Rindu Remaja Serafesya dalam Single Terbaru

showbiz7 Dilihat

DermayuMagz.com – Penyanyi muda Serafesya kembali meramaikan industri musik Indonesia dengan merilis single terbarunya yang bertajuk “HEY”. Lagu ini merupakan karya ketiga yang diluncurkan oleh Serafesya, melanjutkan jejak lagu-lagu sebelumnya seperti “Rooftop” dan “U Can Have Him”.

“HEY” dirancang untuk menyampaikan perasaan rindu yang mendalam, sekaligus keinginan sederhana untuk senantiasa berada di dekat orang terkasih. Melalui single ini, Serafesya mencoba menghadirkan nuansa yang lebih personal dan ringan dibandingkan karya-karyanya terdahulu.

Lagu ini mengusung genre indie pop yang dipadukan dengan sentuhan bedroom pop, menciptakan atmosfer yang hangat dan akrab. Serafesya berharap “HEY” dapat membawa pendengarnya merasakan sensasi percakapan santai, seperti obrolan larut malam yang penuh kedekatan.

“Aku suka lagu yang terdengar seperti pikiran random seseorang jam 2 pagi. Dan ‘HEY’ kurang lebih lahir dari perasaan itu,” ujar Serafesya kepada wartawan di Jakarta pada Senin, 1 Juni 2026.

Lirik “HEY” Ditulis Sejak Lama

Menariknya, proses kreatif di balik lagu “HEY” ternyata telah dimulai sejak Serafesya masih berusia remaja. Ia mengungkapkan bahwa lirik lagu ini pertama kali ditulisnya ketika ia baru menginjak usia 15 tahun.

Meskipun sempat tersimpan dalam waktu yang cukup lama sebagai draf di ponselnya, emosi jujur yang terkandung dalam lirik tersebut tetap terjaga. Rekaman awal yang hanya berupa voice note inilah yang kemudian menjadi pondasi utama dalam membangun atmosfer intim pada lagu “HEY”.

Nuansa Manis, Berujung Kejutan

Kemampuan Serafesya dalam bercerita melalui lagu ini tidak terlepas dari latar belakangnya yang aktif di dunia seni peran dan berbagai kompetisi musik. Pengalaman-pengalaman tersebut membantunya dalam membangun kedalaman emosi yang terasa sangat personal bagi para pendengarnya.

Baca juga : Mantan Istri Sewa Pembunuh Bayaran Ratusan Juta untuk Habisi Nyawa WN Korsel

Meskipun lagu “HEY” didominasi oleh nuansa manis dan dreamy, ada sebuah kejutan emosional yang disematkan di bagian akhir aransemennya. Suasana musik secara perlahan berubah menjadi lebih intens dan penuh tenaga, tepat saat memasuki bagian bridge lagu.

Konsep ala Scrapbook

Untuk melengkapi keindahan musiknya, Serafesya juga menyiapkan konsep visual yang memiliki estetika sangat muda dan berjiwa. Visual untuk lagu “HEY” dirancang dengan menggunakan palet warna-warna lembut yang sengaja dipilih agar menyerupai halaman scrapbook atau buku kenangan yang penuh dengan memori.

Melalui karya terbarunya ini, Serafesya ingin menampilkan sisi kejujuran dari sebuah perasaan yang mungkin belum terucapkan. Lagu “HEY” sendiri telah resmi dirilis dan dapat dinikmati oleh publik di berbagai platform musik digital sejak 1 Juni 2026.

DermayuMagz.com – Aktor muda Cakrawala Airawan berbagi pandangannya mengenai peran yang dimainkannya sebagai Emran Syailendra dalam sinetron terbaru SCTV, “Istiqomah Cinta”. Dalam sinetron ini, Emran digambarkan sebagai sosok yang kompleks dan berjuang keras untuk mendapatkan kembali hati Khansa, yang diperankan oleh Yasmin Napper.

Cakrawala Airawan mengaku banyak menarik hikmah dari memerankan karakter Emran selama lebih dari 100 episode. Salah satu pelajaran terpenting yang ia dapatkan adalah mengenai pentingnya untuk move on setelah mengalami kegagalan dalam hubungan cinta.

Jika dihadapkan pada situasi percintaan yang rumit, serupa dengan yang dialami oleh Emran Syailendra, Cakrawala Airawan menyatakan bahwa ia pribadi akan memilih untuk melakukan move on. Keputusan ini bukan berarti ia tidak lagi memiliki perasaan cinta, melainkan lebih kepada pilihan yang realistis.

“Jawabannya Cakra, kayaknya move on deh. Lebih bijak untuk move on karena harusnya (berkaca pada) pengalaman hidup Emran, dia sudah mengetahui sesuatu yang dipaksakan tidak akan baik. Tapi, aku enggak bisa 100 persen setuju move on karena Emran melakukan semua ini karena tahu rasanya pernah mencintai dan dicintai begitu besar tapi harus ditinggal dengan kondisi ‘pisah dunia.’ Jadi, kalau aku ditanya sebagai Cakra, akan memilih move on,” kata Cakrawala Airawan dalam sebuah wawancara daring dengan Liputan6.com beberapa waktu lalu.

Kondisi Emran Syailendra

Namun, Cakrawala Airawan menekankan bahwa kepribadiannya sangat berbeda dengan karakter Emran. Dalam alur cerita “Istiqomah Cinta”, Emran menolak untuk move on dan memiliki alasan yang kuat di balik keputusannya tersebut.

Sebagai salah satu tokoh kunci yang turut membangun fondasi cerita sinetron ini, Emran Syailendra memiliki cara pandang dan kepentingan yang khas. Ia terus berupaya untuk merebut hati Khansa kembali, meskipun situasinya kini menjadi semakin rumit.

Kini, Emran tidak hanya harus bersaing dengan Fatan yang diperankan oleh Arbani Yasiz, tetapi juga dengan tokoh baru bernama Oscar, yang dibawakan oleh Teuku Ryan. Kehadiran Oscar semakin menambah kompleksitas cerita dan persaingan dalam memperebutkan hati Khansa.

Tak Ada Niat Mencelakai Khansa

Di dalam cerita, Emran juga kehilangan sosok sahabatnya yang usil, Monika Lazuardi, yang diperankan oleh Anjani Dina. Hal penting yang perlu digarisbawahi adalah bahwa segala tindakan Emran semata-mata bertujuan untuk mendapatkan Khansa kembali, bukan untuk mencelakainya.

“Jadi, kalau ada orang berusaha menjahati Khansa, Emran kadang-kadang lupa bahwa lagi saingan sama Fatan. Entar dia bekerja sama, tiba-tiba dia bantu, setelah membantu jalan masing-masing lagi,” jelas Cakrawala Airawan mengenai dinamika karakter Emran.

Monika dan Om Yudha

“Istiqomah Cinta” tayang setiap hari pada pukul 18.25 WIB hanya di SCTV. Cakrawala Airawan mengakui bahwa sinetron ini memiliki banyak karakter yang ikonik. Ia bahkan mengungkapkan bahwa jika diberi kesempatan untuk bertukar peran, ia sudah memiliki satu karakter yang menarik perhatiannya.

“Kalau boleh lawan jenis, versi laki-laki Monika kayaknya seru. Dengan tutur kata yang luas dan ceplas-ceplosnya seru sih,” ujar Cakrawala Airawan. “Tapi, kalau laki-laki kayaknya jadi Doddy seru. Yang pasti jangan jadi Om Yudha karena kebanyakan menyamar,” imbuhnya.