Ruben Onsu Tegaskan Sikap Soal Hak Asuh Anak, Ada Apa?

showbiz2 Dilihat

Ruben Onsu Tak Khawatir Soal Hak Asuh Anak

Ruben Onsu ingin memastikan hal yang terbaik bagi anak-anaknya.

OlehUmar Syarifuddien SjadjaahDiterbitkan 04 Agustus 2026, 14:39 WIBShareCopy LinkBatalkanRuben Onsu bicara soal hak asuh anak – instagram.com/ruben_onsuJadi intinya…

  • Ruben Onsu tidak khawatir gugatan hak asuh ditolak, prioritasnya kepentingan anak.
  • Gugatan bertujuan memastikan anak aman, tidak dieksploitasi, dan tetap bersama ayah.
  • Apapun keputusan hakim, hak orang tua bertemu anak tetap ada.

Menurut Minola, tujuan utama gugatan tersebut bukan semata-mata untuk memenangkan perkara. Ia mengatakan yang paling penting adalah memastikan kepentingan terbaik bagi anak-anak tetap menjadi prioritas.

“Andaikan pun gugatan kami ini ditolak, tetap tidak mengeliminasi hak Ruben sebagai ayah dan hak anak-anak untuk berkumpul dengan ayahnya. Jadi apa sih yang mesti dikhawatirkan gitu lho ya? Kalau kami kan artinya kan nothing to lose nih,” ujar Minola Sebayang saat ditemui di Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (3/8/2026).

Tidak Mengilangkan Hak Sarwendah Sebagai Ibu Kandung

Minola menjelaskan, apabila Ruben memperoleh hak asuh, hal itu tidak berarti menghilangkan hak Sarwendah sebagai ibu kandung. Sebaliknya, apabila gugatan ditolak, Ruben juga tetap memiliki hak untuk bertemu dan berkumpul dengan anak-anaknya.

“Berupaya untuk mendapatkan hak asuh anak agar anak-anak ini bisa dalam pengasuhannya klien kami dengan tetap memberikan hak kepada ibunya agar anak-anak ini tidak berada dalam lingkungan yang tidak aman. Agar anak-anak ini tidak dalam situasi yang dieksploitasi, kan itu aja intinya,” ungkapnya.

Siap Terima Apapun Keputusan Majelis Hakim

Ia menambahkan, pihak Ruben telah siap menerima apa pun keputusan yang nantinya diambil majelis hakim. Menurutnya, hakim juga akan tetap memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk menjalin hubungan dengan kedua orang tuanya.

“Dan pasti hakim nggak mungkin memutuskan bahwa anak-anak ini sepenuhnya tetap waktunya ada pada ibunya, pasti akan juga ada waktu bagi anak-anak untuk bertemu dan berkumpul dengan ayahnya. Kan nggak ada persoalan,” jelas Minola.

Beban Berat di Pihak Pemegang Hak Asuh

Minola menilai beban yang lebih besar justru berada di pihak yang saat ini memegang hak asuh. Ia mengibaratkan posisi Ruben sebagai penantang atau “kuda hitam” yang hanya berusaha memperjuangkan apa yang menurutnya menjadi kepentingan terbaik bagi anak-anak.

“Kalau bagi Ruben kalah ya memang sudah dari dulu memang anak ya sama ibunya kan begitu artinya berarti gagal Ruben membuktikan bahwa ada eksploitasi anak. Ya kalau misalnya kemudian dianggap tidak ada eksploitasi anak sehingga hak asuh anak nggak berpindah, ya mungkin yang kecewa bukan hanya Ruben,” pungkasnya.

