Diding Boneng: Dedikasi Tanpa Henti Sang Legenda hingga Akhir Hayat

showbiz4 Dilihat

Dedikasi Diding Boneng Semasa Hidup, Berkarya Sampai Tutup Usia

Opie Kumis membagikan kenangan tentang dedikasi Diding Boneng terhadap dunia seni serta doa yang dipanjatkannya untuk sang sahabat.

OlehRenisya Satya PutriDiterbitkan 03 Agustus 2026, 15:40 WIBShareCopy LinkBatalkanDiding Boneng saat tinggal di kontrakan sempit (Sumber: YouTube/Pedi Lubis)Jadi intinya…

  • Opie Kumis berduka atas wafatnya Diding Boneng, yang sangat mencintai seni.
  • Diding Boneng dikenal berdedikasi tinggi pada teater hingga akhir hayatnya.
  • Opie berharap anak-anak Diding Boneng menjaga nama baik dan mendoakan ayahnya.

Opie mengenang sebuah percakapan saat Diding Boneng pernah berkunjung ke rumahnya beberapa waktu lalu. Dalam momen tersebut, almarhum menyampaikan tekadnya untuk terus mengabdikan diri di dunia seni hingga akhir hidupnya.

“Abang sehat sampai titik nanti Abang meninggal, pokoknya Abang sudah tumpahin semua jiwa raga Abang sampai ajal Abang di dunia seni. Terbukti nih. Terbukti, kita lihat sekarang jasadnya ini. Berarti dia nepatin janji dia,” ujar Opie Kumis saat ditemui di rumah duka kawasan Matraman, Jakarta Pusat, Senin (3/8/2026).

Dedikasi Sebagai Seorang Pemain TeaterOpie Kumis Melayat ke Rumah Duka Diding Boneng © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi

Menurut Opie, kecintaan Diding Boneng terhadap dunia teater sudah terlihat sejak masih muda. Mendiang dikenal sebagai sosok yang begitu fokus menjalani kariernya sebagai pemain teater dan tidak pernah lelah untuk terus berkarya.

Dedikasi tersebut akhirnya membuahkan hasil hingga Diding Boneng dikenal luas oleh masyarakat melalui berbagai karya yang telah ia hasilkan. Opie pun bersyukur karena mendiang masih sempat menyaksikan dirinya meraih kesuksesan di dunia hiburan.

“Gua bersyukurnya di saat gua ketemu jalan yang gua cari, yang dikasih sama Dia (Tuhan), pada waktu itu dia masih sehat. Jadi dia masih sempat melihat: ‘Oh itu Opie, oh itu Alhamdulillah, oh itu begini, oh begitu.’ Jadi gua girang gitu,” ungkap Opie.

Harapan untuk Anak-anak Mendiang

Tak hanya mengagumi dedikasi mendiang terhadap seni, Opie juga menilai anak-anak Diding Boneng memiliki pribadi yang baik. Meski tidak mengikuti jejak sang ayah di dunia hiburan, mereka disebut mempunyai bekal agama yang baik.

Opie berharap kedua anak mendiang dapat menjadi penerus yang menjaga nama baik sang ayah. Ia juga berharap mereka dapat melanjutkan doa dan kebaikan untuk Diding Boneng.

“Ada dua orang ya, Alhamdulillah mudah-mudahan dia yang bisa jadi tongkat bapaknya ya. Ada yang bisa nambal-nambalin kekurangan, khilaf, salah bapaknya, mudah-mudahan dari dia,” jelasnya.

Doa Terbaik Bagi Sang Sahabat

Di akhir pernyataannya, Opie memanjatkan doa agar seluruh kesalahan Diding Boneng diampuni dan mendiang mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan.

“Ya mudah-mudahan doa gue buat Bang Boneng, mudah-mudahan Allah ampuni segala khilaf dan salahnya sebagai manusia. Mudah-mudahan Allah kasih tempat yang layak di sisinya, mudah-mudahan Allah lapangkan kuburnya,” pungkas Opie.

