Sumur Minyak Rakyat Hasilkan 1.500 Barel per Hari di Mei 2026

Bisnis11 Dilihat

DermayuMagz.com – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) melaporkan bahwa produksi minyak dari sumur rakyat pada Mei 2026 telah mencapai 1.500 barel per hari.

Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, menyatakan optimisme bahwa produksi minyak dari sumur rakyat akan terus meningkat. Upaya ini merupakan bagian dari target realisasi produksi minyak siap jual atau lifting minyak sebesar 610 ribu barel per hari pada tahun ini.

Pemerintah telah mengajak badan usaha milik daerah (BUMD), koperasi, dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk turut mengelola sumur rakyat. Hal ini merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 14 Tahun 2025 mengenai Kerja Sama Pengelolaan Bagian Wilayah Kerja untuk Peningkatan Produksi Minyak dan Gas Bumi.

Saat ini, tercatat ada sembilan koperasi, BUMD, dan UMKM yang telah berperan sebagai pengelola sumur rakyat. Produksi dari sumur-sumur ini hingga kini telah meningkat hingga 1.500 barel per hari, dengan potensi target mencapai 20.000 barel per hari.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, telah mendesak PT Pertamina (Persero) untuk segera menyerap minyak produksi dari sumur rakyat. Desakan ini muncul setelah pemerintah memastikan aspek legalitas dalam pengelolaan sumur rakyat.

Bahlil menekankan pentingnya percepatan penyerapan minyak tersebut. Ia mengingatkan agar minyak yang sudah dikelola dengan baik oleh masyarakat segera diserap oleh Pertamina.

Menteri ESDM secara tegas menyatakan bahwa Pertamina tidak boleh lambat dalam menyerap produksi minyak rakyat hanya karena statusnya sebagai BUMN. Pemerintah berkomitmen untuk memberikan perlakuan yang setara kepada semua pelaku usaha, baik perusahaan BUMN maupun swasta.

Pemerintah memandang penting untuk berpihak kepada BUMN, namun jauh lebih krusial adalah memikirkan seluruh kepentingan negara. Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) lainnya juga memberikan kontribusi yang sama terhadap pembangunan bangsa dan negara.

Bahlil kembali menegaskan bahwa pengusaha kecil hingga UMKM memiliki peran yang sama pentingnya di sektor hulu migas, sejajar dengan para KKKS besar seperti Pertamina.

Baca juga : Denzel Dumfries Selangkah Lagi Gabung Real Madrid, Satu Faktor Kunci Jadi Penentu

Ia meminta kepada seluruh KKKS yang telah ditunjuk untuk menerima hasil mentah (crude) dari kelompok koperasi maupun UMKM yang mengelola sumur minyak di sekitar mereka, yang telah beroperasi selama puluhan tahun.