Lanjut Baca:

Kimberly Ryder Ungkap Kriteria Pasangan Ideal, Wanti-wanti soal Red Flag

Umar Syarifuddien SjadjaahTim RedaksiShareCopy LinkBatalkan

Add as a preferred source on Google

Pentas Bola Dunia 2026

  • Pemain Argentina Dikritik usai Tidak Ikut Bentangkan Spanduk Malvinas1 hari yang lalu
  • FIFA Pacu Kajian 64 Tim untuk Piala Dunia 20304 hari yang lalu
  • FIFA Resmi Lakukan Investigasi atas Dugaan Pelanggaran Argentina di Piala Dunia 20265 hari yang lalu
  • Breel Embolo Seharusnya Tidak Dapat Kartu Merah, IFAB Sebut VAR Lewati Protokol6 hari yang lalu
  • Pemain Tanjung Verde Gondol Penghargaan Gol Terbaik Piala Dunia 20261 minggu yang lalu
  • Slavko Vincic Pilih Pensiun usai Pimpin Final Piala Dunia 20261 minggu yang lalu
  • Dani Olmo Tolak Permintaan Maaf Roberto Ayala, Sebut Alasannya Tidak Benar1 minggu yang lalu
  • Cristiano Ronaldo Masuk Tim Terburuk Piala Dunia 2026, 2 Pemain Inggris Ikut Tercantum1 minggu yang lalu
  • Roberto Ayala Akui Salah Pukul Dani Olmo di Final Piala Dunia 20261 minggu yang lalu
  • FIFA Tegaskan Tak Ada Match Fixing di Piala Dunia 20261 minggu yang lalu
  • Robert Lewandowski Tidak Melihat Versi Terbaik Lamine Yamal di Piala Dunia 20261 minggu yang lalu
  • Pelaku Kekerasan Argentina di Final Piala Dunia 2026 Tidak Perlu Dihukum1 minggu yang lalu

Lihat Selengkapnya

Kimberly Ryder Ungkap Kriteria Pasangan Ideal, Wanti-wanti soal Red Flag

Kimberly Ryder mengakui bahwa kini ia sudah punya kekasih baru, namun ia enggan membeberkan sosoknya karena menjaga privasi.

OlehWulan Noviarina AnggrainiDiterbitkan 04 Agustus 2026, 23:29 WIBShareCopy LinkBatalkanKimberly Ryder buka kartu soal gaya kerja Baim Wong di lokasi syuting film horor Sukma. Seperti apa interaksi Kimberly dengan mantan suami Paula Verhoeven?Jadi intinya…

  • Kimberly Ryder menetapkan batasan kerja dan kriteria pasangan, termasuk pekerjaan tetap.
  • Kestabilan pekerjaan dan penghormatan orang tua adalah kriteria utama pasangan.
  • Ia menolak pria “red flag” yang terlalu mengutamakan ibu dibanding calon istri.

“Kalau itu ya harus ada kesadaran dari diri sendiri aja sih. Jadi kayak kalau adegan-adegan yang ciuman atau apa, jangan,” ujar Kimberly Ryder saat ditemui di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Minggu (2/8/2026).

“Kalau ada yang mau diambil tapi kita mungkin ngerasa masih kayak ragu dia oke enggak ya dengan aku ngambil seperti ini, ditanya dulu. Jadi ada boundaries-nya dong,” sambungnya.

Kriteria Pasangan KimberlyKimberly Ryder buka kartu soal gaya kerja Baim Wong di lokasi syuting film horor Sukma. Seperti apa interaksi Kimberly dengan mantan suami Paula Verhoeven?

Kimberly turut menyinggung soal kriteria khusus yang ia cari dari calon pasangan hidup. Menurutnya, kestabilan pekerjaan menjadi salah satu hal utama yang wajib dimiliki seseorang.

“Kriteria khusus… apa ya? Punya pekerjaan yang tetap ya. Karena kan ini buat perempuan-perempuan di luar sana yang mungkin belum menikah atau sudah menikah tapi belum belajar ya. Karena kan ada yang sudah pernah menikah tapi habis itu kayak melakukan kesalahan yang sama lagi dan lagi gitu loh,” papar Kimberly.

Ia berharap perempuan lain tidak mengulang kesalahan yang sama dalam memilih pasangan. Menurut Kimberly, penghormatan atas jerih payah orang tua juga harus jadi pertimbangan sebelum menerima seseorang.

