Quillan Salkilld Bungkam Mateusz Gamrot di Ronde 1 UFC, Dominasi Total!

bola3 Dilihat

DermayuMagz.com – Dunia MMA kembali dikejutkan dengan lahirnya talenta baru yang mampu membalikkan prediksi para pengamat. Dalam gelaran UFC Vegas 120 yang berlangsung di Meta APEX, Las Vegas, pada Sabtu (08/08/2026), petarung asal Australia, Quillan Salkilld, sukses mencatatkan kemenangan sensasional atas petarung papan atas Mateusz Gamrot hanya dalam satu ronde.

Duel di kelas ringan ini menjadi sorotan utama karena mempertemukan dua profil petarung dengan latar belakang yang kontras. Gamrot, atlet asal Polandia berusia 35 tahun, sebelumnya telah mengukuhkan posisinya di jajaran elite divisi ringan dengan menempati peringkat ke-6 hingga ke-8 dunia. Sebaliknya, Salkilld yang baru berusia 26 tahun datang dengan status sebagai penantang yang sedang naik daun, membawa rekor impresif tak terkalahkan dalam 12 laga profesional terakhirnya.

Dominasi Kilat di Oktagon

Pertandingan baru saja dimulai, namun intensitas tinggi langsung terasa. Salkilld berhasil mengambil kendali ritme melalui serangan left hook pendek yang mendarat telak di wajah Gamrot. Terdesak oleh serangan tersebut, Gamrot mencoba melakukan taktik takedown untuk mengubah alur permainan ke lantai, namun pertahanan Salkilld terbukti jauh lebih solid dari yang diperkirakan.

Salkilld justru mampu membalikkan situasi dengan melakukan takedown krusial terhadap lawannya. Dengan kelincahan yang luar biasa, ia berhasil mengamankan posisi back mount dan tanpa membuang waktu, Salkilld mengunci leher Gamrot dengan teknik rear-naked choke yang mematikan. Gamrot, yang tidak memiliki ruang untuk meloloskan diri, terpaksa melakukan tap out pada menit ke-4:25 ronde pertama.

Bintang Baru Kelas Ringan

Kemenangan telak ini menegaskan status Salkilld sebagai ancaman nyata di divisi ringan UFC. Prestasi ini sekaligus melanjutkan tren positifnya, di mana ia telah mencetak tiga kemenangan melalui penghentian di ronde pertama secara berturut-turut. Konsistensi dalam menyuguhkan performa dominan membuatnya kembali diganjar bonus bergengsi “Performance of the Night”.

“Quillan Salkilld memaksa Mateusz Gamrot untuk menyerah dengan kuncian rear-naked choke di ronde pertama UFC Vegas 120, mengumumkan dirinya sebagai ancaman kelas ringan yang sah dengan cara yang paling tak terduga,” tulis laporan Yardbarker menanggapi hasil laga tersebut.

Di sisi lain, kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi karier Mateusz Gamrot. Setelah sebelumnya sempat bangkit dari kekalahan kontra Charles Oliveira dengan mengalahkan Esteban Ribovics di UFC 327, hasil minor di Las Vegas ini memaksa Gamrot untuk mengevaluasi kembali posisinya dalam persaingan menuju papan atas. Bagi Salkilld, kemenangan ke-13 secara beruntun ini bukan sekadar statistik, melainkan tiket emas untuk menantang jajaran petarung top di peringkat 10 besar dunia.

DermayuMagz.com – Aksi gemilang juga ditunjukkan oleh pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, dalam ajang Moto3 Inggris 2026 yang dihelat di Sirkuit Silverstone. Meski harus memulai balapan dari posisi start yang kurang menguntungkan, yaitu di urutan ke-16, pembalap Honda Team Asia berusia 17 tahun ini mampu tampil impresif dengan menembus barisan 10 besar saat garis finis dikibarkan.

Sejak putaran awal, Veda menunjukkan kedewasaan dalam memacu motornya di tengah persaingan yang sangat rapat. Kecepatan yang stabil menjadi kunci utama bagi sang pembalap untuk tetap berada dalam rombongan besar yang memperebutkan posisi sepuluh besar hingga lap terakhir. Ketatnya jarak antarpembalap membuat setiap manuver menjadi krusial, dan Veda mampu menjaga fokusnya di tengah tekanan tinggi.

Hasil Signifikan di Silverstone

Veda akhirnya menyentuh garis finis di urutan kesembilan, dengan selisih waktu 12.276 detik dari sang juara, David Almansa. Catatan ini tergolong sangat kompetitif mengingat ia harus bersaing dengan pembalap-pembalap berpengalaman lainnya. Keberhasilan finis di posisi kesembilan memberikan tambahan tujuh poin penting bagi klasemen pribadinya.

Di belakang Veda, Matteo Bertelle harus puas menempati posisi ke-10 dengan selisih waktu yang sangat tipis, yakni 12.351 detik. Konsistensi Veda sepanjang balapan menunjukkan perkembangan pesat yang ia alami selama musim 2026 ini, menjadikannya salah satu pembalap yang patut diperhitungkan dalam sisa seri Moto3 musim ini.

Dominasi David Almansa

Sementara itu, podium utama Moto3 Inggris 2026 dikuasai oleh David Almansa dengan catatan waktu total 32:45.262. Ia disusul oleh Alvaro Carpe di posisi kedua dengan selisih waktu 0.701 detik, dan Valentino Perrone yang melengkapi podium di urutan ketiga dengan gap 0.991 detik dari sang juara.

Berikut adalah catatan posisi finis para pembalap di barisan depan:

  • 1. David Almansa (32:45.262)
  • 2. Alvaro Carpe (+0.701)
  • 3. Valentino Perrone (+0.991)
  • 4. Adrian Fernandez (+1.111)
  • 5. Joel Esteban (+3.743)
  • 6. Joel Kelso (+11.614)
  • 7. Riccardo Salmela (+11.759)
  • 8. Eddie O’Shea (+11.818)
  • 9. Veda Ega Pratama (+12.276)
  • 10. Matteo Bertelle (+12.351)

Hasil ini tentu menjadi modal berharga bagi Veda Ega Pratama untuk menatap balapan-balapan berikutnya dengan kepercayaan diri yang lebih tinggi, sekaligus membuktikan bahwa talenta muda Indonesia mampu bersaing di level tertinggi balap motor dunia.