Mazda Hadirkan Mobil Kecil dengan Teknologi Terbaru

Otomotif5 Dilihat

DermayuMagz.com – Mazda baru-baru ini meluncurkan versi teranyar dari Scrum Van dan Scrum Wagon di pasar Jepang. Mobil mungil yang masuk dalam kategori kei car ini mendapatkan pembaruan signifikan, mencakup aspek tampilan hingga fitur keselamatan modern.

Perlu diketahui, meskipun menyandang merek Mazda, kendaraan ini sebenarnya merupakan hasil rebadge dari Suzuki Every yang juga baru saja mengalami pembaruan.

Menurut laporan dari Carscoops, Mazda Scrum kini hadir dengan desain yang lebih segar dan kontemporer. Pembaruan ini mencakup penggunaan setir baru serta panel instrumen digital yang kini menjadi fitur standar pada semua varian.

Di dalam kabin, fungsionalitas tetap menjadi prioritas utama. Namun, Mazda berhasil memberikan sentuhan modern melalui kluster instrumen digital dan opsi layar infotainment berukuran 9 inci yang telah terintegrasi dengan sistem navigasi.

Beberapa varian terpilih juga akan dimanjakan dengan fitur tambahan seperti kamera 360 derajat dan pemanas setir, yang tentunya akan meningkatkan kenyamanan bagi pengemudi dan penumpang.

Untuk urusan dapur pacu, Mazda Scrum masih mengandalkan mesin bensin berkapasitas 660 cc, yang merupakan ciri khas dari kendaraan kei car di Jepang.

Konsumen memiliki pilihan untuk mengawinkan mesin tersebut dengan transmisi manual atau otomatis. Selain itu, tersedia pula opsi penggerak roda belakang (RWD) serta sistem penggerak empat roda (4WD).

Bagi yang menginginkan performa lebih, beberapa varian tertentu dilengkapi dengan mesin turbo yang mampu menyemburkan tenaga sekitar 63 hp.

Di pasar Jepang, Mazda Scrum facelift ini dibanderol mulai dari US$ 8.500, yang setara dengan Rp 151,4 juta jika menggunakan kurs Rp 17.814 per dolar AS.

Chery Siapkan Mobil Listrik Mini, Targetnya Pasar Jepang

Sementara itu, Chery dikabarkan sedang dalam tahap persiapan untuk meluncurkan mobil listrik mungil atau kei car yang ditujukan untuk pasar Jepang. Model baru ini rencananya akan dipasarkan di bawah merek baru bernama Emta, dan diposisikan sebagai pesaing langsung bagi BYD Racco yang telah lebih dulu menarik perhatian di segmen kendaraan kompak Negeri Sakura.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi ekspansi agresif Chery dalam pasar kendaraan listrik global, terutama di Jepang yang dikenal sebagai basis utama mobil kei car.

Pengembangan mobil listrik mungil ini dilakukan melalui perusahaan patungan yang bernama Electric Mobility Technologies (EMT). Kemitraan ini melibatkan beberapa perusahaan besar, termasuk Chery, Jiangsu Yueda Automobile Group, Autobacs Seven, Gotion, dan Anest.

Mobil pertama dari merek Emta dijadwalkan akan memulai debutnya di Jepang pada tahun 2027. Kendaraan ini akan hadir dalam format kei car lima pintu dengan desain yang khas, yaitu boxy atau mengotak, yang sangat identik dengan mobil perkotaan di Jepang.

Secara visual, mobil ini disebut-sebut memiliki kemiripan dengan Chery QQ Ice Cream yang saat ini sudah tersedia di pasar domestik Tiongkok.

Perlu dipahami, kei car merupakan segmen kendaraan mungil yang sangat populer di Jepang. Mobil jenis ini dikenal dengan dimensinya yang ringkas, efisiensi bahan bakar yang tinggi, serta biaya kepemilikan yang relatif lebih terjangkau dibandingkan mobil konvensional.

Baca juga : Tren Gelang Emas Tiga Warna Twist: Pilihan Gaya Kekinian

Oleh karena itu, tidak mengherankan jika segmen kei car mampu menyumbang sekitar sepertiga dari total pasar otomotif di Jepang.