Ria Ricis Akui Jalani Operasi Plastik Demi Kesehatan

showbiz4 Dilihat

DermayuMagz.com – Selebritas dan YouTuber ternama, Ria Ricis, akhirnya angkat bicara mengenai perubahan penampilannya yang belakangan ini menjadi sorotan publik. Banyak spekulasi beredar bahwa ia telah menjalani operasi plastik atau oplas untuk memperbaiki bentuk hidungnya.

Namun, Ria Ricis membantah bahwa keputusannya untuk menjalani prosedur rinoplasti di luar negeri murni didorong oleh alasan estetika semata. Ia menegaskan bahwa ada masalah kesehatan serius yang mendasarinya.

“Pertimbangannya sudah lama sekali. Kalau teman-teman lihat aku sudah pernah posting dari beberapa tahun lalu, mungkin dari tahun 2021, 2022, aku lupa, tidak tahu pasti. Memang waktu itu pernah periksa di RSCM,” ungkap Ria Ricis dalam keterangannya di Cilandak, Jakarta Selatan, pada Rabu (27/5/2026).

Ia melanjutkan penjelasannya bahwa hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya kelainan pada struktur hidungnya. Tulang hidungnya dilaporkan bengkok ke arah kiri, yang menyebabkan penyempitan pada saluran pernapasan.

“Sudah sempat dicek juga memang tulangnya bengkok, bengkok ke kiri. Karena kalau misalnya bengkok ke kiri kan dia ada jalur menutup gitu. Kemudian kemarin diperbaiki, dikikis, dipotong, terus diisi lagi pakai iga, sekalian dinaikin,” terangnya lebih lanjut.

Kondisi hidung yang tidak normal ini rupanya telah menimbulkan dampak signifikan pada kualitas hidup Ria Ricis. Ia mengaku harus bergantung pada obat-obatan, khususnya semprotan hidung, untuk bisa bernapas dengan lega.

Lebih jauh, ia mengungkapkan betapa tersiksanya menjalani rutinitas tersebut. Penggunaan obat semprot hidung yang seharusnya hanya untuk jangka pendek, terpaksa dilakukannya setiap hari selama bertahun-tahun.

“Efeknya sekarang sudah bisa bernapas. Teman-teman bisa tanya beberapa yang sudah melakukan rinoplasti juga. Kalau dulu aku pernah pakai obat namanya Iliadin, itu sehari 4 sampai 5 kali, yang mana harusnya bolehnya dipakai cuma sehari sekali dalam waktu 5 hari. Aku pakai itu 5 tahun berturut-turut,” kenang Ria Ricis dengan nada prihatin.

Setelah menjalani prosedur rinoplasti, Ria Ricis kini merasakan perubahan positif yang sangat berarti. Ia bersyukur karena tidak lagi perlu bergantung pada obat-obatan tersebut.

Kemampuannya untuk bernapas dengan lancar tanpa bantuan obat menjadi anugerah yang sangat ia syukuri. Hal ini tentu saja meningkatkan kualitas hidupnya secara keseluruhan.

“Alhamdulillah setelah rinoplasti dapat bisa bernapas juga, alhamdulillah,” imbuh Ria Ricis, menunjukkan kelegaan dan rasa syukurnya.

Meskipun penampilannya kini berbeda dan mungkin menuai berbagai komentar dari publik, Ria Ricis menegaskan bahwa prioritas utamanya adalah kesehatan dan kenyamanan dirinya sendiri.

Ia tidak terlalu mempedulikan pandangan orang lain, karena tindakan yang diambilnya semata-mata untuk mengatasi masalah kesehatan yang dihadapinya. Baginya, hidung yang berfungsi normal adalah kebutuhan primer.

“Ya karena yang dibutuhkan, hidung. Karena memang alhamdulillah, ya kan, kita pasti kita melakukan apa yang kita butuhkan. Tidak mungkin kita tidak butuh kita melakukan itu. Karena yang paling dibutuhkan nomor satu adalah hidung,” pungkasnya dengan tegas.

Baca juga : PDIP Bentuk Tim Khusus Hadapi Pemilu Mendatang

Keputusan Ria Ricis untuk menjalani rinoplasti di luar negeri ini menjadi bukti bahwa terkadang tindakan medis yang terlihat sebagai perubahan kosmetik, sesungguhnya memiliki latar belakang kesehatan yang serius dan mendalam.

Ia berharap penjelasannya ini dapat meluruskan berbagai spekulasi yang beredar di masyarakat dan memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai kondisinya.

Pilihan untuk melakukan prosedur di luar negeri mungkin juga didasari oleh pencarian fasilitas medis terbaik atau keahlian spesifik yang dibutuhkan untuk kasusnya. Namun, fokus utamanya tetap pada pemulihan fungsi pernapasan yang terganggu.

Keberanian Ria Ricis untuk berbagi pengalaman pribadinya ini diharapkan dapat menginspirasi orang lain yang mungkin menghadapi masalah serupa untuk tidak ragu mencari bantuan medis dan mengambil langkah yang diperlukan demi kesehatan mereka.

Kisah ini juga menyoroti pentingnya tidak terburu-buru menghakimi penampilan seseorang tanpa mengetahui latar belakang atau alasan di baliknya. Setiap individu memiliki perjuangan dan kebutuhannya sendiri.

Dengan hidung yang kini berfungsi optimal, Ria Ricis diharapkan dapat kembali beraktivitas dengan lebih nyaman dan bersemangat, baik dalam kehidupan pribadi maupun profesionalnya.

Kisah ini juga membuka diskusi tentang bagaimana batasan antara kebutuhan medis dan keinginan estetika terkadang bisa sangat tipis, dan pentingnya konsultasi profesional untuk menentukan langkah terbaik.

Ria Ricis telah membuktikan bahwa kesehatan adalah aset yang paling berharga, dan upaya untuk memulihkannya patut diapresiasi.

Kini, publik dapat melihat perubahan pada hidung Ria Ricis bukan sebagai sekadar tren, melainkan sebagai hasil dari perjuangan medis yang telah ia lalui.

Semoga Ria Ricis selalu sehat dan terus berkarya memberikan hiburan bagi penggemarnya.

Keputusannya untuk memilih prosedur medis di luar negeri juga dapat menjadi pertimbangan bagi banyak orang yang mencari solusi atas masalah kesehatan yang kompleks.

Penting untuk diingat bahwa setiap keputusan medis harus didasarkan pada saran profesional dan kebutuhan individu.

Ria Ricis telah memberikan contoh nyata bagaimana kesehatan pernapasan dapat sangat memengaruhi kualitas hidup seseorang.