Lanjut Baca:

Selamat! Felicia Jadi Juara The Icon Indonesia, Vedra di Posisi Runner Up

Renisya Satya PutriTim RedaksiShareCopy LinkBatalkan

Add as a preferred source on Google

Pentas Bola Dunia 2026

  • Pemain Argentina Dikritik usai Tidak Ikut Bentangkan Spanduk Malvinas9 jam yang lalu
  • FIFA Pacu Kajian 64 Tim untuk Piala Dunia 20303 hari yang lalu
  • FIFA Resmi Lakukan Investigasi atas Dugaan Pelanggaran Argentina di Piala Dunia 20264 hari yang lalu
  • Breel Embolo Seharusnya Tidak Dapat Kartu Merah, IFAB Sebut VAR Lewati Protokol5 hari yang lalu
  • Pemain Tanjung Verde Gondol Penghargaan Gol Terbaik Piala Dunia 20266 hari yang lalu
  • Slavko Vincic Pilih Pensiun usai Pimpin Final Piala Dunia 20266 hari yang lalu
  • Dani Olmo Tolak Permintaan Maaf Roberto Ayala, Sebut Alasannya Tidak Benar1 minggu yang lalu
  • Cristiano Ronaldo Masuk Tim Terburuk Piala Dunia 2026, 2 Pemain Inggris Ikut Tercantum1 minggu yang lalu
  • Roberto Ayala Akui Salah Pukul Dani Olmo di Final Piala Dunia 20261 minggu yang lalu
  • FIFA Tegaskan Tak Ada Match Fixing di Piala Dunia 20261 minggu yang lalu
  • Robert Lewandowski Tidak Melihat Versi Terbaik Lamine Yamal di Piala Dunia 20261 minggu yang lalu
  • Pelaku Kekerasan Argentina di Final Piala Dunia 2026 Tidak Perlu Dihukum1 minggu yang lalu

Lihat Selengkapnya

Selamat! Felicia Jadi Juara The Icon Indonesia, Vedra di Posisi Runner Up

Felicia mengucap terima kasih kepada orang-orang yang telah mendukungnya selama kompetisi di The Icon Indonesia.

OlehM Altaf JauharDiterbitkan 04 Agustus 2026, 00:37 WIBShareCopy LinkBatalkanFelicia di The Icon Indonesia. (Instagram/ sctv)Jadi intinya…

  • Felicia dinobatkan sebagai juara The Icon Indonesia 2026, mengalahkan Vedra.
  • Kedua finalis tampil memukau, dipuji juri saat kolaborasi dengan Dewa19.
  • Felicia meraih trofi, uang tunai Rp300 juta, mobil, lagu, dan beasiswa.

Secara keseluruhan, kedua finalis tampil apik di babak Grand Final Result The Icon Indonesia. Tantangan kolaborasi bersama Dewa19 hingga penampilan solo dituntaskan Vedra dan Felicia dengan sempurna.

Pada babak kolaborasi, Vedra mendapat pujian Ahmad Dhani, atas kemampuan membawakan karyanya yang berjudul “Bukan Cinta Manusia Biasa”. Padahal Dhani menyebut lagu itu yang paling kurang dikenal dibanding hits Dewa19 lainnya.

“Lagu ini sebenarnya bukan lagu yang terkenal. Lagu ini dikenal oleh Baladewa lagu yang tidak laku. (Tapi dibawakan Vedra) Kok bagus,” ungkap Ahmad Dhani usai tampil bersama Vedra.

Penampilan Felicia pun tak kalah memukau. Tampil bersama Dewa19 membawakan “Pupus”, Felicia sukses menjadikan lagu ini terasa kekinian. Titi DJ sebagai judge pun menilai kolaborasi Felicia bersama Dewa19 terasa begitu menyatu dan tidak terlihat ada perbedaan generasi di atas panggung.

“Kalau dilihat secara keseluruhan, penampilan itu tidak ada terlihat perbedaan umur. Dewa19 walaupun sudah lama, saat tampil bersama jadi kelihatan muda mereka. Jadi Pupus 2.0. Waduh gila,” ucap Titi DJ.

