DermayuMagz.com – Kemeriahan Kampoeng Ramadan Trunojoyo 2026 dipastikan akan semakin terasa dengan kehadiran Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (PAMDI) Malang Raya.
Organisasi ini telah menyatakan kesiapannya untuk turut memeriahkan agenda bazar Ramadan yang rencananya akan diselenggarakan selama 29 hari penuh, mulai dari tanggal 1 hingga 29 Maret 2026.
Kampoeng Ramadan Trunojoyo akan berlokasi di Lapangan Trunojoyo, Klojen, Kota Malang. Penyelenggaraan acara ini menjadi kali pertama di kawasan tersebut, menjadikannya sebuah inovasi baru dalam perayaan Ramadan.
PAMDI, yang sebelumnya dikenal dengan nama PAMMI (Persatuan Artis Musik Melayu Indonesia), kini hadir dengan identitas baru dan semangat yang diperbarui. Organisasi ini merupakan wadah resmi bagi para artis musik dangdut di Indonesia, dengan dukungan penuh dari Ketua Umum nasional, Bang Haji Rhoma Irama.
Ketua PAMDI Kota Malang, Rosa Amelia, yang juga dikenal sebagai mantan anggota trio vokal Wong Telu, mengungkapkan antusiasmenya terhadap acara ini. Ia mengajak seluruh pengurus PAMDI di wilayah Malang Raya, termasuk Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang, untuk berpartisipasi aktif.
Seluruh pengurus dari berbagai tingkatan ini dijadwalkan akan tampil secara bergantian sepanjang bulan Ramadan. Rosa Amelia menekankan bahwa keterlibatan PAMDI tidak hanya sebatas penampilan hiburan.
“Insyaallah kami akan tampil selama 29 hari penuh secara bergantian. Selain performance, kami juga akan berbagi takjil sekaligus memperkenalkan PAMDI kepada masyarakat,” ujar Rosa Amelia.
Ia menambahkan bahwa momen Ramadan ini dianggap sebagai waktu yang sangat strategis untuk memperkenalkan eksistensi PAMDI kepada masyarakat luas di Malang Raya. Perubahan nama dari PAMMI menjadi PAMDI diharapkan dapat memperjelas identitas organisasi sebagai rumah bagi para insan musik dangdut Indonesia.
Di area bazar yang berlokasi di bekas ruko Patimura, PAMDI tidak hanya akan menyajikan hiburan musik dangdut. Mereka juga telah merencanakan kegiatan sosial yang bermakna, seperti pembagian takjil gratis kepada para pengunjung. Dalam persiapan kegiatan ini, PAMDI juga mendapatkan dukungan dari Garuda Food.
Baca juga di sini: Bintang Grey's Anatomy, Eric Dane, Meninggal Dunia Akibat ALS
Ketua Panitia Penyelenggara Kampoeng Ramadhan Trunojoyo 2026, Ir Jimmy Darwis Samirin, SH, menyambut baik partisipasi PAMDI Malang Raya. Ia menilai bahwa kehadiran para artis dangdut lokal akan memberikan warna dan nuansa hiburan yang lebih kaya selama bulan Ramadan.
“Kami sangat senang PAMDI Malang Raya ikut meramaikan bazar Ramadan ini. Dengan banyaknya artis lokal yang tampil, kami optimistis acara akan berlangsung ramai dan meriah,” ungkap Jimmy Darwis Samirin.
Panitia telah menyiapkan sekitar 80 unit stand pameran yang masing-masing berukuran 3×3 meter dengan bentuk tenda kerucut. Selain panggung hiburan yang akan diisi oleh PAMDI dan artis lainnya, acara ini juga akan dilengkapi dengan wahana permainan keluarga.
Desain wahana permainan ini diharapkan dapat mengakomodasi pengunjung dari berbagai usia dan kalangan, sehingga Kampoeng Ramadhan Trunojoyo dapat menjadi destinasi yang menyenangkan bagi seluruh keluarga.
Jimmy Darwis Samirin berharap Kampoeng Ramadhan Trunojoyo dapat menjadi destinasi ngabuburit pilihan baru bagi masyarakat Kota Malang. Lokasinya yang berada di pusat kota dianggap sangat strategis dan mudah dijangkau oleh siapa saja.
Lebih lanjut, kegiatan ini tidak hanya akan menghadirkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta hiburan musik. Acara ini juga mendapat dukungan yang solid dari berbagai pihak, termasuk DMR Production, PAMDI Malang Raya, TIMES Indonesia, Malang Post, EventMalang, dan JTV Malang.
Panitia juga secara terbuka mengundang para pelaku usaha dan sponsor yang berminat untuk bergabung dan berpartisipasi dalam kegiatan ini. Informasi lebih lanjut mengenai kesempatan kolaborasi dapat diperoleh melalui tim marketing yang telah ditunjuk oleh panitia.
Dengan adanya kolaborasi yang erat antara komunitas musik dangdut, para pelaku usaha, dan media lokal, Kampoeng Ramadhan Trunojoyo 2026 diharapkan dapat memberikan dampak yang signifikan. Acara ini tidak hanya menjadi ajang hiburan semata, tetapi juga diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi kreatif selama bulan suci Ramadan.
Kehadiran PAMDI Malang Raya di panggung Kampoeng Ramadan Trunojoyo juga dapat diartikan sebagai simbol bahwa musik dangdut tetap memiliki tempat yang istimewa di hati masyarakat Indonesia. Selain itu, partisipasi ini juga akan memperkuat eksistensi organisasi artis dangdut di tingkat daerah.






