Dusan Vlahovic Diminta Pangkas Gaji di Juventus, Disebut Berutang pada Klub

bola6 Dilihat

DermayuMagz.com – Juventus tengah menghadapi situasi pelik terkait negosiasi perpanjangan kontrak penyerang andalannya, Dusan Vlahovic. Sang pemain kini menyandang status sebagai pesepak bola dengan gaji tertinggi di Serie A, namun kesepakatan baru belum tercapai.

Klub berjuluk ‘Si Nyonya Tua’ ini berupaya keras untuk menyesuaikan struktur pengeluaran mereka. Hal ini sejalan dengan penerapan kebijakan batas gaji baru yang diterapkan oleh manajemen. Akibatnya, Juventus ingin menurunkan pendapatan tahunan Vlahovic yang saat ini mencapai angka 12 juta euro per musim.

Perbedaan pandangan antara klub dan pemain dalam negosiasi ini terbilang cukup signifikan. Muncul pula spekulasi bahwa situasi ini bisa saja membuat Vlahovic meninggalkan Juventus secara gratis ketika kontraknya berakhir. Kondisi ini tentu saja memicu berbagai tanggapan, termasuk dari legenda klub, Marco Tardelli.

Tardelli Nilai Vlahovic Masih Penting untuk Juventus

Marco Tardelli berpandangan bahwa Dusan Vlahovic tetap memegang peranan penting dalam proyek jangka panjang Juventus. Ia menilai kualitas yang dimiliki oleh striker asal Serbia tersebut belum dapat digantikan oleh pemain lain yang ada di dalam skuad saat ini.

“Bagi saya, tim harus dibangun di sekitar Vlahovic. Jika dia fit secara fisik, dia adalah pemain yang siap pakai, andal, dan bisa diandalkan. Dia mencetak gol dan selalu melakukannya,” ujar Tardelli kepada Tuttosport.

Legenda Juventus itu juga mengamati adanya peningkatan performa Vlahovic menjelang akhir musim kompetisi. Kepercayaan yang diberikan oleh pelatih sejak awal musim diyakini telah membantu sang pemain menemukan kembali performa terbaiknya.

“Kepergiannya akan merugikan karena saya tidak berpikir ada pemain dalam skuad yang memiliki kualitas teknis untuk menggantikannya,” lanjut Tardelli, yang merupakan bagian dari tim nasional Italia saat menjuarai Piala Dunia 1982.

Juventus Minta Pengorbanan dari Sang Striker

Meskipun mengakui kemampuan Vlahovic, Tardelli juga berpendapat bahwa pemain berusia 26 tahun tersebut perlu melakukan evaluasi diri terkait performanya selama beberapa musim terakhir. Ia merasa kontribusi Vlahovic belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi besar yang disematkan sejak direkrut dengan biaya transfer yang tidak sedikit.

Saat ini, Juventus dikabarkan berupaya keras untuk memangkas gaji Vlahovic. Targetnya adalah agar gaji sang striker mendekati batas baru yang ditetapkan klub, yaitu sekitar 7 juta euro per musim. Di sisi lain, kubu Vlahovic masih menginginkan nominal yang lebih tinggi, sekitar 8 juta euro per tahun, ditambah dengan bonus dan komisi lain.

“Vlahovic juga harus jujur kepada dirinya sendiri dan mengakui bahwa dalam beberapa tahun terakhir, dia jauh dari kata fenomenal,” kata Tardelli.

“Dia berutang sesuatu kepada Juventus dan akan lebih baik jika memberikan balasan dengan menerima syarat klub terkait penyesuaian gajinya. Jika kepercayaan Spalletti tidak cukup baginya, maka jelas Juventus harus melepasnya,” tutup Tardelli.

Bagi Juventus, keputusan terkait masa depan Dusan Vlahovic berpotensi menjadi salah satu agenda terpenting pada bursa transfer musim panas mendatang. Hasil negosiasi dalam beberapa pekan ke depan akan sangat menentukan nasib kerja sama antara kedua belah pihak.

Baca juga : Pegadaian Timor Leste Raih Kinerja Unggul, Buka Jalan ke Pasar Global

Sumber: juvefc

DermayuMagz.com – Mantan penjaga gawang Timnas Portugal, Ricardo, baru-baru ini menyatakan dukungannya terhadap Cristiano Ronaldo. Ricardo meyakini bahwa Ronaldo masih akan menjadi ancaman signifikan bagi Timnas Portugal di Piala Dunia 2026, meskipun usianya sudah tidak muda lagi.

Cristiano Ronaldo kembali dipercaya untuk memperkuat lini serang Timnas Portugal. Pelatih Roberto Martinez memutuskan untuk memanggil pemain berusia 41 tahun tersebut untuk berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026.

Pemanggilan Ronaldo ke ajang terbesar sepak bola dunia ini memang menimbulkan perdebatan. Sebagian pihak berpendapat bahwa Ronaldo masih mampu memberikan perbedaan bagi Selecao, sementara yang lain menilai usianya telah membebaninya.

Masih Punya Rasa Lapar yang Besar

Ricardo termasuk salah satu yang percaya bahwa Ronaldo masih layak membela Timnas Portugal. Ia berargumen bahwa meskipun Ronaldo telah menua, semangat juang dan etos kerjanya tidak menunjukkan penurunan sedikit pun.

Ricardo menjelaskan bahwa dedikasi yang ditunjukkan Ronaldo saat ini sama kuatnya dengan ketika ia memulai karier profesionalnya lebih dari dua dekade lalu. Ia melihat tidak ada perubahan dalam etos kerja maupun karakter Ronaldo.

“Membandingkan Ronaldo yang mengenakan nomor punggung 17 dengan Ronaldo saat ini yang mengenakan nomor 7 di usia 41 tahun, saya melihat dedikasi yang sama, komitmen yang sama, kepedulian yang sama terhadap orang-orang di sekitarnya, serta gairah yang tetap sama,” ujar Ricardo kepada A Bola.

Sanggup Beradaptasi

Menurut Ricardo, salah satu kunci Ronaldo mampu bertahan di level tertinggi sepak bola selama bertahun-tahun adalah kemampuannya beradaptasi. Perubahan peran dari pemain sayap menjadi penyerang tengah membuat kapten timnas Portugal ini tetap efektif dan kompetitif, meski tidak lagi berada di usia puncak kariernya.

Dalam pandangan Ricardo, pencapaian dan konsistensi Ronaldo selama ini menjadikannya sosok yang sulit dibandingkan dengan pemain lain. Ia berpendapat bahwa dunia sepak bola mungkin akan kesulitan menemukan figur lain yang mampu menyamai perjalanan karier dan pengaruh besar yang telah diciptakan oleh Ronaldo.

“Cris (Ronaldo) masih memiliki kekuatan fisik, teknik dan mental yang bagus dan itu membuatnya masih jadi mesin penghancur yang berbahaya. Selama ada dia, lawan selalu dihantui oleh ancaman. Tidak ada kata lain yang bisa mendeskripsikannya, karena dia adalah pemain yang unik dan bakal sulit ditiru siapapun,” pungkasnya.

Sumber: A Bola