DermayuMagz.com – Chelsea tidak menunggu lama untuk merayakan kegagalan rival sekotanya, Arsenal, di final Liga Champions musim 2025/2026. Usai Arsenal kalah dari Paris Saint-Germain (PSG) melalui drama adu penalti, Chelsea langsung melancarkan sindiran pedas melalui unggahan di media sosial mereka.
Kekalahan Arsenal di partai puncak Liga Champions menambah panjang puasa gelar mereka di kompetisi paling bergengsi di Eropa tersebut. Momen ini dimanfaatkan oleh Chelsea untuk menambah pedih luka The Gunners dan para pendukungnya.
Tak berselang lama setelah pertandingan final berakhir, Chelsea mengunggah sebuah postingan yang terang-terangan meledek Arsenal. Konten tersebut dibalut dengan promosi tur stadion Stamford Bridge, markas Chelsea.
“Ayo kunjungi markas trofi London! 🏆 Pesan tur stadion Stamford Bridge Anda sekarang juga melalui tautan di story kami atau di bio kami,” demikian caption yang menyertai unggahan Chelsea di platform media sosial mereka.
Pesan ini jelas ditujukan untuk menyindir Arsenal. Pada gambar pertama dalam unggahan tersebut, terpampang jelas trofi Liga Champions yang menjadi salah satu koleksi di Stamford Bridge. Hal ini menjadi sindiran langsung karena Arsenal belum pernah sekalipun meraih trofi si kuping besar tersebut.
Tak berhenti sampai di situ, gambar kedua menampilkan trofi Piala Dunia Antarklub 2025. Keberadaan trofi ini semakin mempertegas ejekan Chelsea, mengingat Arsenal juga belum pernah berhasil memenangkan kompetisi tersebut sepanjang sejarah klub.
Postingan Chelsea ini sontak menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar sepak bola. Banyak yang menyadari betapa tajamnya sindiran yang dilancarkan oleh The Blues.
Bahkan, presenter ternama Ibnu Jamil turut mengomentari postingan tersebut. “Chelsea…Sumpah kamu Jahaaattt,” tulisnya, menunjukkan rasa geli sekaligus takjub atas kelakuan Chelsea.
Baca juga : Arsenal Kandas di Final Liga Champions 2025/2026 Meski Tak Terkalahkan
Legenda Chelsea, John Terry, juga turut meramaikan kolom komentar. Ia menunjukkan dukungannya terhadap sindiran tersebut dengan mengirimkan emoji tertawa terbahak-bahak. Keikutsertaan Terry semakin memperkuat kesan bahwa ini adalah bentuk rivalitas yang memang sudah mengakar di antara kedua klub London tersebut.
Chelsea sendiri telah mengukir sejarah di Liga Champions dengan meraih gelar juara sebanyak dua kali, yaitu pada tahun 2012 dan 2021.
Kekalahan Menyakitkan Arsenal
Pertandingan final Liga Champions 2025/2026 yang berlangsung di Puskas Arena, Budapest, menyajikan drama yang cukup menegangkan. Arsenal harus menelan pil pahit setelah kalah 3-4 dari PSG dalam adu penalti.
Dua eksekutor penalti Arsenal, Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes, menjadi pencundang dalam drama adu tos-tosan tersebut karena gagal menjalankan tugasnya dengan baik.
Arsenal sempat unggul lebih dulu di awal pertandingan berkat gol yang dicetak oleh Kai Havertz. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama.
Di babak kedua, PSG berhasil menyamakan kedudukan melalui tendangan penalti yang dieksekusi oleh Ousmane Dembele. Tanpa ada tambahan gol hingga akhir perpanjangan waktu, pertandingan terpaksa dilanjutkan ke babak adu penalti.
Ini bukan kali pertama Arsenal merasakan kekecewaan di final Liga Champions. Dua dekade lalu, The Gunners juga harus mengakui keunggulan Barcelona setelah sempat unggul lebih dulu, namun akhirnya kalah 1-2 dalam pertandingan tersebut.
Sementara itu, di sisi lain lapangan, Manchester United tengah menghadapi tantangan baru dalam perburuan pemain di bursa transfer musim panas 2026. Dengan anggaran yang terbatas, Setan Merah harus cerdik mencari talenta yang sesuai dengan kocek mereka.
Manajer Michael Carrick dikabarkan mengincar pemain yang harganya terjangkau, terutama untuk memperkuat lini sayap. Salah satu nama yang muncul adalah Matias Fernandez-Pardo, pemain muda berbakat dari Lille.
Fernandez-Pardo tampil gemilang di Ligue 1 musim ini dengan mencetak delapan gol dan lima assist dari 29 penampilan. Usianya yang masih 21 tahun menjadikannya aset potensial dengan banderol yang diperkirakan hanya sekitar 10 juta poundsterling.
Pemain ini diproyeksikan dapat menggantikan peran Marcus Rashford yang kabarnya tidak lagi masuk dalam rencana jangka panjang Manchester United dan kemungkinan akan dilepas pada bursa transfer mendatang.
Kehadiran Fernandez-Pardo diharapkan dapat memberikan variasi serangan tambahan bagi Manchester United, terutama mengingat mereka akan kembali berkompetisi di Liga Champions musim depan. Ia bisa menjadi pelapis bagi Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo.
Namun, upaya Manchester United untuk mendatangkan Fernandez-Pardo dengan harga murah berpotensi terganjal. Laporan dari La Gazzetta dello Sport menyebutkan bahwa Manchester City juga tertarik dengan pemain tersebut.
City yang juga membutuhkan tambahan kekuatan di lini serang, dikabarkan memantau perkembangan Fernandez-Pardo. Mereka dikabarkan tidak puas dengan performa Savinho dan siap melepas pemain asal Brasil tersebut.
Dengan kekuatan finansial yang lebih stabil, Manchester City menjadi ancaman serius bagi Manchester United. Kemungkinan City untuk mengajukan tawaran yang lebih tinggi dari harga pasar Fernandez-Pardo sangatlah besar, yang bisa membuat MU gigit jari.
Saat ini, Manchester United berada di posisi yang cukup kompetitif di klasemen Liga Inggris. Namun, persaingan di bursa transfer selalu menghadirkan kejutan, dan MU harus sigap dalam mengambil keputusan.






