalan sesuai rencana, syuting utama akan dimulai pada tahun 2027.

Keterlibatan Kim Tae Ri dalam drama ini menandai kembalinya sang aktris ke layar kaca setelah tiga tahun vakum. Proyek terakhirnya yang fenomenal adalah “Jeongnyeon: The Star Is Born”, yang sukses memukau penonton dengan penampilan memukaunya. Kembalinya Kim Tae Ri tentu saja disambut antusias oleh para penggemar yang merindukan pesona dan kemampuan aktingnya.

Informasi mengenai keterlibatan Kim Tae Ri ini pertama kali diungkapkan oleh seorang sumber industri hiburan kepada JTBC Entertainment News. Meskipun belum ada pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh pihak produksi drama, nama Kim Tae Ri disebut-sebut telah menjadi pilihan utama untuk peran sentral dalam adaptasi webtoon ini.

Drama adaptasi webtoon ini digadang-gadang akan menyajikan genre fantasi, romansa, dan elemen balas dendam yang sedang sangat digemari oleh para penikmat drama Korea. Cerita intinya akan berfokus pada kisah seorang wanita yang mendapatkan kesempatan kedua untuk kembali ke masa lalu, tepatnya 15 tahun sebelum kehidupannya hancur akibat pengkhianatan dari tunangannya, kakak perempuannya, serta kedua orang tuanya.

Dengan kesempatan emas ini, sang protagonis bertekad untuk membalas setiap orang yang telah merusak hidupnya. Lebih dari itu, ia juga berambisi untuk mengejar takdirnya sendiri demi menjadi seorang ratu. Perpaduan antara premis cerita yang penuh intrik dan potensi akting Kim Tae Ri yang mumpuni diprediksi akan menciptakan sebuah drama yang menarik dan penuh ketegangan.

Para penggemar webtoon “Sister, In This Life, I’ll Become the Queen” tentu sudah tidak sabar menantikan visualisasi cerita favorit mereka dalam format drama. Webtoon ini sendiri telah berhasil mengumpulkan basis penggemar yang besar berkat alur cerita yang emosional dan penuh kejutan tak terduga.

Hingga saat ini, pihak produksi masih menutup rapat informasi mengenai stasiun televisi mana yang akan menayangkan drama ini, atau platform streaming mana yang akan menjadi rumah digitalnya. Detail mengenai jadwal tayang perdana pun masih menjadi misteri.

Sementara menunggu proyek drama barunya digarap, Kim Tae Ri baru-baru ini menyapa penggemar melalui program varietas terbarunya yang bertajuk “After School Teacher Taeri”. Program ini ditayangkan di tvN dan menampilkan sisi lain dari Kim Tae Ri saat ia mengajar teater di sebuah sekolah dasar yang memiliki jumlah siswa sangat terbatas. Kehangatan, kesederhanaan, dan hiburan yang ditawarkan dalam program ini telah mendapatkan respons positif dari para penonton.

Kehadiran Kim Tae Ri dalam drama adaptasi webtoon ini diharapkan dapat mengulang kesuksesan proyek-proyeknya sebelumnya dan semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu aktris papan atas Korea Selatan. Penggemar dapat menantikan perkembangan lebih lanjut mengenai proyek yang sangat dinanti ini.

DermayuMagz.com – Aktor sekaligus komedian yang dikenal luas melalui film “Joshua Oh Joshua”, Joshua Suherman, baru-baru ini kembali mencuri perhatian publik dengan unggahan kreatifnya di media sosial. Pada Selasa (1/7/2026), Joshua membagikan sebuah video editan yang mengolah kembali adegan ikonik dari film yang membesarkan namanya saat ia masih kecil.

Alih-alih sekadar bernostalgia dengan memposting ulang cuplikan film secara utuh, Joshua Suherman justru menunjukkan sisi humorisnya dengan memberikan sentuhan modern dan kocak. Ia berhasil mengubah momen yang mungkin bagi sebagian orang terasa sedih menjadi sebuah parodi yang mengundang tawa terbahak-bahak.

Dalam salah satu unggahan yang paling banyak dibicarakan, Joshua menampilkan adegan dirinya yang masih kecil sedang berdiri di depan sebuah pintu. Adegan yang dalam film aslinya memiliki nuansa dramatis tersebut kini diubah total dengan penambahan lagu “Do You Wanna Build A Snowman?” dari film animasi Disney, Frozen. Penggunaan lagu yang kontras ini seketika mengubah suasana adegan menjadi sangat menggelitik.

Tak berhenti sampai di situ, Joshua juga menambahkan caption jenaka yang seolah mengumumkan “teaser FROZEN 3 feat @cutkeke_xavier”, merujuk pada salah satu aktris yang bermain dalam film “Joshua Oh Joshua”. Kombinasi antara visual film lawas dengan referensi budaya pop terkini dan gaya humor khas Joshua ini terbukti sangat efektif dalam menghibur para pengikutnya.

Kreativitas Joshua dalam mengemas ulang konten nostalgia ini patut diacungi jempol. Ia tidak hanya sekadar mengenang masa lalu, tetapi juga mampu menciptakan konten baru yang relevan dan menghibur bagi audiensnya, baik yang sudah lama mengenalnya maupun generasi baru yang mungkin baru pertama kali melihat aktingnya.

Selain parodi bertema Frozen, Joshua juga menunjukkan keahliannya dalam mengaitkan adegan film lama dengan tren masa kini. Ia mengunggah adegan saat karakternya memompa air dan menyandingkannya dengan caption, “Ski-erg Station @ HYROX JKT.” Hal ini secara cerdas menyamakan aktivitas sederhana tersebut dengan alat latihan kebugaran yang dikenal dalam ajang HYROX.

Kemampuan Joshua Suherman dalam menciptakan humor dari cuplikan film lawas ini kembali membuktikan bahwa ia adalah seorang entertainer yang serba bisa. Kejenakaannya tidak hanya terbatas pada penampilan fisik, tetapi juga mampu diekspresikan melalui pengolahan konten yang cerdas dan relevan.

Film “Joshua Oh Joshua” sendiri memiliki tempat spesial di hati banyak penonton Indonesia. Dirilis pada tahun 2001, film ini menjadi salah satu tontonan keluarga yang ikonik dan berhasil melambungkan nama Joshua Suherman sebagai salah satu artis cilik terpopuler di masanya. Aktingnya yang natural dan menghibur dalam film tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi banyak orang.

Melalui unggahan-unggahan kreatifnya, Joshua Suherman tidak hanya berhasil membangkitkan gelombang nostalgia di kalangan penggemar setianya, tetapi juga memperkenalkan kembali karya klasik tersebut kepada generasi yang lebih muda. Hal ini menunjukkan bagaimana sebuah karya seni, meskipun telah berusia puluhan tahun, tetap dapat relevan dan dinikmati melalui inovasi dan sentuhan humor yang tepat.