Yamal Terancam Absen di Piala Dunia 2026 Akibat Cedera

bola5 Dilihat

DermayuMagz.com – Lamine Yamal, bintang muda Timnas Spanyol, mengungkapkan bahwa cedera hamstring yang dialaminya pada April lalu sempat membuatnya diliputi ketakutan besar.

Kekhawatiran tersebut berakar pada potensi terhalangnya mimpinya untuk tampil di Piala Dunia 2026.

Cedera tersebut datang pada momen krusial, mendekati perhelatan akbar sepak bola dunia, yang membuat setiap masalah fisik terasa sangat mengkhawatirkan bagi pemain muda yang diproyeksikan menjadi andalan.

Sebagai salah satu pemain kunci yang diharapkan membawa Timnas Spanyol ke performa terbaiknya, potensi absen di Piala Dunia tentu menjadi pukulan mental yang berat.

Yamal mengakui bahwa rasa takut sempat menghantuinya, terutama karena ini adalah cedera hamstring pertamanya sepanjang karier profesionalnya.

Proses pemulihan yang terus berjalan positif memberikan harapan, namun ancaman kehilangan momen penting dalam kariernya sempat terasa nyata.

Ia mengaku sempat diliputi kekhawatiran bahwa cedera tersebut bisa menjadi serius dan mengakhiri harapannya untuk berlaga di Piala Dunia 2026.

Bahkan, ia juga takut jika cedera tersebut tidak terlalu serius namun kambuh, yang tetap berpotensi membuatnya absen dari turnamen tersebut.

Dalam wawancara dengan Marca, Yamal menceritakan bagaimana dirinya terus berdoa agar cedera tersebut tidak serius, berharap hanya sebatas kram atau masalah ringan lainnya.

“Saya masih ingat bagaimana rangkaian kejadian saat saya mengalami cedera. Dalam hati saya terus berdoa agar itu bukan sesuatu yang serius, hanya kram atau hal semacamnya, karena Piala Dunia sudah sangat dekat,” ujar Yamal.

Ia menambahkan, “Saya tahu itu cedera hamstring, sesuatu yang belum pernah saya alami sebelumnya, dan itu bukan masalah kecil. Saya takut itu serius, dan terlebih lagi saya takut cedera itu tidak terlalu serius tetapi kambuh sehingga membuat saya kehilangan Piala Dunia.”

Meskipun sempat dihantui ketakutan, Lamine Yamal kini menunjukkan optimisme yang lebih besar menatap debutnya di Piala Dunia bersama Timnas Spanyol.

Baca juga : Jensen Huang Nvidia ke Korea Selatan, Dorong Harapan Kolaborasi AI

Proses pemulihan yang terus berjalan lancar memberikan keyakinan bahwa ia dapat segera kembali merumput dan berkontribusi bagi timnas.

Kesempatan untuk tampil di Piala Dunia menjadi motivasi tambahan bagi pemain muda Barcelona ini dalam menjalani masa pemulihannya.

Keinginan untuk merasakan atmosfer kompetisi sepak bola terbesar di dunia mendorongnya untuk terus menjaga semangat dan fokus pada pemulihan.

“Memang benar bahwa tampil di Piala Dunia juga membantu karena pikiran Anda seolah merasa belum memainkan satu pertandingan pun sepanjang musim ini. Saya sangat menantikan debut saya,” kata Yamal.

Ia menambahkan, “Saya benar-benar tidak sabar untuk merasakan pengalaman itu dan membantu tim ketika saya sudah siap bermain.”

Sementara itu, di ajang Piala AFF U-19 2026, Timnas Indonesia dijadwalkan akan menghadapi Myanmar pada laga perdana Grup A.

Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Utama Sumatera Utara pada Senin, 1 Juni 2026, pukul 20.00 WIB.

Pertandingan ini dapat disaksikan secara langsung melalui SCTV, Indosiar, atau Vidio.

Penting bagi skuad Garuda Muda untuk meraih kemenangan di partai pembuka ini, mengingat hanya juara grup yang berhak lolos otomatis ke babak semifinal.

Jika terpeleset, Timnas U-19 Indonesia harus berjuang lebih keras untuk memperebutkan tiket semifinal melalui jalur tim peringkat kedua terbaik.

Pelatih Indonesia, Nova Arianto, menyatakan bahwa timnya telah melakukan persiapan matang dan memandang Myanmar sebagai lawan yang kuat.

“Kami melihat Myanmar menjadi tim yang sangat baik karena mereka melakukan pemusatan latihan di Thailand,” ujar Nova Arianto.

Timnas Indonesia U-19 pada turnamen ini diperkuat oleh sebagian besar pemain yang sebelumnya berlaga di Piala Dunia U-17 2025.

Beberapa nama yang menonjol dalam skuad ini antara lain Mathew Bakker, Evandra Florasta, dan Fabio Azkairawan.

Namun, terdapat beberapa perubahan komposisi pemain, di mana Fadly Alberto tidak dapat bergabung karena sanksi, sementara Mierza Firjatullah dan Zahaby Gholy tidak masuk dalam daftar pemain.

Sebagai gantinya, Nova Arianto telah memanggil sejumlah pemain muda yang bermain di luar negeri.

Selain Mathew Bakker, pemain lain yang memperkuat timnas antara lain Welber Jardim (Sao Paulo), Amar Brkic (SV Darmstadt 1898), Timothy Baker (Western United), Eizar Jacob (Sydney FC), dan Zinadein Ardyansyah (Sydney FC).

Arkhan Kaka dan Reno Salampessy, yang telah mendapatkan banyak menit bermain di klub mereka di BRI Super League, juga turut masuk dalam skuad.

Dalam lima pertemuan terakhir antara Timnas Indonesia U-19 dan Myanmar U-19, Indonesia tercatat memiliki rekor yang cukup dominan.

Berikut adalah hasil lima pertemuan terakhir:

  • 10-07-22 Indonesia vs Myanmar 5-1
  • 19-08-19 Indonesia vs Myanmar 5-0
  • 14-08-19 Myanmar vs Indonesia 1-1
  • 12-09-16 Myanmar vs Indonesia 3-2
  • 09-09-14 Myanmar vs Indonesia 3-0

Sementara itu, dalam lima laga terakhirnya, Timnas Indonesia U-19 menunjukkan performa yang bervariasi:

  • 29-09-24 Indonesia vs Yaman 1-1
  • 27-09-24 Timor Leste vs Indonesia 1-3
  • 25-09-24 Indonesia vs Maladewa 4-0
  • 01-09-24 Korea Selatan vs Indonesia 3-0
  • 30-08-24 Indonesia vs Thailand 0-2

Di sisi lain, Myanmar U-19 menghadapi tantangan berat dalam lima pertandingan terakhirnya:

  • 29-09-24 Myanmar vs Turkmenistan 1-4
  • 27-09-24 Myanmar vs Jepang 0-6
  • 25-09-24 Kirgizstan vs Myanmar 2-0
  • 24-07-24 Myanmar vs Australia 0-1
  • 21-07-24 Myanmar vs Laos 1-1

Bagi para penggemar sepak bola yang ingin menyaksikan pertandingan ini, link live streaming Piala AFF U-19 2026 antara Timnas Indonesia vs Myanmar dapat diakses melalui Vidio dengan mengklik tautan yang disediakan.