AC Milan Jajaki Oliver Glasner, Pertemuan Berjalan Lancar

bola2 Dilihat

DermayuMagz.com – AC Milan dikabarkan telah melakukan pertemuan dengan Oliver Glasner, yang merupakan kandidat kuat untuk mengisi posisi pelatih kepala di San Siro.

Pertemuan tersebut dilaporkan berjalan positif, memberikan sinyal baik bagi kedua belah pihak. AC Milan sendiri tengah aktif mencari pengganti Massimiliano Allegri yang tidak berhasil membawa tim lolos ke Liga Champions.

Meskipun target utama musim ini tidak tercapai, AC Milan sempat berada di posisi empat besar Serie A. Namun, performa mereka menurun di akhir musim, membuat mereka harus puas di posisi kelima dan hanya berhak tampil di Liga Europa.

Oliver Glasner menjadi salah satu nama yang paling santer disebut akan mengisi kursi pelatih. Keunggulannya adalah statusnya yang kini bebas transfer setelah kontraknya dengan Crystal Palace berakhir.

Pertemuan antara manajemen AC Milan dan Oliver Glasner berlangsung pada 2 Juni di luar Italia. Diskusi ini menjadi langkah krusial dalam upaya klub mencari nahkoda baru.

Menurut laporan dari Calciomercato, pembicaraan tersebut berjalan lancar dan informatif. Terdapat kesamaan visi dan pandangan mengenai proyek tim di masa depan.

Meskipun belum ada kesepakatan final yang tercapai, suasana pertemuan dinilai sangat positif. Rencana untuk melanjutkan diskusi dalam beberapa hari mendatang pun sudah diagendakan.

Glasner sendiri baru saja menyelesaikan musim yang sukses bersama Crystal Palace, bahkan berhasil membawa klub tersebut menjuarai Conference League.

Selain Oliver Glasner, AC Milan juga terus memantau beberapa nama pelatih potensial lainnya. Evaluasi ini dilakukan oleh tim yang terdiri dari Gerry Cardinale, Massimo Calvelli, dan Zlatan Ibrahimovic.

Salah satu nama yang masuk dalam radar adalah Mauricio Pochettino. Dikabarkan, telah ada kontak awal yang dilakukan melalui agennya. Namun, Pochettino masih mempertimbangkan tawaran tersebut di tengah kemungkinan proyek lain.

Nama lain yang juga menjadi perhatian adalah Matthias Jaissle, yang saat ini menukangi Al-Ahli. Untuk merekrutnya, AC Milan perlu melakukan negosiasi dengan klub asal Timur Tengah tersebut.

Arne Slot juga menjadi kandidat menarik setelah berpisah dengan Liverpool. AC Milan terus memperluas daftar incaran mereka untuk memastikan pilihan pelatih terbaik bagi klub.

Sementara itu, di sisi lain, legenda AC Milan, Fabio Capello, menyarankan agar klub segera mencari pembeli untuk Rafael Leao.

Capello menilai performa Leao mengalami penurunan signifikan dalam dua musim terakhir. Ia merasa pemain asal Portugal itu tidak lagi memberikan dampak yang sama seperti saat membawa Milan meraih Scudetto.

Sejak bergabung pada tahun 2019, Leao sempat menjadi simbol kebangkitan AC Milan. Kecepatannya, kemampuan dribbling, dan insting golnya menjadikannya pemain kunci.

Namun, inkonsistensi performa menjadi isu yang kerap menghampiri Leao. Ia sering mendapat kritik karena gagal mempertahankan level permainannya dalam jangka waktu yang lama.

Capello berpendapat bahwa Leao telah kehilangan banyak kelebihannya. Ia tidak lagi mampu menjadi penentu dalam pertandingan.

“Apa yang seharusnya dilakukan Milan? Sangat sederhana. Saya akan mencari tim yang akan segera merekrutnya,” ujar Capello kepada Gazzetta dello Sport.

Ia menambahkan bahwa Leao bukan lagi pemain yang sama seperti dua tahun lalu. Kecepatannya menurun, begitu pula keinginan untuk berkembang.

Posisi baru sebagai penyerang tengah atau peran hibrida juga dinilai tidak membantu Leao menemukan kembali performa terbaiknya.

Bahkan ketika kembali dimainkan di sayap kiri, Capello melihat Leao tidak lagi memiliki kecepatan seperti dulu.

Akibatnya, kontribusi Leao bagi AC Milan semakin berkurang dalam dua musim terakhir.

Capello juga menyoroti rumor yang beredar mengenai keinginan Leao untuk pindah. Ia menduga ada pihak yang membisikkan tawaran dari klub lain, mendorong sang pemain untuk mencari kesempatan baru.

Dengan situasi ini, AC Milan dihadapkan pada keputusan penting mengenai masa depan beberapa pemain kunci mereka, termasuk Rafael Leao, di tengah upaya membangun kembali tim di bawah pelatih baru.