DermayuMagz.com – Harapan besar yang disematkan pada pundak pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, di ajang Moto3 Inggris 2026 harus menemui hambatan besar. Setelah sempat tampil menjanjikan pada sesi latihan, rider andalan Honda Team Asia ini justru harus menelan pil pahit dengan terpuruk di posisi ke-16 pada babak kualifikasi yang berlangsung pada 8 Agustus 2026.
Hasil kurang memuaskan ini menjadi sorotan tajam, mengingat Veda sebelumnya menunjukkan grafik performa yang cukup stabil. Pada sesi latihan bebas pertama (FP1), ia mampu mengamankan posisi keenam, dan performanya sempat meningkat drastis saat ia menembus jajaran tiga besar pada sesi practice. Sayangnya, kegagalan dalam mengeksekusi strategi yang tepat saat kualifikasi membuat posisinya melorot jauh dari harapan.
Persaingan Ketat di Baris Depan
Sementara Veda berjuang dengan kendala teknis dan strateginya, barisan depan kualifikasi Moto3 Inggris 2026 didominasi oleh Scott Ogden. Pembalap dari tim CIP Green Power tersebut tampil impresif dengan mencatatkan waktu tercepat dua menit 9,126 detik. Ogden berhasil mengungguli rekan setimnya, Adrian Cruces, yang mengamankan posisi kedua, sementara Valentín Perrone dari Red Bull KTM Tech3 melengkapi dominasi di baris terdepan.
Sesi kualifikasi kali ini juga diwarnai insiden yang cukup mendebarkan. Pemimpin klasemen sementara, Maximo Quiles dari CFMoto Aspar Team, harus mengakhiri sesi lebih cepat akibat kecelakaan fatal di Tikungan 18. Insiden tersebut membuat Quiles terlihat meringis kesakitan pada bagian lengan kanannya, menambah daftar drama yang terjadi di Sirkuit Silverstone akhir pekan ini.
Rekam Jejak Veda Ega Pratama
Perjalanan Veda Ega Pratama di musim debutnya tahun 2026 sebenarnya diwarnai dengan catatan sejarah yang membanggakan. Ia memulai musim dengan finis di posisi kelima pada seri pembuka di Thailand, yang kemudian disusul dengan pencapaian luar biasa yakni podium ketiga di Brasil. Momen tersebut sempat mengangkat namanya sebagai salah satu talenta muda yang patut diperhitungkan di kancah internasional.
Namun, konsistensi tetap menjadi tantangan utama bagi pembalap muda ini. Setelah sempat meraih podium ketiga di Prancis—berkat diskualifikasi yang menimpa rivalnya—Veda mengalami pasang surut performa. Dalam enam balapan terakhir, ia tercatat gagal mendulang poin dalam dua kesempatan. Kunjungan ke Silverstone ini seharusnya menjadi titik balik bagi Veda untuk kembali ke jalur persaingan papan atas.
Fokus pada Balapan Utama
Meski harus memulai balapan dari posisi ke-16, peluang untuk memperbaiki catatan waktu tentu masih terbuka lebar. Balapan utama Moto3 Inggris 2026 dijadwalkan akan dihelat pada hari Minggu, 9 Agustus 2026, pukul 20.30 WIB. Seluruh mata penggemar balap tanah air kini tertuju pada Veda, berharap ia mampu tampil lebih agresif dan mampu menembus dominasi pembalap di depan untuk memperbaiki posisinya di klasemen.
“Hasil kualifikasi ini menjadi evaluasi penting bagi tim dan Veda. Strategi yang lebih matang serta ketenangan dalam menghadapi tekanan di lintasan menjadi kunci utama bagi Veda jika ingin kembali berdiri di podium,” ujar pengamat balap mengenai performa Veda di Silverstone.
Ketangguhan mental Veda akan diuji dalam balapan nanti. Dengan dukungan dari Honda Team Asia, diharapkan ia dapat mengeluarkan potensi terbaiknya dan menunjukkan bahwa dirinya masih layak bersaing dengan para pembalap muda berbakat lainnya di panggung dunia.






