Ria Ricis Jelaskan Soal Tindik Hidung, Akui Hanya Stiker dan Siap Dihujat

showbiz4 Dilihat

DermayuMagz.com – Kehidupan pribadi selebritas selalu menarik perhatian publik, tak terkecuali pedangdut dan YouTuber ternama, Ria Ricis. Baru-baru ini, ia menjadi sorotan warganet karena penampilannya yang berbeda, yakni dengan adanya hiasan yang menyerupai tindik di hidungnya.

Kemunculan hiasan tersebut sontak memicu berbagai komentar dan perdebatan di media sosial. Banyak warganet yang menghujat dan mempertanyakan keputusan Ria Ricis yang dianggap mengubah penampilannya secara permanen.

Menanggapi ramainya perbincangan di dunia maya, Ria Ricis akhirnya memberikan klarifikasi. Melalui sebuah wawancara yang dirilis pada Rabu, 27 Mei 2026, ia menjelaskan bahwa hiasan di hidungnya bukanlah tindik permanen.

“Oh tidak, ini stiker,” ujar Ria Ricis dengan santai, menjelaskan bahwa aksesori tersebut dapat dipindahkan dan tidak melukai kulit.

Ia menambahkan, “Jadi ini kamu bisa pindahin. Kamu bisa pindahin ke sini, bisa dipindahin nehi-nehi di tengah, nehi-nehi di mana.”

Ria Ricis menyadari bahwa setiap gerak-geriknya di ruang publik selalu menjadi sorotan. Namun, ia mengaku tidak terlalu ambil pusing dengan komentar negatif yang dilontarkan oleh sebagian warganet.

Ia menyatakan, “Tidak, tidak apa-apa. Kan kita sudah terbiasa dan itu sudah menjadi risiko. Jadi apapun yang diberitakan tidak masalah.”

Bagi Ria Ricis, yang terpenting adalah kebahagiaan orang-orang di sekitarnya. “Yang penting kalian senang, kalian semua rezekinya lancar, bahagia, apapun itu yang terjadi happy,” tuturnya.

Ia memilih untuk fokus pada kebahagiaan pribadi dan tumbuh kembang putrinya, daripada terbebani oleh komentar negatif. Selama aktivitasnya tidak merugikan pihak lain, Ria Ricis merasa berhak menjalani hidup sesuai dengan keinginannya.

“Enggak apa-apa, enggak apa-apa. Aku mah terserah yang, terserah yang infoin saja. Mau infoinnya kayak gimana tidak apa-apa. Yang pasti kalian senang,” pungkasnya.

Di sisi lain, Ria Ricis juga membeberkan alasan di balik keputusannya menjalani operasi plastik pada hidungnya. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut bukan semata-mata demi estetika, melainkan ada alasan kesehatan yang mendasarinya.

Operasi tersebut dilakukan karena adanya masalah kesehatan yang cukup serius terkait bentuk tulang hidungnya.

Ria Ricis mengungkapkan bahwa ia telah lama mempertimbangkan tindakan ini. Bahkan, ia sempat membagikan informasi mengenai kondisinya ini sejak beberapa tahun lalu, sekitar tahun 2021 atau 2022.

“Pertimbangannya sudah lama sekali,” jelasnya.

Baca juga : Ini Wajah dan Tanda Pengenal Pemilik New Zone Medan yang Dicari Polisi

Ia melanjutkan, “Kalau teman-teman lihat aku sudah pernah posting dari beberapa tahun lalu, mungkin dari tahun 2021, 2022, aku lupa, tidak tahu pasti.”

Pemeriksaan medis yang dijalani oleh Ria Ricis tidak hanya sekali. Ia pernah melakukan pemeriksaan mendalam di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

“Memang waktu itu pernah periksa di RSCM, sudah sempat masuk ke radiologi apa segala macam aku tidak tahu pasti,” ungkapnya.

Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya kelainan pada tulang hidungnya. “Sudah sempat dicek juga memang tulangnya bengkok, bengkok ke kiri.”

Kondisi tulang hidung yang bengkok ini ternyata memberikan dampak signifikan pada saluran pernapasannya. “Karena kalau misalnya bengkok ke kiri kan dia ada jalur menutup gitu.”

Oleh karena itu, operasi perbaikan pun dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut. Prosedur ini melibatkan beberapa tahapan perbaikan.

“Kemudian kemarin diperbaiki, dikikis, dipotong, terus diisi lagi pakai iga, sekalian dinaikin,” papar Ria Ricis mengenai proses operasinya.