“Kita harus ketemu orang yang oke, kita lihat dari orang tua kita sudah ngebesarin kita segitu lelahnya, segitu mahalnya, jangan sampai kita downgrade. Sebisa mungkin jangan sampai begitu karena takutnya nantinya ke depannya walaupun kita cinta banget nih, tapi setelah menikah itu kan cintanya akan menurun,” katanya.

“Yang ada, yang tersisa adalah rasa hormat kita, pertemanan kita sama pasangan kita. Terus jangan sampai kita ke depannya itu malah punya banyak rasa penyesalan kayak ‘Kok begini sih? Kok dulu lo begini tapi sekarang begini sih?’. Yang penting ada pertemanannya di situ, ada rasa hormatnya di situ,” lanjutnya.

Sempat Temui Pria Red FlagKimberly Ryder buka kartu soal gaya kerja Baim Wong di lokasi syuting film horor Sukma. Seperti apa interaksi Kimberly dengan mantan suami Paula Verhoeven?

Kimberly turut mengungkap sempat menemukan sosok dengan tanda red flag sebelum akhirnya dekat dengan pasangannya saat ini. Salah satu yang jadi perhatiannya adalah cara seseorang memperlakukan calon istri.

“Ada yang mungkin dia merasa… apa ya? Ada yang jabatannya mungkin bagus tapi dia mungkin belum ngerti gimana cara memperlakukan seorang istri. Misalkan dia terlalu ‘Oh nanti kalau kita nikah aku masih akan mengutamakan ibu aku’,” ucap Kimberly.

Menurut Kimberly, sikap semacam itu justru menjadi alasan sebuah hubungan sulit dilanjutkan meski ia sendiri tak keberatan jika pasangannya dekat dengan keluarga. “Susah kalau kayak gitu kayak… karena memang iya kayak aku, aku sih masih akan mendorong supaya dia berbakti sama orang tua, supaya dia dekat sama ibunya, apa segala macam,” ujarnya.

“Saya tidak ada masalah dengan itu sama sekali. Cuma kalau misalkan dia masih akan mengutamakan ibunya, pola pikirnya masih begitu, susah sih. Jangan sampai downgrade,” pungkas Kimberly Ryder.

Lanjut Baca:

Nikita Willy Tunjukkan Buku Favorit Issa dan Nael, Jadi Rutinitas Sebelum Tidur

Wulan Noviarina AnggrainiTim RedaksiShareCopy LinkBatalkan

Add as a preferred source on Google

Pentas Bola Dunia 2026

  • Pemain Argentina Dikritik usai Tidak Ikut Bentangkan Spanduk Malvinas1 hari yang lalu
  • FIFA Pacu Kajian 64 Tim untuk Piala Dunia 20304 hari yang lalu
  • FIFA Resmi Lakukan Investigasi atas Dugaan Pelanggaran Argentina di Piala Dunia 20265 hari yang lalu
  • Breel Embolo Seharusnya Tidak Dapat Kartu Merah, IFAB Sebut VAR Lewati Protokol6 hari yang lalu
  • Pemain Tanjung Verde Gondol Penghargaan Gol Terbaik Piala Dunia 20261 minggu yang lalu
  • Slavko Vincic Pilih Pensiun usai Pimpin Final Piala Dunia 20261 minggu yang lalu
  • Dani Olmo Tolak Permintaan Maaf Roberto Ayala, Sebut Alasannya Tidak Benar1 minggu yang lalu
  • Cristiano Ronaldo Masuk Tim Terburuk Piala Dunia 2026, 2 Pemain Inggris Ikut Tercantum1 minggu yang lalu
  • Roberto Ayala Akui Salah Pukul Dani Olmo di Final Piala Dunia 20261 minggu yang lalu
  • FIFA Tegaskan Tak Ada Match Fixing di Piala Dunia 20261 minggu yang lalu
  • Robert Lewandowski Tidak Melihat Versi Terbaik Lamine Yamal di Piala Dunia 20261 minggu yang lalu
  • Pelaku Kekerasan Argentina di Final Piala Dunia 2026 Tidak Perlu Dihukum1 minggu yang lalu

Lihat Selengkapnya