DermayuMagz.com – Kylian Mbappe menegaskan bahwa keputusannya untuk bergabung dengan Real Madrid adalah awal dari sebuah tantangan besar. Ia memiliki ambisi untuk mengukir sejarah yang mendalam, bukan sekadar mengumpulkan piala.
Sejak resmi berseragam Real Madrid, Mbappe merasa bahwa klub tersebut sesuai dengan bayangannya. Ia bertekad untuk meninggalkan jejak yang signifikan dalam sejarah sepak bola, melampaui sekadar koleksi trofi.
Pemain berusia 27 tahun ini masih memiliki banyak target yang ingin dicapai bersama Los Blancos, menunjukkan bahwa motivasinya tidak pernah surut meski telah mencapai level tertinggi.
Dalam sebuah wawancara, Mbappe mengungkapkan pandangannya tentang Real Madrid dan dorongan kuat yang membuatnya terus berkembang. Ia ingin dikenang sebagai pemain yang meninggalkan warisan, bukan hanya sebagai pengoleksi gelar.
Mbappe menyatakan bahwa Real Madrid telah memenuhi semua ekspektasinya sejak hari pertama. Ia merasakan pesona magis klub tersebut, yang menurutnya sulit ditandingi oleh tim lain di dunia.
Baginya, Real Madrid adalah representasi kemegahan sepak bola. Kesempatan untuk mengenakan seragam putih legendaris adalah kebanggaan tersendiri.
“Persis seperti yang saya bayangkan. Bagi banyak orang, selain para penggemar Barcelona, ini adalah klub terbesar di dunia. Klub ini membuat hati Anda bergetar,” ujar Mbappe.
“Saya pikir semua orang memahami itu. Ini adalah klub yang mewakili dan melambangkan kebesaran. Saya bahagia dan bangga bisa bermain untuk klub ini. Saya ingin meninggalkan jejak dalam sejarah Real Madrid, karena jika Anda berhasil melakukannya di klub terbesar dunia, maka Anda telah mendapatkan tempat dalam sejarah sepak bola,” tegas Mbappe.
Mbappe kembali menegaskan bahwa ambisinya bukan hanya soal menambah jumlah trofi. Ia ingin terus meningkatkan level permainannya dan mengukir warisan berharga yang akan dikenang publik dalam jangka waktu lama.
Bagi dirinya, sepak bola menuntut pemain untuk terus bergerak maju tanpa pernah merasa puas. Kesuksesan besar bukanlah alasan untuk berhenti berjuang.
“Itu adalah pertanyaan yang selalu saya tanyakan kepada diri sendiri. Jawaban paling mudah tentu mengatakan ingin memenangkan setiap gelar yang ada,” kata Mbappe.
“Tetapi ada orang-orang yang telah mencapai lebih dari sekadar memenangkan semua trofi. Dalam sepak bola selalu ada sesuatu yang harus dilakukan, karena jika Anda tidak melakukannya, orang lain akan mengambil tempat Anda,” pungkas Mbappe.
DermayuMagz.com – Piala Dunia 2026 diprediksi akan menjadi turnamen paling monumental dalam sejarah sepak bola, baik dari segi jumlah peserta maupun potensi keuntungannya.
FIFA telah menyiapkan total dana distribusi sebesar 650 juta poundsterling untuk seluruh negara peserta, dengan 520 juta poundsterling dialokasikan sebagai hadiah berdasarkan pencapaian tim.
Di tengah sorotan terhadap gaji pemain di level klub, muncul pertanyaan mengenai kompensasi yang diterima saat membela tim nasional Inggris.
Mekanisme pembayaran untuk pemain Timnas Inggris berbeda dengan gaji yang mereka terima dari klub masing-masing.
Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) tidak pernah merinci pembayaran kepada pemain tim nasional. Namun, laporan menyebutkan setiap pemain menerima biaya penampilan sekitar 2.000 poundsterling per pertandingan.
Jumlah ini tergolong kecil dibandingkan gaji mingguan di klub, karena FA menganggap membela negara sebagai sebuah kehormatan.
Pendapatan terbesar pemain berasal dari bonus berdasarkan pencapaian tim. Laporan The Mirror menyebutkan, pemain Inggris bisa mendapat bonus hingga 500.000 poundsterling jika menjuarai Piala Dunia 2026.
Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, juga berpeluang menerima bonus jutaan poundsterling jika berhasil membawa tim meraih gelar juara dunia pertama sejak 1966. FIFA menyalurkan hadiah turnamen ke federasi nasional, yang kemudian diatur distribusinya oleh FA, termasuk untuk operasional tim dan bonus pemain.
Bagi sebagian atlet, keuntungan utama dari Piala Dunia tidak selalu dari imbalan finansial federasi. Turnamen ini seringkali menciptakan peluang bisnis yang jauh lebih besar.
Banyak perusahaan menunda kampanye iklan mereka hingga skuad resmi diumumkan. Pemain yang terpilih ke tim nasional biasanya mengalami peningkatan nilai komersial di mata sponsor.
Penampilan impresif di hadapan audiens global bahkan bisa menghasilkan keuntungan melampaui bonus FA. Kesempatan bersinar di panggung dunia tidak hanya mendatangkan pengakuan, tetapi juga peningkatan nilai komersial yang sangat menguntungkan.






