DermayuMagz.com – Pertandingan krusial akan tersaji di Toronto Stadium saat Panama dan Kroasia saling berhadapan dalam lanjutan Grup L Piala Dunia 2026, Rabu (24/6/2026) pukul 06.00 WIB. Kedua tim sama-sama mengincar poin perdana mereka di turnamen ini, setelah menelan kekalahan pada laga pembuka.
Kroasia saat ini menempati posisi keempat di Grup L tanpa poin, menyusul kekalahan 4-2 dari Inggris. Sementara itu, Panama berada satu tingkat di atas berkat keunggulan selisih gol, karena hanya takluk 0-1 dari Ghana.
Laga ini menjadi sangat penting bagi kedua negara untuk menjaga asa lolos ke babak selanjutnya. Kroasia bertekad mengamankan posisi tiga besar, sedangkan Panama memiliki misi bersejarah untuk meraih poin pertama mereka di ajang Piala Dunia.
Misi Sejarah Panama dan Tantangan Berat di Grup L
Panama, yang menduduki peringkat ke-34 dunia, datang ke Piala Dunia 2026 dengan ambisi besar di bawah asuhan pelatih Thomas Christiansen. Target utama mereka adalah mencetak poin perdana dalam sejarah partisipasi di Piala Dunia. Satu-satunya penampilan Panama sebelumnya adalah pada edisi 2018 di Rusia, di mana mereka menelan kekalahan di ketiga pertandingan grup melawan Belgia, Inggris, dan Tunisia.
Kekalahan di laga ini akan membuat peluang Panama untuk finis di posisi ketiga Grup L menjadi sangat kecil, mengingat aturan tiebreaker pertama adalah rekor head-to-head. Satu-satunya skenario bagi Panama untuk tetap bertahan di kompetisi jika kalah adalah jika Inggris takluk dari Ghana dan Panama kemudian harus mengalahkan Inggris di pertandingan ketiga.
Kroasia Bertekad Bangkit dengan Pengalaman Veteran
Di sisi lain, Kroasia juga menghadapi tekanan setelah kekalahan pembuka. Namun, tim asuhan pelatih Zlatko Dalic memiliki rekam jejak yang lebih impresif di ajang Piala Dunia. Dalic, yang telah mengalami tiga kekalahan dalam empat pertandingan terakhir diyakini mampu membimbing skuadnya untuk lolos ke babak 32 besar.
Sejarah mencatat, tim asuhan Dalic tidak terkalahkan di fase grup Piala Dunia 2018 dan 2022, di mana mereka berhasil mencapai final dan semifinal. Enam pemain dari skuad Kroasia saat ini merupakan bagian dari tim Piala Dunia 2018, termasuk veteran Luka Modric yang berusia 40 tahun dan diperkirakan akan kembali menjadi starter.
Kroasia belum pernah bertemu Panama sebelumnya, dengan pertemuan terakhir melawan negara CONCACAF adalah saat mengalahkan Kanada 4-1 di Qatar pada 2022.
DermayuMagz.com – Erling Haaland menjadi sorotan setelah membawa Norwegia mengalahkan Senegal 3-2 pada laga Grup I Piala Dunia 2026. Dua gol yang dicetaknya membantu tim memastikan tiket ke babak 32 besar.
Tambahan dua gol tersebut membuat Haaland kini mengoleksi empat gol di turnamen ini. Jumlah itu menyamai torehan Kylian Mbappe dan hanya terpaut satu gol dari Lionel Messi.
Norwegia kini mengumpulkan enam poin dan sejajar dengan Prancis di puncak klasemen Grup I. Kedua tim akan bertemu pada laga terakhir untuk menentukan juara grup.
Meski sedang menikmati performa impresif, Haaland memilih meredam ekspektasi berlebihan. Penyerang Manchester City itu meminta seluruh pihak menikmati pencapaian bersejarah yang sudah diraih Norwegia.
Haaland Minta Norwegia Tetap Realistis
Kelolosan ke fase gugur menjadi pencapaian penting bagi Norwegia yang kembali tampil di Piala Dunia setelah penantian panjang. Haaland menilai keberhasilan tersebut layak dirayakan oleh seluruh rakyat Norwegia.
Saat ditanya apakah ini bisa menjadi turnamennya, Haaland memberikan jawaban yang lugas. Ia mengakui pencapaian saat ini sudah sangat besar bagi timnya.
“Itu tergantung apa yang Anda maksud. Jika yang dimaksud adalah lolos untuk pertama kalinya dalam 28 tahun dan berhasil melewati fase grup, maka ya, saya rasa demikian,” ujar Haaland.
“Kalau untuk memenangkan Piala Dunia, tentu tidak. Saya pikir kita harus sedikit realistis dan berbahagia, setiap orang Norwegia di seluruh dunia hari ini,” lanjut Haaland.
Santai Menyambut Duel Kontra Prancis
Norwegia akan menghadapi Prancis pada pertandingan terakhir Grup I. Laga tersebut akan menentukan siapa yang finis sebagai juara grup.
Meski Prancis menjadi salah satu favorit juara, Haaland tidak terlalu memikirkan hasil pertandingan tersebut. Baginya, target utama Norwegia sudah berhasil dicapai dengan lolos ke fase gugur.
“Saya tidak peduli, kami sudah lolos,” kata Haaland.
“Mereka mungkin akan mengalahkan kami dan kemudian memenangkan seluruh turnamen,” tambah Haaland sambil bercanda.
Momen Bersejarah yang Tak Akan Dilupakan
Euforia keberhasilan Norwegia terlihat sejak sebelum pertandingan melawan Senegal dimulai. Para suporter berkumpul di Times Square dan merayakan perjalanan tim mereka di Piala Dunia 2026.
Selebrasi khas mendayung yang dilakukan para pendukung juga diikuti para pemain setelah pertandingan berakhir. Momen tersebut menjadi salah satu kenangan spesial bagi Haaland.
“Itu gila. Martin Odegaard dan saya sempat membicarakannya sebelum pertandingan, apakah kami akan ikut melakukannya jika semuanya berjalan sesuai harapan, dan ternyata benar terjadi,” tutur Haaland.
“Jadi saya rasa itu adalah momen yang sangat spesial bagi seluruh Norwegia,” imbuh Haaland.