Dampak dari masalah kesehatan ini membuat Ria Ricis harus bergantung pada obat-obatan dalam jangka waktu yang cukup lama. Ia merasakan betapa beratnya kondisi tersebut.

Setiap hari, ia harus menggunakan semprotan hidung agar dapat bernapas dengan lega. Ketergantungan ini sudah berlangsung selama bertahun-tahun.

“Efeknya sekarang sudah bisa bernapas,” katanya.

Ia juga membandingkan kondisinya dengan orang lain yang juga menjalani prosedur serupa. “Teman-teman bisa tanya beberapa yang sudah melakukan rinoplasti juga.”

Sebelumnya, ia terpaksa menggunakan obat semprot hidung secara berlebihan untuk mengatasi sesak napas. “Kalau dulu aku pernah pakai obat namanya Iliadin, itu sehari 4 sampai 5 kali.”

Padahal, penggunaan obat tersebut memiliki batasan yang jelas. “Yang mana seharusnya bolehnya dipakai cuma sehari sekali dalam waktu 5 hari.”

Kondisi ini telah berlangsung cukup lama, menunjukkan betapa seriusnya masalah kesehatan yang dihadapi Ria Ricis. “Aku pakai itu 5 tahun berturut-turut,” pungkasnya.

Dalam konteks lain, sebuah artikel terpisah memberitakan tentang interaksi antara Raffi Ahmad dan Menteri Bahlil Lahadalia. Setelah menunaikan ibadah haji, Raffi Ahmad bertemu dengan Bahlil di Dubai.

Dalam pertemuan tersebut, Bahlil Lahadalia meminta Raffi Ahmad untuk membantu mencari pencipta lagu “Mas Bahlil Ganteng” (MBG) yang sedang viral di media sosial.

Video permintaan Bahlil Lahadalia ini diunggah oleh Raffi Ahmad di akun Instagram pribadinya pada Sabtu, 30 Mei 2026.

Bahlil Lahadalia menyampaikan pesannya, “Fi, selamat kembali ke Tanah Air. Kita berpamitan semoga hajinya mabrur, saya titip oleh-oleh untuk keponakan, Rafathar. Eh tapi Fi, jangan lupa ya, tolong cari itu, yang menciptakan lagu MBG. Kita hargai betul, saya kaget juga. Jadi, tolong bantuin saya.”

Raffi Ahmad menyambut baik permintaan tersebut dan menganggapnya sebagai sebuah amanat. Ia berjanji akan membantu mencarikan pencipta lagu tersebut.

“Saya di sini banyak dapat nasihat dan juga cerita hidupnya dari Kanda Bahlil. Ini luar biasa, saya saja anak Bandung yang dari bawah ini ternyata enggak ada apa-apanya sama beliau. Waduh, cerita hidupnya benar-benar membuat kami motivasi buat anak muda,” ujar Raffi Ahmad.

Raffi Ahmad kemudian mengunggah pengumuman di media sosial untuk mencari komposer lagu “MBG” atau “Mas Bahlil Ganteng”. Ia menyebut permintaan Bahlil sebagai amanat dan berjanji akan ada apresiasi bagi penciptanya.

Di sela-sela perjalanan, sempat berbagi cerita dan pengalaman dengan Kakanda Bahlil Lahadalia. Tapi ternyata ada satu amanat yang masih dibawa sampai sekarang. Untuk pencipta lagu MBG jangan lupa Kakanda Adinda Kakanda Adinda, tenang, masih dicari!” tulis Raffi Ahmad.

Ia menambahkan, “Kata Kakanda Bahlil, insyaallah kalau ketemu akan diundang langsung dan mau dikasih apresiasi dari Kakanda. Jadi yang merasa penciptanya, siap-siap saja ya dapet rezeki. Terus semangat berkarya yang positiv dan selalu semangat.”

Sebelumnya, Bahlil Lahadalia mengaku terkejut dengan viralnya lagu “Mas Bahlil Ganteng” di media sosial. Ia menganggap hal tersebut sebagai risiko menjadi tokoh publik dan bentuk kreativitas anak muda.

Namun, Bahlil Lahadalia juga mengingatkan agar kreativitas tersebut tetap berada dalam koridor yang positif dan tidak menyentuh isu sensitif seperti suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

“Saya menghargailah kretivitas orang-orang, anak-anak muda, itu teman-teman. Cuma satu saja saran saya, di era demokrasi, sosmed ini penting. Namun kalau boleh juga dipergunakan dengan terukur, contoh: jangan sampai masuk di SARA,” imbau Bahlil.