Drummer Band Hardcore Mundur Sementara untuk Jadi Biksu

Gaya Hidup4 Dilihat

DermayuMagz.com – Kabar mengejutkan datang dari kancah musik hardcore Thailand. S. Piyawutt, sang drummer dari band Whispers, memutuskan untuk rehat sejenak dari aktivitas bermusik demi menjalani kehidupan sebagai seorang biksu.

Keputusan yang tak biasa ini diumumkan secara resmi oleh Whispers melalui akun Instagram mereka pada hari Senin (11/5/2026). Band menegaskan bahwa mundurnya S. Piyawutt bukanlah akibat dari konflik internal, melainkan murni dorongan spiritual pribadi.

Dalam unggahan tersebut, Whispers menyatakan, “Drummer kami, @s.piyawutt memutuskan untuk memasuki gaya hidup religius untuk beberapa waktu.”

Menjalani kehidupan sebagai biksu sementara merupakan praktik yang umum dalam tradisi Buddhisme Theravada, yang banyak dianut di Thailand dan Myanmar. Tradisi ini kerap dilakukan sebagai bentuk pendalaman spiritual, praktik meditasi, sekaligus ungkapan bakti kepada orang tua.

Posisi Drummer Sementara Diisi oleh Pex

Untuk mengisi kekosongan posisi drummer selama S. Piyawutt menjalani masa baktinya, band Whispers akan kedatangan Pex dari band For Decision. Pex akan mengambil alih peran drummer untuk sementara waktu.

Baca juga: Perketat Skrining Penumpang Internasional di Bandara Soetta Antisipasi Hantavirus

Whispers juga memberikan jaminan kepada para penggemar bahwa keputusan ini bersifat sementara. Sang drummer diharapkan akan kembali bergabung dengan band setelah menyelesaikan masa kehidupan religiusnya.

Sekilas Tentang Band Whispers

Whispers sendiri merupakan band yang terbentuk pada tahun 2014. Mereka dikenal dengan ciri khas musik hardcore metal modern yang mereka juluki sebagai “Bangkok Evilcore”.

Formasi band ini terdiri dari Nitisart “Mike” Chaiburi yang mengisi posisi vokalis. Untuk lini gitar, diisi oleh Kitti “Ole” Suwan dan Weerayuth “Neung” Klibpratum. Tanin “Get” Meemongkol memegang kendali pada bass, sementara posisi drummer diisi oleh Piyawut “Es” Thongprakob.

Nama Whispers mulai mendapatkan perhatian luas pada tahun 2021, berkat perilisan EP mereka yang berjudul Narok Bon Din. Saat ini, band tersebut bernaung di bawah label Flatspot Records.

Perkembangan mereka terus berlanjut dengan dirilisnya EP Yom Ma Lok. Salah satu single unggulan dari EP ini adalah lagu berjudul “Retribution”, yang semakin memperkuat identitas musik mereka di kancah musik hardcore.