DermayuMagz.com – Ratusan petani kelapa sawit di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, baru-baru ini mendapatkan pemahaman mendalam mengenai literasi keuangan. Kegiatan edukasi ini diselenggarakan oleh PT Asuransi Sinar Mas bersama dengan tiga anak perusahaan lainnya, yaitu PT Sinar Mas Asuransi Syariah, PT Asuransi Simas Insurtech, dan PT Simas Penjaminan Kredit.
Inisiatif ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program GENCARKAN (Gerakan Nasional Cerdas Keuangan) yang digagas oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu, acara ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Bulan Literasi Keuangan dan Bulan Inklusi Keuangan yang berlangsung pada tahun 2026.
Direktur PT Asuransi Sinar Mas, Dumasi M. M. Samosir, menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memperluas jangkauan literasi dan inklusi keuangan di masyarakat. Perusahaan secara khusus menyasar kelompok-kelompok yang memegang peranan penting dalam menggerakkan roda perekonomian di daerah.
Menurut Dumasi, pemahaman yang baik mengenai pengelolaan keuangan sangat krusial bagi para petani plasma sawit. Pengetahuan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi mereka untuk membangun ketahanan finansial yang kokoh. Dengan demikian, kesejahteraan mereka dapat meningkat secara berkelanjutan.
Dumasi menambahkan, edukasi kepada komunitas petani telah menjadi fokus utama perusahaan selama beberapa tahun terakhir. Program serupa telah sukses dilaksanakan di berbagai wilayah di Indonesia. Jangkauannya meliputi Kabupaten Humbang Hasundutan, Pulau Solor di Nusa Tenggara Timur, Padang, Bukittinggi, Lombok, Amurang, Putussibau, Manokwari, hingga Manado.
Kegiatan yang diselenggarakan di Banggai ini dihadiri oleh 126 petani plasma sawit yang merupakan binaan dari PT Kurnia Luwuk Sejati. Kehadiran mereka menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap pentingnya peningkatan literasi keuangan.
Petani Dibekali Pengelolaan Keuangan hingga Asuransi Syariah
Dalam sesi edukasi, para petani dibekali dengan berbagai materi penting. Mereka mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai pengelolaan keuangan keluarga yang bijak. Selain itu, materi manajemen risiko juga menjadi fokus utama, membantu mereka mengidentifikasi dan mengantisipasi potensi ancaman terhadap stabilitas finansial.
PT Simas Penjaminan Kredit turut berperan aktif dengan memberikan pengenalan mendalam mengenai produk asuransi kredit perdagangan. Produk ini dirancang untuk memberikan perlindungan tambahan bagi para pelaku usaha.
Di sisi lain, PT Sinar Mas Asuransi Syariah memperkenalkan konsep asuransi yang berbasis syariah. Pendekatan ini menekankan pada prinsip tolong-menolong antar anggota, memberikan alternatif perlindungan keuangan yang sesuai dengan ajaran Islam.
Wardani Murad, Komisaris PT Kurnia Luwuk Sejati, memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan kegiatan ini. Ia menilai bahwa literasi keuangan dan perlindungan asuransi merupakan dua pilar yang saling melengkapi. Keduanya sangat vital dalam upaya meningkatkan kesejahteraan para petani plasma.
“Kami sangat berterima kasih kepada PT Asuransi Sinar Mas atas inisiatifnya dalam menyelenggarakan kegiatan edukatif ini,” ujar Wardani. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh petani plasma dan hadirin yang telah hadir. “Tidak ada yang bisa memprediksi kapan risiko kecelakaan akan terjadi, oleh karena itu perlindungan melalui asuransi menjadi sangat penting. Di sisi lain, literasi keuangan juga perlu terus digalakkan agar petani plasma mampu mengelola keuangan dengan baik dan mewujudkan kesejahteraan yang lebih optimal,” tambahnya.
Pimpinan Cabang Asuransi Sinar Mas Luwuk, Elisa Mangapul Tobing, mengungkapkan harapannya agar kegiatan ini dapat membekali masyarakat dengan pengetahuan yang cukup untuk membuat keputusan keuangan yang lebih cerdas.
“Kami berharap para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru mengenai pengelolaan keuangan, tetapi juga semakin memahami manfaat riil dari perlindungan asuransi. Dengan pemahaman yang lebih baik, mereka diharapkan mampu mengambil keputusan keuangan yang lebih bijak, sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing,” ujar Elisa.
550 Petani Terima Asuransi Mikro Gratis
Sebagai bagian dari upaya nyata untuk meningkatkan inklusi keuangan, PT Asuransi Sinar Mas tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga memberikan perlindungan. Sebanyak 550 petani menerima manfaat dari produk Asuransi Mikro Simas Petani secara cuma-cuma.
Produk asuransi mikro ini dirancang untuk memberikan perlindungan terhadap risiko kecelakaan diri yang berlaku selama 24 jam. Manfaat yang diberikan mencakup santunan jika peserta meninggal dunia atau mengalami cacat tetap akibat kecelakaan. Selain itu, terdapat juga santunan harian yang diberikan sesuai dengan ketentuan polis.
Sebagai pelengkap, para peserta juga mendapatkan “Celengan Impian”. Fasilitas ini dirancang sebagai sarana edukasi yang mendorong kebiasaan menabung sejak dini, membantu membangun fondasi keuangan yang kuat.
Program literasi keuangan yang dijalankan oleh PT Asuransi Sinar Mas ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan yang telah dimulai sejak tahun 2015. Hingga saat ini, perusahaan telah berhasil menyelenggarakan 262 kegiatan literasi di 62 kota. Total peserta yang telah terlibat mencapai 165.680 orang.
Lebih lanjut, perusahaan juga telah mendistribusikan 127.516 kartu asuransi mikro dan membagikan 49.655 celengan kepada berbagai lapisan masyarakat. Upaya ini menunjukkan dedikasi perusahaan dalam meningkatkan kesejahteraan finansial masyarakat.
Selain melalui metode tatap muka, Asuransi Sinar Mas juga aktif memanfaatkan berbagai platform digital untuk memperluas jangkauan edukasi keuangan. Media sosial dan situs resmi perusahaan menjadi saluran penting untuk menyajikan informasi seputar pengelolaan keuangan dan pentingnya perlindungan asuransi.
Melalui serangkaian kegiatan seperti yang dilaksanakan di Banggai ini, PT Asuransi Sinar Mas berharap dapat menumbuhkan kesadaran yang lebih luas di kalangan masyarakat. Khususnya bagi para petani plasma sawit, pemahaman mengenai perencanaan keuangan yang matang dan perlindungan terhadap risiko akan menjadi bekal berharga untuk mencapai kesejahteraan jangka panjang yang lebih baik.