Pada babak Grand Final Result The Icon Indonesia, Vedra dan Felicia sempat tampil bersama membawakan “Andaikan Kau Datang” milik legenda Band Koes Plus. Harmonisasi dan aksi yang apik menunjukkan kedua finalis memang layak berada di babak Grand Final.

 

Momen MenegangkanVedra di The Icon Indonesia. (Instagram/ sctv)

Momen mendebarkan pun tiba ketika detik-detik jawara The Icon Indonesia diumumkan. Wajah-wajah tegang terlihat jelas terpancar dari Vedra dan Felicia, menanti pengumuman itu setelah perjalanan panjang yang mereka lalui di ajang ini.

“Siapakah yang akan menjadi juara The Icon Indonesia. Apakah Felicia Tangerang, apakah Vedra Batam. Dan juara The Icon Indonesia, selamat untuk Felicia,” sahut Ananda Omesh selaku host.

Hadiah yang Diterima Felicia

Jerit histeris sontak terdengar dari para penonton, terutama bagi mereka para pendukung setia kedua grand finalis. Atas kemenangan ini, Felicia berhak atas tropi The Icon Indonesia, uang tunai Rp300 juta, satu unit mobil, lagu kemenangan dari Trinity Optima Production, serta beasiswa.

“Puji Tuhan terima kasih banyak, saya bersyukur banget nggak nyangka ada di panggung ini dan jadi pemenang. Terima kasih atas dukungannya, terima kasih banyak SCTV udah kasih Cia kesempatan sebesar ini, dan buat Mami Papi dan keluarga besar Cia. Juga untuk vocal coach aku, coach koreografer,” ucap Felicia.

Ucapan Terima Kasih untuk Pendukung

Felicia juga berterima kasih kepada para pendukung yang telah menemaninya selama menjalani The Icon Indonesia. Ia menyadari kemenangan ini bukan akhir, tetapi awal dari perjalanan kariernya di industri musik.

“Terima kasih para pendukung aku di mana pun kalian berada. Pastinya ini bukan akhir tapi awal perjalanan aku. Terus dukung aku, semoga aku bisa terus berkarier dan memberkati orang lewat karya-karya aku,” pungkas Felicia.

Lanjut Baca:

Titi DJ Puji Penampilan Felicia dengan Lagu Dewa19 di Final The Icon Indonesia: Jadi Pupus 2.0

M Altaf Jauhar, Ratnaning AsihTim RedaksiShareCopy LinkBatalkan

Add as a preferred source on Google

Pentas Bola Dunia 2026

  • Pemain Argentina Dikritik usai Tidak Ikut Bentangkan Spanduk Malvinas9 jam yang lalu
  • FIFA Pacu Kajian 64 Tim untuk Piala Dunia 20303 hari yang lalu
  • FIFA Resmi Lakukan Investigasi atas Dugaan Pelanggaran Argentina di Piala Dunia 20264 hari yang lalu
  • Breel Embolo Seharusnya Tidak Dapat Kartu Merah, IFAB Sebut VAR Lewati Protokol5 hari yang lalu
  • Pemain Tanjung Verde Gondol Penghargaan Gol Terbaik Piala Dunia 20266 hari yang lalu
  • Slavko Vincic Pilih Pensiun usai Pimpin Final Piala Dunia 20266 hari yang lalu
  • Dani Olmo Tolak Permintaan Maaf Roberto Ayala, Sebut Alasannya Tidak Benar1 minggu yang lalu
  • Cristiano Ronaldo Masuk Tim Terburuk Piala Dunia 2026, 2 Pemain Inggris Ikut Tercantum1 minggu yang lalu
  • Roberto Ayala Akui Salah Pukul Dani Olmo di Final Piala Dunia 20261 minggu yang lalu
  • FIFA Tegaskan Tak Ada Match Fixing di Piala Dunia 20261 minggu yang lalu
  • Robert Lewandowski Tidak Melihat Versi Terbaik Lamine Yamal di Piala Dunia 20261 minggu yang lalu
  • Pelaku Kekerasan Argentina di Final Piala Dunia 2026 Tidak Perlu Dihukum1 minggu yang lalu

Lihat Selengkapnya