Cegah Narkoba, Guru Ajak Masyarakat Bersatu dan Aparat Bertindak

Haurgeulis4 Dilihat

DermayuMagz.com – Upaya menjaga masa depan generasi penerus bangsa dari ancaman narkotika kini menjadi perhatian serius berbagai kalangan, termasuk dunia pendidikan.

Seorang tenaga pendidik, Sukma Umbara, baru-baru ini menyerukan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk membentengi lingkungan masyarakat dari bahaya penyalahgunaan narkoba dan psikotropika. Menurutnya, masalah ini merupakan tanggung jawab kolektif yang melibatkan keluarga, pihak sekolah, masyarakat luas, hingga jajaran aparat penegak hukum.

Dalam pandangan Sukma, generasi muda merupakan aset berharga yang keberlangsungan hidupnya harus dilindungi dari pengaruh buruk yang dapat menghambat pertumbuhan mereka. Kesadaran akan pentingnya lingkungan yang bersih dari narkoba harus dimulai dari kepedulian setiap individu terhadap kondisi di sekitarnya.

“Menjaga anak-anak dari jeratan narkotika bukan hanya tanggung jawab kepolisian atau instansi terkait. Orang tua, guru, tokoh masyarakat, hingga pemuda harus bersatu menciptakan ekosistem yang aman dan kondusif bagi tumbuh kembang generasi muda,” ungkap Sukma saat ditemui di wilayah Kecamatan Gantar pada Kamis, 16 Juli 2026.

Lebih lanjut, Sukma menekankan bahwa tindakan preventif akan jauh lebih efektif jika dibarengi dengan edukasi yang konsisten, baik di lingkup keluarga maupun di institusi pendidikan. Anak-anak dan remaja perlu dibekali pemahaman mendalam mengenai konsekuensi negatif narkotika, mulai dari dampak kesehatan fisik, mental, hingga kehancuran jenjang pendidikan dan masa depan mereka.

Selain fokus pada pencegahan, Sukma juga memberikan dukungan penuh terhadap langkah tegas aparat penegak hukum. Ia berharap pihak kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) terus menjalankan fungsinya secara profesional dan konsisten dalam menindak setiap indikasi tindak pidana narkotika.

Menurutnya, penegakan hukum yang tidak pandang bulu sangat krusial untuk memberikan efek jera bagi para pelaku maupun pengedar. “Jika ditemukan bukti adanya penyalahgunaan atau peredaran narkoba, aparat harus bertindak tegas sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Hal ini penting untuk menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat,” tegasnya.

Sukma menambahkan bahwa penegakan hukum yang represif harus tetap sejalan dengan upaya penyadaran masyarakat. Pemberantasan narkoba tidak akan maksimal jika hanya mengandalkan satu pihak saja, melainkan memerlukan partisipasi aktif dari seluruh lapisan warga.

Ia pun mengimbau agar masyarakat tidak merasa ragu atau takut untuk melaporkan kepada pihak berwajib apabila mencurigai adanya aktivitas yang berkaitan dengan narkoba di lingkungannya. Informasi dari warga sangat berharga bagi aparat dalam melakukan verifikasi dan menindaklanjuti potensi pelanggaran hukum.

“Kepedulian warga adalah kunci. Segera laporkan melalui prosedur yang resmi jika ditemukan adanya indikasi pelanggaran, agar aparat yang berwenang dapat mengambil tindakan yang tepat,” tambahnya.

Sebagai penutup, Sukma berharap para pelajar dan generasi muda senantiasa dibekali dengan pendidikan karakter yang kuat. Penguatan nilai-nilai agama serta keterlibatan dalam berbagai kegiatan positif diyakini mampu menjadi benteng pertahanan diri yang tangguh bagi anak muda dari godaan pengaruh negatif narkotika di masa depan.

Catatan Redaksi: Artikel ini merangkum pandangan narasumber mengenai urgensi pencegahan narkotika serta perlunya penegakan hukum yang konsisten guna menciptakan lingkungan yang sehat bagi generasi mendatang.